My All Time Favorite Color for Lippies


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin membahas mengenai lip color yang selalu membuat saya jatuh hati. Well, pernah tidak Ladies mengambil satu lip color secara terus menerus, dan jika Ladies mau membeli lip color dan melihat ada warna tersebut di seri yang akan Ladies beli, maka Ladies akan memilih dan pada akhirnya membelinya? Ya. Saya. Anehnya. Merasa. Demikian.

Ada satu kelompok warna yang selalu memikat hati saya, yaitu pinkish-corally red. Warna ini adalah warna serupa pink tapi dengan sedikit sentuhan oranye dan cokelat muda dan memiliki hue berwarna merah, serupa merah bata. Ribet? Yeah, karena memang itu yang saya rasakan untuk mendeskripsikan warna favorit saya ini. Dan ya, berikut adalah lip colors yang saya maksud :

Lip color pertama adalah Ultima II Delicate Lipstick dalam shade Spice. IMG_20180718_204815Ugh, lip color ini sudah pernah saya review dan swatch disini, tetapi saya ingin mengupdate deskripsi dari warna lipstick ini. Lipstick ini berwarna mirip apel fuji dengan sedikit hue warna cokelat. Jika makeup saya full glam, maka lipstick ini terlihat seperti berwarna terra cotta. Tapi jika makeup saya minimalis, maka lipstick ini menampilkan warna yang sesungguhnya, yaitu candy apple red.

Lip color kedua adalah Make Over Cliquematte Lip Stylo dalam shade Trendsetter. IMG_20180718_205022Ini adalah lipstick yang cukup baru dari Make Over yang memiliki finish matte tetapi juga ringan dipakai dan nyaman di bibir karena tidak membuat bibir menjadi kering. Trendsetter sendiri merupakan warna perpaduan antara medium pink dan deep peach, sangat cantik dan cocok digunakan untuk warna kulit apapun.

Lip color ketiga adalah L’oreal Infallible Le Rouge Lipstick IMG_20180718_205200dalam shade Rambling Rose. Menurut saya lipstick ini merupakan salah satu seri lipstick yang memiliki pigmentasi yang baik. It glides like a gloss but has coverage like a lipstick. It goes on easily and stay on so well, too. Love, love it so much! Rambling rose adalah warna dark punch, yaitu perpaduan warna rose dengan watermelon yang membuat warna kulit dengan undertone kuning menjadi cerah dan glowing dari dalam.

Lip color keempat adalah Mustika Ratu Beauty Queen IMG_20180718_205351Bold and Nourishing Lipstick dalam shade Lovely Lily. Ini adalah seri lipstick terbaru dari Mustika Ratu dengan finish matte dan nyaman dipakai. Lovely Lily adalah warna serupa warna jus strawberry, yaitu gabungan warna punch dan candy. Saya biasanya tidak terlalu cocok dengan lipstick Mustika Ratu, but hey! Waktu berubah, perusahaan makin berkembang, dan formula pun semakin baik. Jadi saya memberi kesempatan bagi diri saya sendiri untuk mencoba LAGI lipstick dari Mustika Ratu dan ternyata saya menyukai seri ini.

Lip color kelima adalah PAC District-X Lasting Finish Lipstick IMG_20180718_205542dalam shade Who Is That?. Ini adalah lipstick mini dari PAC seri District-X. Meskipun mini, tapi performanya amat baik. Sesuai namanya, lipstick ini stained di bibir dalam waktu yang cukup lama. Who Is That? adalah warna punch-corally red yang begitu kaya dan memiliki pigmentasi yang bagus.

Ladies sendiri punya warna favorit untuk lip color tidak? Share di comment jika Ladies punya.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Update! My Favorite Nude Lip Color


Hai Ladies..

Maybelline-Buffs-10775Sepertinya saya sudah lama banget tidak memposting mengenai nude lip color. Jika saya tidak salah, bulan Juli tahun kemarin adalah terakhir saya memposting mengenai beberapa liquid lip berwarna nude yang ada di koleksi The Balm (klik ini untuk informasi lebih lanjut). So, kali ini saya ingin membahas lagi berapa lip color berwarna nude yang menjadi favorit saya akhir-akhir ini. Selain itu saya kaget, rupanya beberapa diantara lip color tersebut adalah all time favorite karena muncul di beberapa postingan saya sebelumnya. Oke, let’s dive into makeup.

IMG_20180702_044128Lip color pertama adalah termasuk favorit dari tempo dulu. Adalah Makeover Liquid Lip Color dalam shade Hazelnut. Ini merupakan lipgloss yang pernah saya bahas khusus disini. Berbeda dengan lipgloss pada umumnya, lipgloss ini memiliki warna yang begitu opaque. Shade hazelnut adalah warna serupa medium nude dengan coral undertone yang cocok dipakai oleh warna kulit apapun.

IMG_20180702_044311

Lip color kedua berasal dari brand Jordana, yaitu Matte Lipstick No. 42 Terra Cotta. Menurut saya lipstick ini memiliki warna nude yang sempurna, yaitu medium nude dengan warm undertone. Lipstick ini memiliki warna sedikit lebih terang dari pada Makeover Hazelnut. Satu hal lagi yang saya suka dari lipstick ini adalah formulanya yang meskipun matte, tapi tidak membuat bibir terasa kering.

IMG_20180702_044950Lip color ketiga adalah Loreal Color Riche Lipstick Moist Matte dalam shade Maple Mocha. Untuk lipstick ini sayapun pernah membahasnya secara khusus disini. Shade ini jelas lebih gelap daripada dua shade yang saya sebutkan sebelumnya. Warnanya yang opaque dan formulanya yang nyaman dipakai membuatnya tetap menjadi lipstick nude favorit saya selama bertahun-tahun.

Lip color keempat lagi-lagi merupakan favorit IMG_20180702_045141saya dalam beberapa tahun ini. Adalah Ultima II Delicate Lipstick dalam shade Spice yang pernah saya bahas disini. Tekstur creamy dan formula yang mampu melembabkan membuatnya nyaman dipakai sepanjang hari. Warna lipstick ini berada diantara shade Hazelnut dari Makeover dan Terra Cotta dari Jordana.

IMG_20180703_014300Lip color kelima adalah Maybelline Color Jolt Matte dalam shade Show Off Nude. Ya, ini memang warna true light nude yang terlihat begitu pucat sehingga jika saya memakainya begitu saja banyak orang yang mengira saya sedang sakit atau tidak punya duit, hahaha. Jika dipandang sekilas, warnanya yang begitu muda memang terlihat tidak menarik. Tapi jika Ladies mengkombinasikannya dengan lip pencil yang sesuai, maka hasil tampilan bibir Ladies memiliki poin “WOW” tersendiri.

Lip color keenam adalah LT Pro Long Lasting Matte Lip Cream No. 3. IMG_20180703_014640Warna lip color ini sedikit lebih gelap daripada Maybelline Show Off Nude, yaitu light peachy nude. Seri lip color ini memiliki salah satu formula sebagai liquid lip terbaik dalam pasaran kosmetik lokal. Nyaman digunakan, tidak membuat bibir menjadi kering, tidak transfer pada cangkir dan sedotan, serta tahan lama adalah beberapa poin yang bisa saya sebutkan.

Ya, itulah beberapa lip color berwarna nude yang menjadi favorit saya sekarang. Berikutnya, saya akan membahas tentang MLBB lip color terbaru favorit saya. So stay tune.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Ultima II Delicate Lipstick : More Swatches


Hai Ladies..

Wah, sudah lama juga yah saya gak update di blog ini. Maklum, manusia sibuk, hahahaha.. Just kidding. Anyway, kali ini saya akan menambah swatch dari lipstik yang pernah jadi favorit saya tahun lalu. Well, sampai sekarang masih favorit sih..

Sekitar satu tahun (atau lebih) yang lalu, saya pernah mereview mengenai Ultima II Delicate Lipstick dan menswatch lipstik yang berjudul Ruby, Fuschia, dan Plum (lebih lengkap dan jelasnya, bisa klik link ini). Pada kesempatan ini, saya akan mereview 3 shade lain, yaitu Apricot, Strawberry, dan Spice. Kita lihat yuk..

Shade pertama bernama Apricot. Nama shade ini mungkin terinspirasi oleh warna buah aprikot. Pada dasarnya ini adalah warna tangerine atau semacam oranye muda dengan peach undertone. Intinya ini tergolong warna nude. Pada kulit saya yang sawo matang, shade ini cocok sekali (aih.. pede amat ya).

 

Shade kedua bernama Strawberry. Jika disebutkan bahwa shade ini terinspirasi dari warna buah strawberry, well kayanya engga deh. Karena pada umumnya strawberry berwarna merah, sedangkan shade lipstik ini lebih berwarna pink (warna detailnya adalah bubblegum, yaitu medium pink dengan medium blue undertone).

 

Shade terakhir bernama Spice. Shade ini merupakan warna terracotta dengan neutral undertone. Oleh karenanya, menurut saya warna ini amat fleksibel dan cocok digunakan untuk semua warna kulit.

 

Yap, sekian tambahan swatch kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

ULTIMA II Wonderwear™ Pressed Powder : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Review sekarang beneran singkat deh, karena produk yang akan saya bahas pada dasarnya produk biasa yang punya fungsi biasa, kita mulai ya..

 

 

 

Jadi gini, awalnya karena ada temen yang nanya, saya pakai bedak apa. Well, untuk menjawabnya, sebetulnya saya agak bingung juga. Maklum, bagi yang udah biasa berkecimpung di dunia makeup, kalo ditanya gitu malah suka balik nanya : bedak yang mana nih? Translucent? HD? Setting? Finishing? Powder foundation? Pressed powder? Atau apa? Dan biasanya si yang nanya juga jadi bingung juga, hehehe.. Tapi untuk menjaga perasaan si yang nanya, akhirnya, tanpa nanya balik, saya bilang bedak saya adalah merek yang akan saya bahas kali ini. Sooo, ini dia..

 

5867704_B_V166

 

Adalah Ultima II Wonderwear™ Pressed Powder yang merupakan bedak touch-up saya di penghujung hari. Yess, mungkin ada beberapa Ladies yang bertanya-tanya, apa bedanya sih segala macam powder yang saya sempat sebutkan di atas? Well, jawabannya, mungkin ada di beberapa post selanutnya. Tapi yang akan saya bahas sekarang adalah produk ini.

 

 

 

Nah, bedak ini adalah bedak padat seri Wonderwear™ dari Ultima II, yang memilki 3 shade yang terdiri dari neutral, neutral, dan neutral. Bedanya? Neutral 01 memiliki pink undertone, neutral 03 memiliki neutral undertone, dan neutral 04 memiliki yellow undertone. So, pengertian neutral disini mungkin lebih ke arah “medium tone” kali yah, bukan ke “neutral undertone” (ngerti kan? Maksudnya, neutral disini bicara tentang warna, dan bukan rona. Oke, masih bingung juga, klik ini untuk tahu apa itu rona dan apa itu warna, hehehe..).

 

 

 

Tidak seperti powder foundation, bedak padat ini tidak memiliki kandungan foundation di dalamnya dan formulanya pun tergolong ringan. Oleh karena itu, saya lebih suka menggunakannya untuk mengeset foundation saya yang memiliki light coverage, atau untuk touch up setelah makan siang.

 

 

 

Pada gambar di bawah ini, Ladies bisa melihat (yang paling jelas di bagian hidung) hasil pemakaian dari bedak ini. Gambar sebelah kiri, saya menggunakan foundation dengan daya cover ringan (produk yang dimaksud ada di link ini) dan gambar sebelah kanan saya menggunakan bedak ini. Dari gambar tersebut, jelas terihat bahwa hasil pemakaian bedak ini tidak kentara, terlihat natural, tidak berat maupun cakey, namun hasilnya tetap me-mattifying sehingga terlihat lebih segar.

ultima ii wonderwear pressed powder

 

 

Bedak ini memiliki puff untuk mengaplikasikannya, tapi saya sendiri lebih menyukai menggunakan brush. Bukan apa-apa, menurut saya puff itu hanya sekali pakai, sulit dibersihkan, dan jika tidak dibersihkan, bayangkan kuman-kuman yang berkembang biak di sana dan menempel di kulit kita saat kita menggunakannya. So, karena alasan kebersihan, saya lebih memilih kabuki atau tapered brush dengan jenis retractable (karena bedak ini selalu ada di tas saya, jadi jenis brush-nya pun harus yang memiliki tutup) untuk mengaplikasikannya.

 

 

 

Well, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Ultima II Delicate Creme Powder Makeup : Review and Swatch


Another Friday night, and yesss! I’m ready for blogging 😉

 

 

 

Hai Ladies..

 

 

 

Kali ini saya mau mereview salah satu foundation yang jadi favorit saya untuk dipakai dengan cepat alias on the go. Foundation yang saya maksud tersebut adalah Ultima II Delicate Crème Powder Makeup. So, kita mulai yaa..

 

DelicateCreme1

 

Nah, Ladies, dari namanya aja sudah cukup jelas bahwa ini adalah Crème Powder. Yang artinya, bentuk atau tekstur awalnya adalah creamy, tapi begitu diaplikasikan di kulit langsung berubah menjadi powder-like (mirip-mirip foundation dari Essence yang pernah saya bahas disini lah..).Oke, itu merupakan salah satu keunikannya. Keunikannya yang lain adalah bahwa coverage yang dihasilkan oleh foundation ini cukup bervariasi, tergantung cari cara pengaplikasiannya.

 

 

 

Aplikasi dengan menggunakan tangan atau flat foundation brush akan menghasilkan coverage yang ringan. Aplikasi dengan buffing brush atau flat top brush akan menghasilkan coverage yang sedikit lebih tinggi tapi masih berkategori ringan. Sedangkan aplikasi dengan menggunakan blending sponge atau flat sponge akan menghasilkan coverage yang cukup medium, dan menurut saya disanalah akhirnya : medium coverage.

 

 

 

Foundation ini terdiri dari 6 shade yang bervariasi untuk kulit yang memiliki pink atau yellow undertone. Saya sendiri memakai shade yang paling gelap, namun dengan yellow undertone, yaitu Ocher.

 

 

 

Swatch dari shade tersebut adalah pada gambar di bawah ini, dimana shade tersebutpun ternyata masih terlihat terlalu terang di kulit saya. Tapi menurut saya hal tersebut tidak masalah, karena biasanya foundation akan teroksidasi, yang membuat warnanya jadi sedikit menggelap dan mendekati warna kulit asli. Oke, dari gambar tersebut, saya menggunakan foundation ini, membaurkannya dengan menggunakan flat top foundation brush dan mendapatkan semi-light coverage.

ultima ii delicate creme powder makeup

 

 

Nah, foundation ini mengklaim memiliki staying power yang lumayan, yaitu 10 jam. Tapi menurut saya, staying power itu berlaku 10 jam jika foundation ini disetting menggunakan translucent powder terlebih dahulu. Jika Ladies hanya memakai foundation ini saja tanpa mengesetnya, staying powernya tidak akan selama itu.

 

 

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Ultima II Delicate Lipstick : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 
Kali ini kembali untuk mereview salah satu lipstick favorit saya (haha angger.. tampak semua lipstick jadi favorit saya :P). Lipstik tersebut adalah Ultima II Delicate Lipstick. Yep, kita mulai reviewnya.

LipConditioner-600x600

 
Tidak seperti sebelum-sebelumnya, dimana saya biasanya tidak membahas mengenai packaging. Tapi disini saya pun tidak akan membahas mengenai detail packagingnya. Namun saya akan mengatakan bahwa lipstick ini mantap digenggam karena terasa lebih berat daripada lipstick pada umumnya.

 

 
Anyway, lipstik ini berjenis creamy dan terdiri dari 15 shade yang bervariasi teksturnya. Ada yang creamy biasa, bershimmer, ber-reflect atau semi duo chrome. Shade yang akan saya bahas dan swatch disini hanya tiga saja, yaitu Fuschia, Ruby, dan Plum.

 

 
Gambar yang pertama adalah Fuschia. Dalam benak saya, jika mendengar kata fuschia, saya langsung mengasosiasikannya dengan warna pink dengan sedikit warna ungu. Saya sedikit terkejut dengan warna lipstik ini, karena jika menurut saya lipstik ini lebih berwarna merah-magenta. Tapi setelah dilihat dengan lebih teliti, memang ada reflect yang amat halus dan berwarna fushia di dalam formulanya. Sehingga saat diaplikasikan, warna lipstik ini terlihat lebih kaya dan lebih berdimensi karena terdiri dari beberapa warna.

C360_2015-11-25-19-46-24-369

 
Gambar selanjutnya adalah Ruby. Sama seperti sebelumnya, dimana pada awalnya saya membayangkan warna merah seperti warna Candy Apple untuk nama Ruby ini. Namun lagi-lagi yang saya lihat adalah bukan warna merah cerah, namun warna hot coral. Lipstik ini memiliki tekstur creamy dan tidak memiliki shimmer apapun di dalamnya.

C360_2015-11-25-19-44-15-053

 
Gambar terakhir adalah Plum. Warna inipun cukup menarik, karena saya pikir shadenya gelap seperti warna buah plum. Namun ternyata warna lipstik ini lebih wearable dan tetap bernuansa berry.

C360_2015-11-25-19-47-37-296

 
Karena lipstik ini memiliki tekstur yang creamy, maka longevitynya-pun hanya bertahan sekitar 4-5 jam saja. Namun setelah dipakai, warna lipstik ini menempel di bibir sehingga warnanya tetap terlihat meski lipstiknya sendiri sudah menempel di cangkir atau roti yang Ladies makan.

 

 
Intinya, meskipun nama warna dan ekpektasi warnanya berbeda, namun saya tetap menyukai lipstik ini karena formulanya yang creamy, moisturizing namun tetap ringan, warnanya yang memang nyata dan bertahan di bibir, serta perasaan mantap karena berat packagingnya.

 

 
Oke, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Ultima II Series Tutorial and Swatch (Part IV)


Hai Ladies..

 
Kali ini saya mau memberikan swatch sekaligus tutorial yang berkaitan dengan produk Ultima II yang sebelumnya saya bahas disini, disini, dan disini.. Pada tutorial kali ini juga menyertakan teknik contouring dan highlighting dengan menggunakan produk yang akan saya review selanjutnya. Tapi yang pasti produk contouring dan highlighting ini menjadi favorit saya beberapa bulan terakhir ini. Oke, kita mulai saja tutorialnya.

blibli-kesehatan-kecantikan_ultima-ii-moisture-lotion-for-normal-skin-60-ml_full01-horz

 

Pertama-tama, selalu bersihkan wajah sebelum mengaplikasikan makeup. Disini saya hanya menggunakan cream SPF untuk melindungi kulit saya dari paparan sinar matahari dan mulai merias mata saya. Kemudian saya lanjutkan dengan Ultima II Under Makeup Moisture Lotion yang berwarna hijau. Saya aplikasikan pada seluruh permukaan wajah, terutama di daerah T. Setelah produk tersebut diratakan, memang kulit wajah saya terlihat hijau. Hal ini tidak apa-apa karena artinya bagian kulit saya yang kemerahan sudah tercover dan saya siap ke tahap selanjutnya.

1
Kemudian saya menggunakan Ultima II Wonderwear Makeup yang merupakan liquid foundation. Sebanyak itu? Memang terlihat banyak, karenanya saya menotol-notolkannya di seluruh permukaan wajah. Tapi beneran deh, itu hanya 1 atau 1,5 pump aja. Pada tahap ini, foundation berfungsi untuk meratakan warna kulit, mengembalikan warna kulit yang sebelumnya kehijauan tanpa memperlihatkan kembali bagian yang kemerahan, dan mengcover noda dan bintik kehitaman pada wajah saya. Oh iya, disini saya meratahan dengan menggunakan blending spons.

2
Kemudian disini saya memberikan sedikit matte highlight yang berbentuk cream pada bagian tengah batang hidung, bawah mata, dan lekukan bibir. Saya juga mengaplikasikan cream contour pada bagian sisi batang hidung, sisi cuping hidung, dan bawah tulang pipi. Kemudian, saya membaurkannya masih dengan menggunakan blending spons. Hasil pembauran ini masih belum sempurna, I know.. Tapi tunggu tahap selanjutnya yah.. Makin berantakan! Hahahaha..

3
Oke, selanjutnya saya aplikasikan Ultima II Delicate Translucent Powder dengan menggunakan spons kering (yang bentuknya segitiga, tau kan?). Disini saya melakukan proses baking atau cooking yang pada intinya berfungsi untuk “mematangkan” atau mengeset bagian yang ter-highlight agar tetap di tempatnya, tetap matte, dan sekaligus memperjelas bagian yang ter-contour. Saya aplikasikan di bagian tengah batang hidung, bawah mata, dan sepanjang garis rahang tanpa dibaur atau diratakan terlebih dahulu. Kemudian saya diamkan selama 3-5 menit atau sambil mengoreksi riasan mata atau alis. Kemudian dengan menggunakan fan brush, saya sapukan bagian yang ter-baking tersebut sehingga tampilan bedak terlihat berbaur.

4
Terakhir, Ladies bisa menambahkan bronzer untuk menghangatkan tampilan wajah, menambahkan powder contour untuk mengeset bagian yang sudah ter-contour, menambahkan blush on untuk mempercerah wajah, dan memberikan shimmer highlighter agar wajah terlihat lebih eksotis. Disini saya hanya menggunakan sedikit blush on warna peach agar tampilan wajah tidak terlihat terlalu pucat, mencerahkan penampilan, mengimbangi bagian yang ter-contour agar tidak terlihat terlalu tajam (oh well, saya mengakui, contour hidung terlihat kurang nge-blend #failed #maklum #nofilter hahaha..) dan menambahkan lipstik yang mengimbangi riasan mata.

5
Oke, sekian tutorial sekaligus swatch kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!