Maybelline The City Mini Palette : Urban Jungle


Hai Ladies..

Kali ini saya mau membahas sebuah eyeshadow palette yang sedang cukup ramai dibicarakan. The City Mini Palette adalah eyeshadow palette terbaru dari Maybelline yang, jika saya katakan, kualitasnya lebih baik dari seri The Nudes yang 2-3 tahun lalu sempat booming.

Palette ini memiliki 12 seri warna plus 2 seri warna kolaborasi dengan Shayla dan Gigi Hadid. Setiap serinya terdiri dari enam warna-warna yang rata-rata nyaman dan aman di pakai. Di pasar Indonesia sendiri seri yang masuk adalah yang berjudul Chill Brunch Neutral, Urban Jungle, dan Gigi Hadid Warm Palette. Dari ketiga seri warna yang ditawarkan, rupanya Urban Jungle lebih menarik bagi saya daripada seri warna lainnya.

maybelline-eye-the-city-minis-palettes-how-to-1x3-v2

Urban Jungle merupakan seri warna nuansa hijau yang bold dan amat cantik. Tampilannya adalah sebagai berikut :

the city mini palette urban jungle

Shade pertama adalah warna dark pine dengan sedikit reflect berwarna bronze. Shade ini terasa lebih chalky daripada shade lainnya di palette ini dan entah mengapa sulit digunakan menggunakan kuas, baik kuas dengan natural atau synthetic bristle.

Shade kedua adalah warna dark bronze dengan taupe undertone. Shade ini terasa lembut dan paling baik diaplikasikan dalam keadaan basah dengan menggunakan kuas dengan bulu sintetis karena akan memperjelas efek wownya.

Shade ketiga adalah warna light copper dengan cool undertone. Shade ini terasa buttery dan tampilan akhirnya cukup menyilaukan.

Shade keempat adalah warna dark emerald. Warna ini merupakan satu-satunya matte shade di palette ini. Saya biasanya menggunakannya untuk memperjelas kontur mata dan membuat tampilan mata lebih dramatis.

Shade kelima adalah warna metallic olive dengan neutral undertone. Bagi saya, warna inilah yang jadi center of attention dari palette ini. Entah mengapa warna ini saya pikir cocok digunakan kapanpun dan dipadankan dengan warna baju apapun.

Shade terakhir adalah warna pearl yang super blinding. Warna ini memiliki rasa lembut yang sama seperti jika menggunakan shade ketiga.

Setelah mem-breakdown seluruh shade, saya pikir semakin metallic dan blinding sebuah shade maka akan terasa lebih buttery. Sebaliknya, semakin matte sebuah shade, maka akan terasa lebih keras.

Kekurangan dari palette ini adalah warna-warna yang tergolong metallic begitu cepat pudar, terutama jika terkena air. Tapi mungkin itulah sebabnya palette ini diproduksi begitu kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana dan bisa dipakai touch up kapan saja, hehehe..

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Smoother and Finer Smokey Eyes


Hai Ladies..

OMG!! Sebulan aja saya ga nulis blog, dan itu sesuatu banget! Waktu terlama saya ga ngeblog dan hal itu ngangenin banget, hehehe.. Anyway, kali ini saya kembali dan saya mau berbagi tutorial riasan mata.

 

 

Well, sebetulnya saya udah sering banget membahas mengenai smokey eyes. Tutorialnya ada seabreg (dan mungkin akan bertambah di masa-masa yang akan datang). So, apa perbedaan smokey eyes yang akan saya bahas kali ini dengan smokey eyes yang sudah saya bahas sebelum-sebelumnya? Menurut saya, smokey eyes kali ini memiliki teknik yang lebih smooth dan tampilan yang lebih wearable. Penasaran? Here we go!

 

 

Oke, pertama-tama, aplikasikan eyeshadow base diseluruh bagian kelopak mata hingga ke tulang alis. Lalu biarkan meresap sekitar 30 detik kemudian set menggunakan translucent powder. Fungsi dari pengesetan ini adalah agar eyeshadow yang akan dipakai selanjutnya lebih mudah untuk dibaurkan.

20160410_193632

 

 

Lalu, dengan menggunakan fluffly blending brush, aplikasikan eyeshadow warna sepia di bagian atas lipatan mata sebagai warna transisi yang pertama. Apa itu warna sepia? Warna sepia pada dasarnya adalah warna cokelat muda dan sedikit mauve namun dengan warm undertone. Cara mengaplikasikan eyeshadow ini  adalah dengan menggerakann kuas kedepan dengan kebelakang dengan mata yang terbuka, sehingga Ladies bisa melihat sejauh mana eyeshadow ini terbaur.

20160410_193828

 

 

Kemudian dengan menggunakan fluffy blending brush yang ukurannya lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna sienna di bagian yang sama sebagai warna transisi yang kedua. Apa itu warna sienna? Sienna pada dasarnya adalah warna cokelat kekuningan, warna ini bisa tampak lebih kuning di satu orang dan lebih oranye di orang yang lain. Jika saya yang memakai, warna sienna ini tampak lebih gelap dan berwarna oranye. Saat membaurkan eyeshadow ini, usahakan agar area pembaurannya tidak melebihi warna transisi yang pertama agar betul-betul terlihat gradasi warnanya.

20160410_194007

 

 

Selanjutnya dengan menggunakan fluffy bending brush yang lebih kecil lagi, aplikasikan warna cinnamon  di bagian luar lipatan mata sebaga warna transisi yang ketiga sekaligus untuk memberikan kesan dalam pada mata. Apa itu warna cinnamon? Jika Ladies pernah melihat warna kayu manis, maka itulah warna cinnamon. Perlu diperhatikan agar membaurkan warna ini hanya di bagian ujung luar lipatan mata saja untuk memberikan kesan mata menyerupai bentuk almond. Sampai tahap ini, dasar-dasar smokey eyes telah selesai. Pada intinya, dalam membuat smokey eyes Ladies perlu membangun warna untuk memberikan kesan kedalaman dan highlight yang tepat.

20160410_19415820160410_194203

 

 

Lalu dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna coffee dengan finish shimmery pada seluruh kelopak mata. Warna coffee yang saya maksud disini adalah warna biji kopi yang kecokelatan, bukan warna air kopi yang kehitaman ya. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini Ladies bisa juga dengan menggunakan aplikasi basah, yaitu menyemprot dikit air kepada kuas, sebelum mengambil eyeshadow yang dimaksud untuk mendapatkan efek shimmery yang lebih kuat dan intens.

20160410_194428 20160410_194431

 

 

Kemudian gambarkan winged eyeliner di sepanjang garis mata atas. Cara pengaplikasiannya bisa dilihat di link ini. Selanjutnya, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna cinnamon di sepanjang kelopak mata bawah untuk memberikan efek smokey yang lebih kuat. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini harap Ladies tetap membangun warnanya dengan cara sedikit-sedikit, agar tidak terlalu over.

20160410_194908 20160410_195103

 

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush yang lain, aplikasikan eyeshadow warna light gold atau emas muda/terang di bagian ujung mata bagian dalam. Fungsi dari pengaplikasian ini adalah sebagai highlight dan agar mata terlihat lebih cerah dan terbuka. Baurkan highlight tersebut ke bagian atas dan bawah agar terlihat lebih natural dan well done. Selanjutnya, aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah. Sampai disini, jika Ladies merasa cukup, maka tampilan smokey eyesnya telah selesai.

20160410_195506 20160410_195714

 

 

Namun jika Ladies merasa belum cukup, bisa tambahkan bulu mata palsu untuk memberikan efek smokey yang maksimal. Untuk diperhatikan, bahwa menggunakan bentuk bulu mata yang berbeda akan memberikan hasil mata yang berbeda. Untuk tampilan smokey, gunakanlah bentuk mulu mata yang seperti sayap (helaian luar yang memanjang).

20160410_201016 20160410_201019

 

 

Nah, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

PS: tutorial mengenai smokey eyes yang lain bisa dilihat di :

https://hasgoodlook.com/2016/02/08/sultry-bronzy-smokey-look/

https://hasgoodlook.com/2016/01/26/taupe-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2016/01/17/dark-bronze-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/06/07/sparkling-halo-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/05/22/how-to-classic-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/03/20/my-signature-smokey-eyes-look/

https://hasgoodlook.com/2015/01/27/electric-blue-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/20/pearly-black-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/19/grey-smokey-eyes/

 

Peacock Inspired Tutorial


Hai Ladies..

 

 

 

Inget ga, minggu lalu saya posting foto muka semi-ancur tapi riasan matanya oke punya? Riasan mata tersebut terinspirasi dari warna bulu ekor burung merak yang cantik. Nahh.. kali ini saya mau sharing tutorial riasan mata tersebut. Mari kita mulai!

 

 

 

Pertama-tama, aplikasikan dulu eyeshadow primer dan biarkan beberapa detik hingga meresap ke kulit kelopak mata. Lalu aplikasikan eyeshadow base warna putih di sepanjang kelopak mata hingga ke atas bagian lipatan mata. Eyeshadow base putih ini berfungsi membuat warna-warna eyeshadow yang akan saya pakai jadi lebih cerah. Oh iya, jika Ladies tidak punya eyeshadow base warna putih, Ladies juga bisa memakai eyeliner pensil/gel atau cream eyeshadow warna putih. Kenapa? Karena pada dasarnya fungsinya sama dengan eyeshadow base.

1

 

 

Oke, lanjut ke tahap selanjutnya. Aplikasikan eyeshadow warna peach di bagian antara kulit yang diberi eyeshadow base dan yang tidak. Eyeshadow peach ini akan menjadi warna transisi yang pertama. Aplikasikan dengan menggunakan big blending brush dan gerakkan brush membentuk setengah lingkaran hingga warnanya terbaur dengan lembut. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna coral di atasnya dan baurkan. Pada tahap ini, warna transisinya menjadi lebih bergradasi, bener ga?

2

 

 

Lalu dengan menggunakan angled brush, aplikasikan sedikit eyeshadow warna merah di perbatasan antara warna putih dengan warna coral. Eyeshadow ini berfungsi sebagai pembatas cut crease sekaligus sebagai contour yang memberikan dimensi pada mata. Lanjut ke bagian yang seru. Dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu di bagian ujung mata luar. Aplikasikan hingga eyeshadow base putih tertutup dengan sempurna. Gerakkan kuas dengan cara menekan-nekan dengan lembut ke kelopak mata, agar mendapatkan color payoff yang maksimal.

3

 

 

Kemudian, dengan menggunakan flat brush lainnya, aplikasikan eyeshadow warna turquoise di ujung mata bagian dalam. Cara mengaplikasikannya sama seperti mengaplikasikan warna ungu, ya Ladies. Selanjutnya, masih menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna biru azure di bagian tengah dan baurkan (tapi caranya masih dengan menekan-nekan) dengan warna-warna yang ada di kedua sisinya. Sampai tahap ini, Ladies akan mendapatkan tampilan gradasi warna yang seru dari turquoise ke ungu. Oh iya, semua eyeshadow yang saya pakai di bagian kelopak mata memiliki tekstur shimmer ya, biar seru!

4

 

 

Lalu, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna hijau lime di sepanjang kelopak mata bagian bawah. Dilanjutkan dengan pengaplikasian eyeshadow warna taupe di bagian bawahnya sebagai warna transisi yang memberikan efek semi-soft-smokey.

5

 

 

Oke, masih ada step selanjutnya, Ladies.. Masih dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna kuning lemon di bagian tear duct sebagai highlight. Terakhir, aplikasikan mascara dan bulu mata palsu untuk mengangkat bentuk mata hingga terlihat lebih pangling.

6

 

 

Well, well.. Tutorial kali ini memang lebih ribet daripada yang biasanya saya share, Ladies. Tapi gapapa, prosesnya fun dan hasilnya juga fun. Oh iya, saya juga punya tutorial full makeup menggunakan riasan ini yang akan saya share lain kali 😀

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Random Purple Look


OMG, Ladiessss.. Betapa kangennya saya dengan kegiatan menulis atau mengisi blog ini. Well, sebetulnya hanya “kosong” satu minggu aja, sejak tulisan terakhir saya. Tapi karena biasanya saya mem-publish 3-5 tulisan setiap minggunya, maka peristiwa “1 tulisan/minggu” tampak masih belum biasa bagi saya. Anyway, sekian curhatnya :p Sekarang kita move on ke isi postingan yang sesungguhnya.

 

 
Nah, isi postingan kali ini sebetulnya bukan hal yang baru, karena sebetulnya saya pernah menulis versi singkatnya di sini. Namun kali ini saya ingin membahasnya dengan agak lebih panjang dan lebih detail. Soooo, mari kita mulai.

 

 
Pertama-tama, dan seperti biasa, aplikasikan dulu eyeshadow primer agar tampilan eyeshadow lebih tahan lama, warnanya lebih “keluar”, dan tekstur apapun dari eyeshadow lebih terlihat. Kemudian, aplikasikan terlebih dahulu translucent powder pada kelopak mata yang sudah diberi primer, agar eyeshadow yang akan diaplikasikan lebih mudah dibaurkan.

20160109_144152

 
Lalu dengan menggunakan blending brush yang besar, aplikasikan eyeshadow warna coklat kemerah-unguan di sepanjang lipatan mata. Gerakkan eyeshadow maju dan mundur, dan melingkar di ujung mata luar untuk mendapatkan tampilan yang lebih soft dan nge-blend.

20160109_150720

 
Lalu dengan menggunakan fluffy brush, aplikasikan eyeshadow warna mauve dan aplikasikan (masih) di sekitar lipatan mata. Lalu baurkan warna tersebut dengan menggunakan blending brush yang masih bersih. Hati-hatilah saat membaurkannya, karena jangan sampai warna mauve benar-benar menutupi warna coklat kemerah-unguan yang sebelumnya sudah ada.

20160109_150930

 
Kemudian dengan menggunakan flat eyeshadow brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu-kebiruan dengan tekstur shimmer pada kelopak mata. Penggunaan flat brush ini untuk mendapatkan pigmentasi dan shimmer yang maksimal pada kelopak mata. Bila ingin tampil lebih dramatis lagi, bisa aplikasikan eyeshadow ini secara basah, ya Ladies.. Setelah itu, jangan lupa untuk memblending ujung-ujung warnanya hingga bergradasi dengan warna yang sebelumnya telah ada.

20160109_151053

 
Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna hitam di ujung mata bagian luar dan membentuk V miring. Jangan lupa untuk memblending eyeshadow ini ya, Ladies..

20160109_151512

 
Lalu dengan menggunakan smudge brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu, yang sama seperti yang ada di kelopak mata atas, di sepanjang garis mata bagian bawah. Terakhir, untuk melengkapi dan menambah drama, gambarkan winged eyeliner dengan ekor yang runcing, dan tambahkan bulu mata palsu.

20160109_151602 20160109_152002 20160109_153456

 
Nah, sekian versi panjang-lebar dari tampilan riasan mata kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

How To Smoke Lower Lash Line


Hai Ladies..

 
Tampilan smokey pada garis mata bagian bawah, bukanlah suatu keharusan dalam membuat riasan mata. Biasanya tampilan smokey ini digunakan untuk menambah drama pada riasan wajah secara keseluruhan atau untuk mengimbangi tampilan eyeshadow pada kelopak mata bagian atas atau sebagai reverse smokey eyes, dimana pada kelopak mata bagian atas hanya diberi eyeshadow warna netral yang tidak terlalu kentara sedangkan kelopak mata bagian bawah tampak dramatis dengan tampilan smokey.

 
So, Ladies, kali ini saya akan memberikan beberapa langkah mudah dalam membuat smokey lower lash line. Mari kita mulai..

 
Pertama-tama, setelah selesai membuat tampilan eyeshadow pada kelopak mata bagian atas (disini saya membuat tampilan cut crease yang tutorial secara umumnya bisa Ladies lihat di postingan ini), aplikasikan eyeliner di sepanjang bingkai mata. Disini saya menggunakan eyeliner pensil warna hitam. Hasil dari pengaplikasian ini tidak harus rapi, karena kita akan membereskannya nanti.

C360_2015-12-29-20-33-09-948
Kemudian, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow di sepanjang garis mata bagian bawah. Disini saya menggunakan eyeshadow warna hitam sebagai warna dasar. Lalu dengan menggunakan blending brush yang masih bersih, baurkan eyeshadow yang sudah diaplikasikan tersebut sehingga tampilan eyeshadow lebih soft, bergradasi, dan menjadi warna transisi yang pertama.

C360_2015-12-29-20-33-26-249
Selanjutnya, dengan menggunakan smudge brush, aplikasikan eyeshadow warna lain yang Ladies inginkan dan baurkan dengan menggunakan blending brush yang dipakai pada langkah sebelumnya. Warna ini akan menjadi warna inti dari smokey lower lash atau jadi warna transisi yang kedua. Disini saya menggunakan eyeshadow warna violet yang berubah menjadi kebiruan saat dibaurkan.

C360_2015-12-29-20-33-42-346
Terakhir, aplikasikan mascara dan bulu mata palsu untuk melengkapi tampilan riasan mata ini.

C360_2015-12-29-20-34-12-710
Sebetulnya saya tidak terlalu sering membuat tampilan ini, bahkan jika saya pergi ke suatu acara khusus. Pada saya, tampilan dark smokey ini membuat wajah saya terlihat luar biasa bengis dan, entahlah.. tampak tua, mungkin? Tapi itu hanya kesan yang saya rasakan yaa dan saya lebih menyukai tampilan smokey lower lash yang lebih colorful seperti yang saya lakukan di tutorial pada postingan ini. Pada orang lain, bisa jadi dark smokey lower lash seperti ini akan terlihat keren dan menakjubkan.

 
Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Maybelline The Nudes : Review and Swatch


Hai Ladies..

 
Kali ini saya mau mereview salah satu palet eyeshadow yang membuat saya cukup excited saat pertama kali membelinya. Sebetulnya saya ingin mereview palet ini sedari awal, yaitu beberapa bulan yang lalu. Tapi entahlah.. So, kita mulai reviewnya.

 
Palet yang saya maksudkan adalah Maybelline The Nudes. Palet ini terdiri dari 12 eyeshadow bernuansa netral, taupe, dan bronze dengan tekstur akhir campuran antara lustre, frost, velvet, pearl, dan satin. Penempatan pan eyeshadow dalam palet ini cukup menarik karena seakan dikelompokkan antara nuansa satu dengan nuansa lainnya.

 
Bisa dilihat pada gambar bahwa nomor 1-4 saya kategorikan sebagai warna netral, nomor 5-8 warna bronze, dan nomor 9-12 warna taupe. Selain itu, pada bagian belakang packagingnya, terdapat panduan untuk membuat 13 tampilan mata yang berbeda dengan menggunakan palet ini. Meski demikian, saya tidak merasa terbantu dengan panduan tersebut karena panduan tersebut cukup membingungkan saya (entah saya yang salah membaca petunjuk atau pabrik yang salah meletakkan nomor).

Maybelline_The_Nudes_Eyeshadow_Palette_5
Pada gambar selanjutnya merupakan swatch pada bagian dalam tangan saya tanpa pengaplikasian eyeshadow primer terlebih dahulu. Jika dilihat seperti ini, tampak setiap eyeshadow terlihat memiliki pigmentasi yang bagus. Namun sebetulnya, saya mengoles berulang-ulang agar mendapatkan tampilan yang seperti demikian. Artinya, pada 1-2 ulasan, eyeshadow ini tidak cukup pigmented.

20151027_195258
Meski demikian, tidak semua eyeshadow memiliki pigmentasi yang kurang bagus. Beberapa shade seperti nomor 3, 6, 7, dan 8 memiliki kualitas pigmentasi yang cukup baik. Itu berarti, hanya shade yang memiliki tekstur akhir pearl dan frost yang cukup pigmented. Sedangkan shade lain yang memiliki tekstur akhir lustre, satin, dan velvet tampak tidak begitu pigmented. Bahkan nomor 12 yang terlihat paling gelap dan dimaksudkan berwarna kehitaman lebih berupa warna charcoal atau arang saat diaplikasikan.

 
Untuk saya pribadi, shade yang paling saya sukai adalah nomor 6 dan 7 karena pigmentasi dan ketahanannya yang tampak cukup lama. Meski demikian, saya yakin bahwa jika memakai eyeshadow primer, semua warna akan memiliki pigmetasi yang baik. Terlebih jika Ladies mengaplikasikannya secara basah, maka pigmentasinya akan amat-amat baik.

 
So, pertanyaannya adalah : Secara umum, apakah eyeshadow ini bagus? Yeah, tidak begitu bagus dan tidak sesuai dengan harganya. Bahkan untuk Ladies yang tergolong newbie dalam ber-makeup mungkin akan setuju dengan pendapat saya ini.

 
Yap, sekian review saya kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

LT PRO Perfecting Eye Colour (Matte) : Review and Swatch


Hai Ladies..

 
Kali ini saya mau mereview produk eyeshadow yang sebetulnya ga perlu direview karena dari namanya saja, yeah kita sudah tahu bahwa produk tersebut oke banget. Tapi karena saya kurang kerjaan, ya saya review aja deh eyeshadow-eyeshadow ini. Karena siapa tahu ada Ladies yang belum tau kekerenan eyeshadow ini. Kita mulai ya..

 
Eyeshadow yang saya maksud disini adalah LT PRO Perfecting Eye Colour seri Matte. Eyeshadow ini adalah komplementer eyeshadow LT PRO seri satunya lagi, yaitu seri Shiny (baca disini). Tapi karena untuk seri Matte saya tidak membeli satu palet lengkap dan hanya membeli seri satuan yang saya pikir akan saya sering pakai, jadi saya hanya akan mengswatch beberapa shade saja.

 
Ya, seri aslinya, eyeshadow ini ditempatkan di sebuah palet berisi 10 buah eyeshadow. Namun saya hanya memiliki 6 shade yang tergolong natural dan wearable. Saya akan jabarkan shade yang saya miliki satu per satu. Yeah, secara nomer, saya memang tampak terkesan mengacak urutannya, namun saya swatch dari shade yang paling gelap hingga yang paling terang.

20150903_142104
EM 05 adalah warna hitam pekat. Well, sebetulnya ini agak sedikit aneh, tapi saya merasa warna hitamnya memiliki warm undertones.
EM 04 adalah warna coklat rok pramuka. Ini adalah warna coklat yang hangat dan sempurna menjadi warna transisi pada classic smokey eyes.
EM 03 warna ini pernah saya bahas disini, ayo silakan di cek.
EM 02 yeah Ladies, warna inipun pernah saya bahas disini.
EM 06 adalah warna cream dengan warm undertone. Biasanya saya memakai warna ini untuk menghighlight tulang alis dan ujung mata dalam karena tampilan akhirnya membuat riasan mata dan alis tampak lebih natural namun tetap stand out.
EM 01 adalah warna putih. Warna ini sempurna untuk menghighlight tulang alis dan ujung mata dalam bila Ladies menginginkan tampilan yang lebih tajam dan dramatis.

 
Oke, performa dari eyeshadow dari LT PRO memang tidak diragukan lagi. Pigmentasinya amat baik dengan atau tanpa eyeshadow primer. Namun tentu saja, eyeshadow manapun akan lebih baik lagi ketahanan pemakaiannya jika sebelumnya memakai primer.

 
Sekian review kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!