Catrice The Ultimate Chrome : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya masih membahas mengenai sesuatu yang bling-bling dan sifatnya menyilaukan. Are you ready?csm_221764_88c27ca549-vert

Produk yang saya maksud adalah Catrice The Ultimate Chrome. Ini adalah Collection Eyeshadow Palette dari Catrice Cosmetics. Seri palette ini ada 5, yaitu Nude, Copper, Blossom, Matt, dan Chrome. Dari kelima eye palette ini, seri Chrome-lah yang menarik perhatian saya.

Jika dilihat dari luar, varian warnanya terlihat mirip dan membosankan. Tapi setelah di swatch, BOOM! I falling love with it. Palette ini terdiri dari 9 warna yang memiliki tekstur lembut nyaris velvet, tetapi dengan finish yang amat menyilaukan. Jika kita break down warnanya satu per satu maka adalah sebagai berikut :

Warna pertama memiliki kata “LIGHT” di atasnya, ini adalah warna pearl white dengan frosty blue undertone. Mikro glitternya memantulkan warna perak yang begitu eye-catching.

Warna kedua adalah warna lavender dengan sedikit hue berwarna biru.

Warna ketiga adalah light lime atau hijau jeruk lime yang amat terang.

Warna keempat adalah warna pinky-peach dengan mikro glitter berwarna pink flamingo.IMG_20180716_201553

Warna kelima adalah medium champagne. Warna ini pasaran tapi entah mengapa saya selalu jatuh cinta pada warna ini.

Warna keenam adalah warna bubblegum pink. Nyaris mirip dengan warna kedua, tapi setelah dibanding secara bersisian, rupanya kedua warna ini amat berbeda.

Warna ketujuh adalah light rose gold. Rupanya warna ini amat cantik dijadikan highlighter!

Warna kedelapan adalah muted grape. Warna favorit saya untruk digunakan di sepanjang kelopak mata.

Warna kesembilan yang memiliki kata “ SCULPT” di atasnya, ini adalah warna light copper yang amat cantik.

Setiap warna di palette ini memiliki mikro glitter di dalamnya. Jika Ladies tidak menyukai glitter, tapi menyukai finish dari setiap warnanya, maka yang perlu Ladies lakukan adalah memblendingnya dengan baik, sehingga yang Ladies dapatkan adalah warna dengan full sheen yang cantik.

Selanjutnya mengenai ketahanan dari unsur menyilaukan yang ada di eyeshadow ini. Rupanya eyeshadow ini cukup tahan 4251232256215-zoomterhadap air, selama tidak digosok. Untuk membuatnya lebih tahan lagi, Ladies perlu membuat dasar yang baik dengan cara mengaplikasikan eyeshadow primer dan eyeshadow base terlebih dahulu. Penggunaan glitter glue juga dapat membuat eyeshadow ini terlihat lebih tahan lama. Pengaplikasian secara basah juga membuat warnanya menjadi lebih intens dan menakjubkan.

Satu hal plus yang menjadi poin baik yang saya sukai adalah harganya yang amat terjangkau. Setahu saya Catrice Cosmetics memiliki satu harga dimanapun dan harga untuk eyeshadow palette ini adalah 90 ribu rupiah. Menarik bukan?

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

True Match Genius : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Aaaah, sudah lama banget saya ga nulis di blog ini. Kangen berat! Beberapa minggu kemarin sampai dua hari yang lalu saya pergi diklat ke luar kota, dan dengan jadwal yang padat merayap, ditambah tugas-tugas diklat yang ko kayanya ga ada habisnya (atau mungkin karena prokrastinasi juga), akhirnya saya mengundur-ngundur nulis blog terus. Tapi sekarang saya disini. Soooo.. Yeah!

 

 

 

Sebetulnya tadi saya sedikit galau, mau menulis apa dulu. Karena saya punya beberapa review produk, beberapa tutorial, satu konfession, dan satu artikel DIY. Tapi, saya akan mulai dari review produk dulu yah, Ladies. Produk yang akan saya review kali ini adalah foundation (Lagi? Ya!). Rencananya saya akan mereview produk ini dari sekitar 2-3 bulan yang lalu, karena menurut saya produk ini cukup keren. Tapi karena saat itu produknya masih belum keluar dan dikenal secara luas, jadi yo weisss.. Reviewnya nanti-nanti lagi aja (yaitu sekarang).

 

 

truematchgenius

Foundation yang saya maksud adalah L’oreal True Match Genius. Foundation ini kalau tidak salah terdiri dari 6 shade dengan undertone yang bervariasi. Saya memakai shade Gold Beige, dimana shade tersebut mirip NC 25 (beige dengan warm undertone). Foundation ini berbentuk compact alias padat, yang artinya teksturnya adalah creamy. Aplikator bawaannya berupa spons, tapi untuk saya sih aplikator tersebut tidak terpakai.

 

 

 

Foundation ini memiliki 4 manfaat, yaitu primer, foundation, concealer, dan powder. Karena manfaatnya begitu banyak, saya rasa foundation ini cocok dipakai oleh Ladies yang ga mau ribet dengan banyaknya tahap bermakeup. Foundation ini memiliki medium coverage, tapi dengan pemakaian berlapis coveragenya bisa naik hingga semi-full coverage.

 

 

 

Seperti yang saya katakan tadi bahwa foundation ini sifatnya go-to. Tapi jika Ladies ingin tampilan yang lebih flawless, Ladies tetap saja membutuhkan primer, concealer, dan translucent powder untuk melengkapinya.

 

 

 

Gambar di bawah ini adalah swatch shade Gold Beige pada kulit saya dan tampilan akhir setelah foundation di blend. Saya mengaplikasikan foundation ini dengan menggunakan blending sponge basah. Cukup terlihat yaaa, kalau coveragenya medium : beberapa ketidaksempurnaan dan ketidakmerataan warna kulit bisa ditutupi, namun sebagian lainnya tidak.

loreal true match genius

 

 

Oh iya, seperti yang saya katakan diatas bahwa aplikator bawaan foundation ini tidak terpakai oleh saya. Well, hal tersebut lebih karena bentuk aplikatornya yang terlalu klasik dan tidak saya sukai. Saya lebih suka menggunakan blending sponge bulat (seperti beauty blender), stippling brush, atau kabuki/flat top/oval brush yang memiliki helaian bulu yang lebat dan rapat.

 

 

 

Hal lainnya yang saya sukai dari foundation ini adalah longevitynya yang lumayan lama. Jika foundation ini di set dengan menggunakan translucent powder (dan mungkin diawali dengan primer dan diakhiri dengan setting spray juga), maka akan menjadi lebih tahan sekitar 7-8 jam.

 

 

 

Yap. Sekian review kali ini. Sesungguhnya saya masih jetlag dengan cara penulisan review ini, karena tampak berantakan, tapi saya harap ini bisa bermanfaat. So, thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

L’oreal True Match Mineral Powder Foundation : Review and Swatch


Oke, hai Ladies..

 

 

 

Tau ga, rencananya saya ga akan bikin blog apapun dalam tiga minggu ke depan karena saya akan mengikuti diklat di luar kota lagi. Tapi ko kayanya ga tahan buat ga nulis ya? Hehehehe.. Anyway, kali ini saya mau mereview salah satu foundation yang saya pakai saat travelling. Sebetulnya pemakaian dari foundation ini sudah pernah saya share di tutorial berikut, yang belum saya lakukan adalah membahasnya dengan lebih mendalam. Jadi, kita mulai yaa..

 

 

 

Namanya adalah L’oreal True Match Mineral Powder Foundation. Jadi produk ini adalah foundation yang memiliki coverage light to medium, powder, dan SPF 19 yang menyatu dalam satu kemasan. Kebayang kan? Jika biasanya Ladies memakai liquid atau creamy foundation terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan setting powder, maka dengan menggunakan produk ini waktu yang Ladies perlukan untuk berdandan jadi relatif lebih singkat.

True-Match-Mineral_slider_1

 

Kemasan dari foundation ini juga tergolong ringkas, karena buffing brushnya sudah menyatu di bagian tutupnya. Tapi ingat, meski demikian sisihkan waktu untuk mencucinya juga ya Ladies. Karena jangan sampai kita memakai brush yang tidak dicuci secara terus menerus untuk mengaplikasikan makeup ke wajah kita. Bayangkan bakteri dan kuman yang menempel dan terselip di antara helaiannya, hiiiy!

 

 

 

Foundation ini sebetulnya memiliki 12 shade, tapi yang masuk dan dijual di Indonesia hanya 4 shade saja. Shade yang saya miliki adalah Natural Beige. Pada kulit saya shade ini tergolong lebih terang dan lebih pink undertone. Hal tersebut terjadi bukan karena shade ini memiliki pink undertone, tapi karena pada dasarnya kulit saya memiliki yellow undertone, sehingga jika memakai foundation berundertone netral (warna pink dan yellownya seimbang) maka akan terlihat seakan-akan foundation yang saya pakai jadi lebih pink. Tapi jangan khawatir, Ladies.. hal tersebut bisa “disembunyikan” dengan pemakaian bronzer atau blush on kok.

loreal true match mineral

 

 

Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa foundation ini dilengkapi oleh buffing brush, itu berarti cara pemakaian dari foundation ini adalah dengan cara di buffing. Teknik buffing adalah teknik dimana mengaplikasikan foundation dengan menggunakan brush yang sesuai dengan gerakan memutar dan menekan dengan cepat, sehingga hasilnya adalah coverage yang lebih tinggi namun tidak terlihat cakey atau retak karena warna foundation seakan menyatu dengan warna kulit. Jadi ingat, caranya adalah memutar dan menekan, bukan mengoles yaa.

 

 

 

Hasil akhir dari pemakaian foundation ini adalah natural dengan sedikit glowy (lihat gambar terakhir di tutorial di link ini). Efek glowy yang terjadi bisa jadi karena kandungan SPF yang ada di dalamnya. Bagusnya lagi, karena foundation ini berjenis mineral, maka kemungkinan besar cocok dipakai oleh kulit yang sensitive atau yang sedang berjerawat (seperti saya, yang sigh kayanya berjerawat terus sepanjang masa, huhuhu).

 

 

 

Foundation ini memang tidak mengklaim dirinya sebagai foundation yang waterproof. Tapi dari pengalaman saya, foundation ini masih tetap terlihat “jejak”nya walaupun saya sudah membasuh muka berkali-kali. Selain itu, ketahanan pemakaiannya cukup mengagumkan, yaitu sekitar 8-12 jam.

 

 

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Powder Power!


Hai Ladies..

 

 

 

Pastinya Ladies tau dong apa itu bedak atau powder. Semua Ladies, mau yang suka dandan atau yang bener-bener cuek, minimal pernah pakai bedak di wajahnya satu kali dalam hidupnya, betul ga? Nah, seiring dengan perkembangan di industri kosmetik, jenis bedak pun jadi bermacam-macam. Jika dulu kita hanya tau bedak tabur dan bedak padat saja, nah sekarang variannya bertambah banyak. Selain itu fungsi, teknik pengaplikasian, teksturnya pun semakin marak. Well, kali ini saya akan membahas mengenai berbagai jenis bedak dan fungsinya pada umumnya. Sooo, kita mulai aja yaa..

 

 

powders

Pertama, apa itu bedak? Menurut saya, bedak adalah salah satu jenis kosmetik yang multi fungsi, karena bisa dipakai untuk mengeset foundation, sebagai dasar dalam mengaplikasikan contour, bronzer, highlight, dan blush yang bertekstur padat, sebagai kosmetik yang dipakai begitu saja, tanpa tambahan kosmetik yang lain, merupakan produk untuk membuat wajah bebas kilap, mampu membuat eyeshadow yang digunakan lebih terbaur, sebagai produk yang dapat membantu menetralkan blush on atau contour yang terlalu tajam, membuat lipstik yang memiliki tekstur creamy menjadi matte, sebagai pengganti sampo kering, membantu dalam mengurai dan membuat sasakan rambut lebih mudah, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak fungsi yang saya sebutkan tadi, sudah pasti bedak merupakan barang penting dan wajib ada di setiap tas kosmetik atau meja rias Ladies.

 

 

 

Sekarang kita beralih ke jenis pertama dari bedak/powder, yaitu loose powder (bedak tabur) dan compact powder (bedak padat). Dahulu, ada orang yang bilang gini : pakai dulu yang tabur, lalu yang padat. Sekarang : pakai yang mana aja terserah, karena tabur atau padat adalah teksturnya, yang lebih penting adalah formula yang terkandung di dalamnya. Tapi, bedak tabur dan bedak padat itu apa sih?

 

TranslucentFacePowder1-600x600

 

Bedak tabur biasanya dikemas dalam tabung, botol, atau stoples kecil. Bedak ini memiliki konsistensi yang amat halus, partikel yang amat kecil, dan biasanya memiliki daya cover yang cukup tipis. Selain itu, biasanya bedak tabur itu mudah berantakan. Oleh karena itu, pemakaian bedak tabur adalah di rumah dan tidak diperuntukan untuk dibawa kemana-mana (walaupun bisa aja sih, resiko tanggung sendiri).

 

5867704_B_V166

 

Sedangkan bedak padat biasanya dibuat dengan cara ditekan sehingga bentuknya menjadi padat dan dikemas dalam tempat yang sesuai dengan bentuknya. Bedak ini biasanya mengandung partikel yang lebih besar dan pemakaian yang terlalu banyak/tebal membuat tampilan wajah jadi lebih “berat” a.k.a menor. Jadi memang perlu berhati-hati dalam pengaplikasian bedak padat. Karena bedak ini tidak seberantakan bedak tabur, maka bedak ini cocok dibawa kemana-mana dan untuk touch-up saat dibutuhkan.

 

10664494-1415785802-604074

 

Lalu ada yang disebut translucent powder dan tinted powder, apakah gerangan? Translucent powder adalah jenis bedak yang memiliki tampilan akhir yang transparan. Seperti namanya : translucent, yang artinya tembus cahaya, pemakaian bedak translucent tidak membuat warna kulit menjadi lebih cerah atau lebih gelap, tapi sesuai dengan warna kulit asli atau warna foundation yang ada di bawahnya.

 

tumblr_inline_mh5k5eqBNA1qdetvy

 

Sedangkan tinted powder adalah jenis bedak yang memiliki sedikit warna di dalamnya. Seperti yang banyak dijual di Indonesia, dimana bedak memiliki warna dengan pink, yellow atau neutral undertone, yang mampu membuat warna kulit menjadi lebih cerah atau gelap. Itu merupakan contoh dari tinted powder. Saya biasanya memakai tinted powder untuk menyeimbangkan warna foundation yang ada di bawahnya : jika foundation terlalu terang, maka tinted powdernya lebih gelap, atau sebaliknya.

 

laura-marcier-powder

 

Selanjutnya, ada istilah setting powder dan finishing powder, lalu apa bedanya? Setting powder biasanya adalah bedak tabur atau bedak padat biasa yang baik formula maupun daya covernya ringan dan mampu membuat wajah bebas kilap. Setting powder berguna untuk mengeset foundation/concealer/bb/cc cream yang telah diaplikasikan sebelumnya agar tidak bergeser atau meleleh.

 

 

2254920

Kemudian finishing powder, adalah, seperti namanya, dipakai di akhir pengaplikasian makeup (atau minimal, dipakai setelah pemakaian setting powder). Gunanya adalah untuk membuat tampilan jadi lebih halus, pori terlihat lebih kecil, garis-garis halus wajah jadi lebih tidak kentara, dan membuat tampialn keseluruhan jadi ekstra sempurna. Memang, penggunaan finishing powder ini bisa jadi tidak di setiap hari, karena ribet dan tampak wajah kita menggunakan terlalu banyak lapisan. Tapi jika Ladies ingin hasil foto atau videonya bagus, maka penggunaan finishing powder membuat hal tersebut jadi lebih mungkin. Salah satu contoh finishing powder adalah HD powder yang memang berfungsi untuk membuat wajah tampak high definition tapi tetap terlihat halus.

 

 

Foundation-powder-face-mineral-makeup-shade-medium-skin

Terakhir adalah powder foundation. Nah, bedak jenis ini adalah foundation namun berbentuk bedak. Bedak ini seperti tinted powder namun memiliki daya cover yang lebih tinggi, sehingga Ladies bisa jadi tidak perlu menggunakan cream/liquid foundation terlebih dahulu. Powder foundation sendiri bisa jadi terdiri dari tekstur loose dan compact, dan fomula biasa atau mineral. Saya pribadi biasanya menggunakan powder foundation jika sedang malas berlama-lama berdandan atau ingin tampilan terpoles namun dengan waktu yang cukup singkat.

 

 

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

ULTIMA II Wonderwear™ Pressed Powder : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Review sekarang beneran singkat deh, karena produk yang akan saya bahas pada dasarnya produk biasa yang punya fungsi biasa, kita mulai ya..

 

 

 

Jadi gini, awalnya karena ada temen yang nanya, saya pakai bedak apa. Well, untuk menjawabnya, sebetulnya saya agak bingung juga. Maklum, bagi yang udah biasa berkecimpung di dunia makeup, kalo ditanya gitu malah suka balik nanya : bedak yang mana nih? Translucent? HD? Setting? Finishing? Powder foundation? Pressed powder? Atau apa? Dan biasanya si yang nanya juga jadi bingung juga, hehehe.. Tapi untuk menjaga perasaan si yang nanya, akhirnya, tanpa nanya balik, saya bilang bedak saya adalah merek yang akan saya bahas kali ini. Sooo, ini dia..

 

5867704_B_V166

 

Adalah Ultima II Wonderwear™ Pressed Powder yang merupakan bedak touch-up saya di penghujung hari. Yess, mungkin ada beberapa Ladies yang bertanya-tanya, apa bedanya sih segala macam powder yang saya sempat sebutkan di atas? Well, jawabannya, mungkin ada di beberapa post selanutnya. Tapi yang akan saya bahas sekarang adalah produk ini.

 

 

 

Nah, bedak ini adalah bedak padat seri Wonderwear™ dari Ultima II, yang memilki 3 shade yang terdiri dari neutral, neutral, dan neutral. Bedanya? Neutral 01 memiliki pink undertone, neutral 03 memiliki neutral undertone, dan neutral 04 memiliki yellow undertone. So, pengertian neutral disini mungkin lebih ke arah “medium tone” kali yah, bukan ke “neutral undertone” (ngerti kan? Maksudnya, neutral disini bicara tentang warna, dan bukan rona. Oke, masih bingung juga, klik ini untuk tahu apa itu rona dan apa itu warna, hehehe..).

 

 

 

Tidak seperti powder foundation, bedak padat ini tidak memiliki kandungan foundation di dalamnya dan formulanya pun tergolong ringan. Oleh karena itu, saya lebih suka menggunakannya untuk mengeset foundation saya yang memiliki light coverage, atau untuk touch up setelah makan siang.

 

 

 

Pada gambar di bawah ini, Ladies bisa melihat (yang paling jelas di bagian hidung) hasil pemakaian dari bedak ini. Gambar sebelah kiri, saya menggunakan foundation dengan daya cover ringan (produk yang dimaksud ada di link ini) dan gambar sebelah kanan saya menggunakan bedak ini. Dari gambar tersebut, jelas terihat bahwa hasil pemakaian bedak ini tidak kentara, terlihat natural, tidak berat maupun cakey, namun hasilnya tetap me-mattifying sehingga terlihat lebih segar.

ultima ii wonderwear pressed powder

 

 

Bedak ini memiliki puff untuk mengaplikasikannya, tapi saya sendiri lebih menyukai menggunakan brush. Bukan apa-apa, menurut saya puff itu hanya sekali pakai, sulit dibersihkan, dan jika tidak dibersihkan, bayangkan kuman-kuman yang berkembang biak di sana dan menempel di kulit kita saat kita menggunakannya. So, karena alasan kebersihan, saya lebih memilih kabuki atau tapered brush dengan jenis retractable (karena bedak ini selalu ada di tas saya, jadi jenis brush-nya pun harus yang memiliki tutup) untuk mengaplikasikannya.

 

 

 

Well, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

La Tulipe Travel Palette European Beauty : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya mau mereview salah satu palet yang isinya cukup lengkap, packagingnya cukup lucu, dan kualitasnya cukup oke. Oke kita mulai aja yaa..

 

Palet yang saya maksud adalah La Tulipe Travel Palette. Edisi Travel Palette ini sebetulnya ada dua jenis, yaitu Asian Beauty dan European Beauty. Perbedaan keduanya terletak di warna eyeshadow dan lipstik (dan mungkin bedak juga). Saya sendiri lebih memiliki European Beauty karena warna-warna yang ada di dalamnya terkesan lebih fierce dan smokey. Sedangkan seri Asian Beauty, menurut saya, lebih soft dan natural, dan kurang playful kalo saya bilang.

20160208_164013

Anyway, isi palet European Beauty ini terdiri dari 4 eyeshadow, 2 lipcolor, 1 blush, dan 1 powder foundation a.k.a function cake.Tekstur eyeshadow yang ada di palet ini terdiri dari shimmer dan matte. Sedangkan untuk lipcolornya, ada yang bertekstur creamy dan bershimmer. Lalu, tekstur untuk blush on adalah soft reflect.

 

Bisa dilihat di gambar di bawah ini bahwa eyeshadow yang memiliki tekstur shimmer dan terasa buttery adalah yang berwarna champagne dan bronze, sedangkan eyeshadow bertekstur matte dan cukup velvety adalah yang berwarna hitam dan coklat tua. Lipcolor yang bertekstur creamy adalah yang berwarna peachy nude, sedangkan yang memiliki reflect warna merah cerah adalah yang berwarna crimson. Blush on yang di palet ini extremely pigmented dan berwarna peach, warnanya hampir mirip dengan lipstik peachy nude. Terakhir, powder foundationnya berwarna kira-kira 2 tingkat lebih cerah dari kulit saya dan memiliki yellow undertone.

20160208_151758

 

Pendapat saya mengenai semua jenis makeup yang ada di palet ini pada dasarnya bagus. Saya amat terkesan dengan pigmentasi dan kemampuan setiap makeup untuk di blend. Apalagi eyeshadow yang berwarna hitam, warnanya yang opaque dan benar-benar pekat membuatnya bisa dijadikan sebagai pengganti eyeliner. Yang mana, hal tersebut adalah bagus, karena artinya kita hanya butuh palet ini untuk membuat tampilan riasan yang cukup dramatis seperti cat eyes.

 

Selain eyeshadow hitam, yang paling saya suka adalah lipstik warna crimson. Oooh, lipstik ini memiliki warna yang fantastis dan tahan lama, karena warnanya menempel (stain) pada bibir sehingga mampu bertahan hingga 4-5 jam. Namun tetap saja, yang namanya lipstik, perlu di touch up agar wajah terlihat segar kembali.

 

Sebetulnya, bagi beberapa orang, mungkin warna eyeshadow coklat tua yang ada di palet ini cocok untuk dijadikan eyebrow powder. Tapi tidak bagi saya. Menurut saya, warna coklat tua yang ada di palet ini kemerahan dan tampak nabrak dengan warna bulu alis asli saya.

 

Justru yang saya tidak suka dalam palet ini adalah powder foundationnya. Pada dasarnya saya memang tidak begitu suka dengan powder foundation dari La Tulipe, karena bagi saya powder foundation tersebut terasa patchy, kasar, dan mudah luntur. Tapi ya sudahlah, dari sananya memang sudah satu paket dengan isi palet yang lainnya.

 

Saya sebetulnya memiliki tutorial lengkap dengan menggunakan palet ini, yang akan saya share sekitar minggu depan. So, stay tune, Ladies..

 

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Correcting Purple Discoloration


Hai Ladies..

 

 
Kali ini saya mau menjabarkan step yang cukup simpel dalam mengoreksi ketidakseimbangan warna kulit yang keunguan. Kita mulai yaa..

 

 
Warna kulit keunguan pada wajah umumnya berada di bawah mata (yang biasa kita sebut sebagai dark circle) dan di sekitar mulut. Untuk kasus tertentu, misalnya luka lebam yang masih berwarna keunguan, juga bisa disamarkan dengan langkah-langkah yang ada di bawah ini. Oh iya, jika dark circle, discoloration, dan lebam yang Ladies miliki berwarna kebiruan, maka mungkin corrector yang dipakai akan berwarna lain, tidak seperti yang ada di postingan ini yaaa..

 

 
Oke, pertama-tama, setelah mencuci wajah hingga bersih dan mengaplikasikan skin care, maka jangan lupa pula untuk mengaplikasikan face primer pada kulit sebagai alas dari kosmetik yang akan dipakai selanjutnya. Face primer juga membantu untuk menahan minyak alami wajah yang dapat membuat kosmetik yang dipakai meleleh atau menggumpal.

20160122_210158

 
Setelah itu, aplikasikan corrector warna jingga. Kenapa? Karena dark circle saya memiliki undertone ungu. Berdasarkan lingkaran warna, dimana ungu berseberangan dengan jingga, yang artinya warna ungu bertolak belakang dengan warna jingga. So, untuk menetralkan warna ungu, maka kita membutuhkan warna jingga. Make sense, lol!

20160122_210327

 
Kemudian aplikasikan concealer atau foundation yang memiliki coverage yang full untuk menutupi warna jingga yang telah diaplikasikan sebelumnya, sekaligus untuk meratakan warna kulit. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik (dimana warna jingga tetap menutup warna ungu tapi foundation juga terbaur sempurna), ratakan daerah yang terkoreksi ini dengan menggunakan spons basah atau kuas foundation yang memiliki bulu yang lebat dan rapat.

20160122_210548

 
Terakhir, set bagian yang terkoreksi itu dengan setting powder (atau bisa juga translucent powder). Kemudian aplikasikan setting spray agar makeup Ladies tetap di tempatnya, tidak bergeser ataupun meleleh.

20160122_211248

 
Yapp, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!