How To Sheen From Within


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin membahas mengenai produk yang saya gunakan untuk membuat kulit tampak cerah dari dalam. Ya, ya.. sebetulnya cara yang alami membuat kulit cerah dari dalam adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, seperti berolahraga dan aktif bergerak, banyak makan sayur dan buah, tidur cukup, dan menerapkan cara coping yang tepat terhadap stress. Tapi disini kita bicara tentang makeup, okay? So, mari kita bahas makeup.

Salah satu cara yang saya gunakan untuk membuat kulit glowing dari dalam adalah dengan menggunakan cream highlighter. Penggunaan cream highlighter adalah cara yang instan dan menyenangkan. Karena pada dasarnya kita bisa mencampur cream highlighter dengan lotion, moisturizer, primer, atau foundation. Dengan memadukan tekstur cream highlighter dengan lotion dkk, maka kilau dari highlighter akan melting dan menyatu dengan produk yang dicampur tersebut.

Hasilnya? Jika mencampurkan cream highlighter dengan lotion maka jelas kulit tubuh kita akan terlihat lebih glowing dan sehat. Sementara jika mencampurkan cream highlighter dengan produk/skincare/makeup wajah, maka jangan lupa untuk mengesetnya dengan bedak untuk mendapatkan hasil maksimal. Mengapa? Jika tidak mengesetnya dengan bedak, maka tekstur kulit dan pori-pori kulit wajah akan lebih jelas terlihat dan pada dasarnya Ladies akan terlihat seperti Tin Man, hahahaha.. So untuk membuatnya terlihat lebih natural dan halus, Ladies harus mengesetnya dengan bedak (bisa bedak tabur, bedak padat, bronzer, blush, atau contour, intinya adalah tekstur makeup kering).

Berikut adalah cream highlighter yang saya gunakan untuk membuat kulit saya terlihat glowing, sehat, dan bahagia. Meski demikian, saya mohon maaf karena tidak bisa memberikan swatch karena saya tidak bisa menampilkan berbedaan yang signifikan saat cream highlighter ini sudah melting dan menyatu dengan kulit saya. Yang saya lihat hanya glow, sheen, dan beam yang cantik dari dalam kulit. Here we go :

Produk pertama adalah Catrice Liquid Luminizer Strobing Pen dalam shade Sleepingcatrice-liquid-luminizer-strobing-pen-010-sleeping-beautys-rose-35ml Beauty’s Rose. Ini adalah cream highlighter berwarna pale pink yang sedikit tricky jika dipakai sebagai highlighter wajah. Saya harus menggunakannya betul-betul sebagai dasar foundation. Karena jika saya mengaplikasikan di atas foundation, maka foundation saya akan bergeser dengan aneh di tempat teraplikasikannya highlighter ini. Highligher ini berbentuk pena dan cara mengeluarkan produknya adalah dengan diputar dibagian bawahnya dan produk akan keluar dari sela-sela kuas yang ada di atasnya. Saya kurang paham dengan formula yang ada di highlighter ini, tapi setiap kali saya memutar bagian bawah tersebut, maka yang keluar dari kuasnya adalah cairan mirip minyak (cairan ini yang membuar foundation saya bergeser aneh) lalu kemudian baru cream highlighter yang teksturnya cukup kasar. So, cara yang paling pintar untuk menggunakan produk pada wajah adalah dengan mengeluarkannya pada mixing pallete atau permukaan lainnya, dan mengaplikasikannnya dengan menggunakan beauty sponge. Meski demikian, produk ini cukup tahan air loh, Ladies..

081555965822Produk kedua adalah LA Girl Velvet Highlight dalam shade Radiance, yang merupakan warna light champagne yang cukup subtle dan tidak terlalu blinding. Ini adalah highlighter dengan bentuk stick yang amat mudah digunakan baik sebelum maupun setelah foundation. Teksturnya yang cukup kering membuat highlighter ini mudah dibaurkan di atas tekstur bedak.

Produk selanjutnya adalah Face Recipe Contour Stick Highlight dalam shade Medium. Ini adalahIMG_6537 dua produk dalam satu kemasan. Amat handy, karena terdiri dari contour stick di bagian atas dan cream highlighter di bagian bawah. Warna highlighternya dalam shade Medium adalah pale champagne. Menurut saya highlighter ini pun lumayan tricky, karena aplikatornya cukup sulit menjangkau banyak  cream highlighter dalam satu waktu, sementara formula produknya sendiri yang cukup cepat mengering. Saat sudah kering, highlighter ini sulit dibaurkan. Sehingga cara yang pintar untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengocok hingga cream highlighter turun terlebih dahulu ke dekat mulut botol (so, Ladies tidak perlu dua kali menjangkau produk) dan setelah diaplikasikan, segeralah membaurkannya sebelum kering.

l.a-girl-highlighterProduk keempat adalah LA Girl Pro Conceal HD dalam shade Highlighter. Ini merupakan satu-satunya highlighter yang nyasar di seri concealer dari LA Girl. Highligher ini berwarna white pearl. Hal yang saya sukai dari highlighter ini adalah tampilan akhirnya yang halus dan hanya terdiri dari full sheen saja, sehingga tampak begitu natural. Karena warnanya yang amat pucat, saya lebih suka membaurkan highlighter ini dengan primer, sehingga kepucatannya berkurang dengan teraplikasinya foundation, blush, dan sebagainya di atasnya.F-0022_New_Square

Selanjutnya adalah City Color Glowing Complexion Illuminating Cream dalam shade Universal. Ini adalah warna warm champagne. Saya lebih suka memadukan produk ini dengan lotion dan membaurkannya di lengan dan kaki saya karena formulanya yang cepat menyerap, produknya yang banyak dalam satu tube, dan warnanya yang cocok dengan dengan kulit saya yang sawo matang terang (?!).

Maybelline-Master-Strobing-Cream-Highlighter-Pink-Review2-e1518887573257Cream highlighter terakhir yang akan saya bahas disini adalah Maybelline Master Strobing Cream dalam shade Pink. Ini adalah warna super pale pink yang cukup blinding. Sama seperti produk keempat, saya lebih suka menjadikan produk ini sebagai dasar sebelum memakai foundation. Tapi juga berbeda dengan produk keempat, saya hanya memakai cream highlighter ini di bagian pipi dan tulang pipi saja. Mengapa? Karena warnanya yang pink dan memiliki cool undertone, tidak begitu cocok jika digunakan di seluruh permukaan wajah.

So yeah, itulah cara saya untuk mendapatkan kulit yang tampak berkilau dari dalam. Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Easy Makeup Tutorial (For Traveller)


Hai Ladies..

 

 

 

Jadi gini, pagi ini saya chatting dengan salah satu teman diklat, yang beberapa minggu lalu saya ikuti. Lalu karenanya saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial makeup yang simpel (oke, ini simpel menurut saya ya..) dengan menggunakan produk yang tergolong ga begitu banyak. Selain itu, dandanan ini memang saya pakai selama diklat, karena saya tergolong malas membawa seabreg makeup saat travelling. Sooooo, kita mulai.

 

 

 

Oke, mungkin saya bisa dibilang bohong dengan mengatakan malas membawa seabreg makeup, karena faktanya saya membawa seabreg skincare. Karena apa? Saat travelling, kita tidak tahu keadaan cuaca, air, kelembapan udara dan sebagainya, dari kota yang kita tuju, yang pada dasarnya hal-hal tersebut  berpengaruh pada kulit kita. Jadi untuk menghindari kerusakan/jerawat/kekeringan/kekucelan pada kulit, terutama kulit wajah, ya mau ga mau saya membawa seabreg skincare yang terdiri dari sabun muka, toner, pre-serum, serum, face mist (lihat DIY-nya disini), moisturizer (review dan swatchnya disini), dan sun screen (ya, salah satu produk yang saya sebutkan disini). Ya ya ya.. beberapa mungkin bilang saya agak lebay dengan semua skincare ini. Tapi plis deh, bukannya lebay, saya cuma high maintenance aja, hahahahaha, just kidding 😛

1

 

 

Well, ini tutorial sesungguhnya. Pertama-tama, setelah selesai mengaplikasikan semua skin care, saya membentuk alis mata saya dengan Sarange Automatic Brow Pencil (review, swatch, dan tutorialnya ada disini). Kemudian saya aplikasikan eyeshadow warna coklat L’oreal V-Sculptor (review, swatch, dan tutorialnya juga ada disini) dan saya baurkan warna di ujung-ujungnya dengan menggunakan blending brush, sehingga mata terlihat lebih berdimensi. Kemudian saya gambarkan winged eyeliner dengan menggunakan L’oreal Black Laquer (jangan bosan, Ladies, tapi review dan swatchnya ada disini) dan sampai disini, riasan mata selesai dulu (nanti dilanjut lagi).

2

 

 

Lalu, kita kembali ke daerah wajah. Sebelum mengaplikasikan dekorasi/makeup wajah apapun, saya aplikasikan face primer favorit saya, yaitu Blur Cream dari L’oreal (review dan swatchnya lihat disini). Setelah itu, wajah saya menjadi matte seketika dan siap untuk diaplikasikan produk lainnya. Kemudian, untuk foundation saya menggunakan mineral powder foundation (review menyusul). Saya memakai produk ini karena praktis, medium coverage, dan tahan lama. Kemudian saya membutuhkan contour untuk menambah dimensi pada wajah saya. Oleh karena itu, saya menggunakan blush on dari Pure Glow (review dan swatch disini) sebagai contour.

3

 

 

Lalu kembali ke makeup mata, saya aplikasikan mascara The Magnum dari Maybelline (review and swatch disini) agar mata saya terlihat lebih segar dan terbuka. Kemudian, saya aplikasikan highlight Mary Loumanizer dari The Balm (sori, Ladies, tapi produk ini ga akan saya bahas, jadi googling aja di tempat lain, hehehe) di sepanjang batang hidung, cupid’s bow dan sudut tertinggi di daerah tulang pipi. Kemudian, saya aplikasikan lipstik warna fuschia dari seri L’oreal Pure Reds sehingga tampilan wajah saya secara keseluruhan tampak lebih cerah (review dan swatch ada disini).

4

 

 

Terakhir, saya semprotkan setting spray All Nighter dari Urban Decay (sori, tapi ini juga tidak akan saya review ya, Ladies..) beberapa kali agar makeup saya lebih awet dan tahan badai XD.

 

 

5

So, yaaaa stepnya mungkin terlalu banyak bagi beberapa orang. Tapi untuk saya pribadi, step ini cukup simpel karena tidak ada correcting, concealing, baking, atau blushing on. Karenanya, saya bisa menyelesaikan semua step ini dalam waktu 5-10 menit aja (jadi ini simpel, iya kan? Iya kan???).

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat bagi Ladies yang mau travelling tapi ga mau bawa makeup banyak (tapi rela bawa seabreg skincare, LOL). Thanks and take care. Smooch!

Semi-Heavy Glam Tutorial


Hai Ladies..

 
Kali ini saya hanya ingin membuat pictorial mengenai correcting discoloration, foundation routine, highlighting, dan contouring. Well, sebetulnya saya sudah beberapa kali menjelaskan step by step ini di beberapa postingan saya yang terdahulu. So, kali ini saya hanya mengulang saja.

 
Pertama-tama, makeup mata yang saya aplikasikan bisa dilihat disini langkah demi langkahnya. Kemudian, sebetulnya saya sebetulnya tidak terlalu puas dengan hasil foto kali ini, karena pada bagian foundation dan selanjutnya, entah mengapa kamera saya tampak kurang fokus dan sedikit ngeblur sehingga wajah saya pun terlihat super mulus, hahahaha… Namun pada hasil akhir, fotonya sejernih awal sehingga Ladies bisa melihat perbedaan tampilan awal yang tanpa foundation dan tampilan akhir yang menor berat tapi wearable untuk dipakai ke pesta, LOL. Oke, kita mulai.

 
Seperti biasa, sebelum menggunakan dekorasi apapun pada wajah, hendaknya aplikasikan krim SPF, moisturizer, dan primer sehingga kulit kita terjaga dari sinar UV, tetap lembab, dan foundation yang kita gunakan tidak menyumbat pori-pori wajah, meratakan warna kulit, dan menyamarkan kerutan yang ada. Btw, review dari moisturizer dan primer yang saya gunakan disini bisa dilihat disini dan disini.

2
Kemudian saya aplikasikan corrector warna hijau di bagian wajah saya yang kemerahan seperti di bawah hidung, sekitar pipi, dan bagian wajah saya yang sedang berjerawat. Kemudian corrector warna kuning di bagian-bagian berwarna keunguan seperti bekas jerawat dan flek. Terakhir corrector warna oranye muda di bagian bawah mata. Kemudian saya membaurkan semuanya dengan menggunakan blending sponge yang sudah dibasahi. Kemudian, saya menutupi bagian –bagian yang tadi sudah terbaur tadi dengan menggunakan concealer sehingga warna kulit saya “kembali” seperti semula.

3
Selanjutnya karena saya sudah cukup banyak menggunakan creamy products, maka untuk foundation saya gunakan yang berjenis liquid dan memiliki coverage ringan hingga sedang. Kemudian saya baurkan dengan menggunakan blending sponge yang sama (Oke, disini foto before-after blending mulai blur yaaa..). Lalu saya aplikasikan highlight di sepanjang batang hidung, sedikit di bagian dahi, bawah mata, dagu, dan rahang dan baurkan kembali dengan menggunakan sponge tersebut. Oh iya, highlight yang saya pakai disini sebetulnya concealer yang warnanya terlalu terang, yang pernah saya bahas disini.

4
Lalu, saya setting semua produk liquid dan creamy yang sudah ada di wajah saya dengan translucent powder. Kemudian saya meng-contour tulang pipi dan hidung saya dengan menggunakan produk contour yang berjenis pressed powder (jadi bukan cream contour). Lalu saya aplikasikan blush on warna mauve terang di sekitar apple of the cheek. Terakhir, saya aplikasikan lipstik warna nude yang dilapisi lip gloss warna peach. Oh iya, tidak lupa, saya aplikasikan shimmery highlight sebagai sentuhan akhir di bagian ujung hidung, cupid’s bow, dan bagian tertinggi dari pipi saya.

5
Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

L’oreal Revitalift Magic Blur : Review, Swatch, and How To


Hai Ladies..
Kali ini saya mau mereview mengenai moisturizer yang selama beberapa bulan ini menjadi favorit saya. Adalah L’oreal Revitalift Magic Blur yang saya pakai setiap hari di pagi dan siang hari. Yu, kita mulai reviewnya.

wpid-images.jpeg
Produk ini merupakan moisturizer yang dipakai di pagi dan atau siang hari alias day cream. Seri Revitalift memang punya beberapa moisturizer, yang menurut saya cukup membingungkan karena satu varian dengan varian lainnya memiliki beberapa persamaan tapi juga perbedaan yang unik. Well, setelah menghabiskan waktu hampir setengah jam dengan mba-mba SPG L’oreal, akhirnya saya memutuskan membeli produk ini karena menurut saya paling sesuai dengan karakteristik kulit wajah saya.
Sekali lagi, pada dasarnya ini adalah moisturizer untuk pagi dan siang hari. Namun yang berbeda dan membuatnya unik adalah teksturnya yang menyerupai gel atau silicon yang terasa lembut dan formulanya yang katanya dikhususkan untuk dipakai oleh Ladies yang memiliki kulit berminyak. Selain itu, saat diaplikasikan (katanya) produk ini dapat membuat pori-pori wajah yang besar dan kerutan terlihat samar secara instan. Kelebihan lainnya adalah produk ini memiliki tampilan akhir matte, yang menurut saya unik karena biasanya moisturizer yang tergolong produk anti aging biasanya memiliki tampilan akhir yang terlihat basah.
Perbedaannya dapat dilihat di link ini atau pada gambar di bawah, dimana pada keadaan before saya menggunakan krim SPF yang membuat kulit saya ampun-ampunan terlihat berminyak. Kemudian pada keadaan after saya menggunakan L’oreal Revitalift Magic Blur yang memang membuat wajah saya matte secara instan. Mengingat produk ini mengklaim dirinya bisa membuat pori-pori wajah terlihat mengecil dan kerutan pun terlihat samar, maka rupanya matte finish inilah yang menjadi kuncinya. Karena seperti yang pernah saya bahas sebelumnya di link ini, bahwa pori-pori dan kerutan bisa makin jelas terlihat jika makeup yang kita pakai memiliki kesan berkilau, shiny, atau dewy. So, jika suatu produk kosmetik memiliki matte finish, maka semua pori-pori yang besar dan kerutan otomatis akan tersamarkan.

loreal magic blur
Nah, jadi intinya apa betul produk ini memang bisa membuat pori-pori mengecil dan kerutan tanda penuaan lebih tersamarkan? Well, untuk hal itu saya belum tahu pasti, karena yang namanya skin care atau perawatan kulit memerlukan waktu untuk dapat terlihat perubahannnya. Saya pribadi baru menggunakan produk ini selama dua bulan saja. Maka perbedaannya mungkin tidak akan terlihat dengan jelas. Yang jelas, saya menyukai produk ini di rangkaian skin care saya karena beberapa alasan yang saya kemukakan di atas.
Anyway, seri Revitalift memang sebenarnya produk anti-aging dan produk anti-aging biasanya digunakan oleh wanita yang sudah berumur 30 tahun atau lebih. So, saya baru 28 tahun, ko pakai? Sebetulnya penuaan itu tidak terpatok usia. Kerutan, pori-pori besar, dan flek hitam bisa timbul di usia dewasa manapun. Saya pribadi memiliki kulit yang cenderung berminyak, wajah saya minim kerutan tapi memiliki beberapa flek hitam akibat bekas jerawat dan sering panas-panasan, dan jelasssss pori-pori wajah saya besar. Saya menggunakan produk ini untuk melengkapi rangkaian skin care saya dan sekaligus untuk mencegah kerutan, flek, dan pori-pori besar yang mungkin intensitasnya akan lebih parah di tahun-tahun mendatang. Terlebih lagi, matte finish yang ditampilkan setelah mengaplikasikan produk ini membuat makeup yang saya gunakan selanjutnya terasa lebih mudah dibaurkan dan lebih awet. Meski demikian, produk ini tetap moisturizer yaaa, bukan makeup primer, hehehe..
Oh iya, cara menggunakan L’oreal Revitalift ini pun sedikit berbeda dengan moisturizer pada umumnya. Karena teksturnya yang lembut, seperti gel, dan transparan begitu menyentuh kulit, maka dalam pengaplikasiannya produk ini cukup diratakan saya di seluruh wajah dan tidak perlu dipijat-pijat hingga menyerap. Biarkan formulanya menyerap dengan sendirinya. Lagipula memijat wajah konon katanya bisa membuka pori-pori dan menambah produksi minyak alami wajah (lihat link ini untuk lebih jelasnya), yang sebetulnya kita hindari karena kita menginginkan performa matte finish dari produk ini.
Well, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Make Your Own Face Mist


Hi Ladies..
This time I want to share about DIY Face Mist that I made last month, and FYI, this is pretty awesome! But we need more material than the face mist I’ve share before (click here for more info). However, I think this face mist feels more refreshing and has more benefit. So, let’s get started..
Okay, these are what we need :
• Spray bottle, I used a 30 ml bottle and it was last for a week.
• Warm water
• Aloe vera gel
• Vitamin C serum
• Vitamin E oil
• Tea tree oil
Now, just mix all the ingredients by using the following ratios :
aloe vera: Vitamin C: Vitamin E: tea tree = 3 ml: 1 drop: 1 drop: 1 drop
Then the rest is warm water. After that shake the spray bottle to dissolve and blend all ingredients. Face mist was ready to use and can last for two weeks.
These are the benefits of this face mist:
– Aloe vera soothes and cooling the skin
– Vitamin C makes the skin look brighter and glowy
– Vitamin E makes the skin more elastic, moist, as well as extending the expiration of face mist
– Tea tree makes acne dries quickly (because of this function, the tea tree oil is optional, specifically for acne prone skin).
I use this mist face after cleansing the skin and before using cream SPF and moisturizer. I also use it every morning and evening. After one month of using it, I felt my skin more radiant, more supple, and reasonably free of acne than ever before.Since I have an oily face, this face mist is suitable for me.
Yep! So this post. Hope it is useful. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

How To Look Younger


Hai Ladies..

 
Kali ini saya mau menjabarkan langkah-langkah bagaimana terlihat lebih muda dengan menggunakan makeup. Beberapa orang bilang bahwa menggunakan makeup membuat orang terlihat lebih tua, lebih berumur, dan tidak sesuai dengan usianya. Namun, menurut saya, tidak demikian. Penggunaan makeup yang sesuai, teknik pengaplikasian yang tepat, dan jenis kosmetik yang digunakan berperan cukup penting dalam membuat kesan wajah menjadi lebih tua, lebih muda, lebih terpoles, dan lebih kucel (ih seriusaaan, pengaplikasikan makeup yang ceroboh bisa membuat wajah terlihat lebih kucel loh!).

 
Menurut saya, seseorang terlihat lebih muda jika kulit wajahnya tampak mulus, glowy dan merona cerah, tidak terlihat kerutan dan flek, dan tidak menggunakan makeup yang terlalu dramatis. Intinya, yang akan saya kreasikan sekarang adalah clean look/no makeup makeup look/everyday look, oh you name it! Disini saya menggunakan beberapa produk favorit yang mungkin akan saya tuliskan reviewnya di kemudian hari dan ya, let’s get started!

 
Pertama-tama, biasanya setelah membersihkan wajah dengan menggunakan facial foam dan diikuti face mist (yang cara pembuatannya bisa dilihat disini), saya menggunakan krim SPF. Krim yang saya gunakan memiliki kandungan SPF 30 yang cukup melindungi kulit saya selama 4-8 jam. Sebetulnya menggunakan krim SPF membuat kulit wajah terlihat berminyak dan foundation cepat teroksidasi. Namun, saya lebih suka wajah saya terlihat berminyak dari pada terkena kanker kulit akibat dari terus menerus terpapar sinar matahari. Menurut saya, pemakaian krim SPF adalah vital, tidak peduli apakah moisturizer atau foundation yang saya gunakan selanjutnya mengandung SPF atau tidak.

20151102_132708
Seperti yang saya singgung sebelumnya, bahwa krim SPF membuat kulit terlihat berminyak. Oleh karena itu selanjutnya saya memakai moisturizer yang memiliki dua fungsi, yaitu sebagai pelembab dan sekaligus membuat kulit terlihat lebih matte, pori-pori terlihat lebih kecil, dan kerutan (jika ada) terlihat lebih samar. Jika dilihat dari fungsinya, moisturizer ini tampak seperti makeup primer. Tapi tidak demikian, karena selanjutnya saya tetap memakai makeup primer yang berfungsi sebagai pembatas antara skin care dan makeup. Agar kulit kita tidak tersumbat oleh makeup yang akan kita gunakan selanjutnya dan agar makeup yang kita gunakan terlihat tampak lebih mulus.

20151102_133025
Kemudian, berhubung saya mempunyai jerawat yang sedang merah-merahnya, maka saya akan mengkoreksi kulit wajah saya yang kemerahan dengan corrector berwarna hijau. Ladies, jika melihat langkah ini tidak penting karena akan membuat makeup terlihat lebih tebal? Well, menurut saya penting karena kulit yang lebih muda = kulit yang bebas jerawat. Setelah itu, saya aplikasikan concealer di tempat yang tadi sudah diaplikasikan corrector hijau dan di titik-titik lain yang saya pikir perlu disamarkan, seperti bekas jerawat. Oh iya, saya hanya menggunaan ujung jari saat membaurkan corrector dan concealer ini karena saya butuh sentuhan yang paling ringan tapi tetap efektif dalam mengcover ketidakseimbangan warna kulit.

2
Selanjutnya, saya mengaplikasikan foundation dengan kecerahan sekitar 1-2 tingkat lebih cerah daripada kulit wajah saya. Mengapa? Karena krim SPF yang saya sebutkan tadi akan mempercepat proses oksidasi foundation yang mengakibatkan warna foundation menjadi lebih gelap. So, saya tidak mau setelah lewat beberapa jam makeup saya membuat wajah saya kucel, makanya saya aplikasikan foundation yang lebih cerah namun tetap dengan undertone yang sama dengan kulit saya, yaitu kuning. Setelahnya, saya mengeset foundation saya dengan sedikit bedak translucent.

3
Kemudian, saya aplikasikan sedikit bronzer untuk “menghangatkan” tampilan wajah, sekaligus membuat wajah lebih berdimensi. Lalu saya aplikasikan blush on berwarna peach, karena warna ini paling cocok dengan undertone kulit saya. Terakhir saya aplikasikan mascara dan (mungkin bagi yang berminat) bulu mata palsu untuk membuat tampilan mata lebih terbuka dan cerah. Oh iya, disini saya tidak menggunakan makeup mata apapun karena makeup mata biasanya membuat tampilan wajah menjadi lebih dewasa. Selain itu, saya hanya membuat alis mata saya lebih terdefinisi, karena bagaimanapun alis mata adalah frame dari wajah. Lalu saya juga memakai lipstik warna peach yang membuat wajah lebih cerah. Warna peach ini saya dapatkan dari mencampurkan lipstik warna MLBB saya dengan lipstik warna oranye.

20151102_135838
So, ya.. sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

DIY Face Mist


Hai Ladies..
Kali ini saya mau sharing mengenai DIY Face Mist yang saya buat kira-kira 1 bulan terakhir, dan FYI, ini cukup mengagumkan! Bahan dari face mist ini memang lebih banyak dan mungkin lebih ribet daripada face mist yang saya share sebelumnya (klik link ini untuk mengetahuinya). Namun, saya pikir face mist ini terasa lebih menyegarkan dan manfaatnyapun lebih terasa. Penasaran? Mari kita mulai..
Bahan yang Ladies perlukan adalah :
– Botol spray, jangan yang terlau besar, saya memakai botol 30 ml dan itu cukup untuk 1 minggu.
– Air hangat
– Gel aloe vera, saya memakai dari brand Banana Boat.
– Serum vitamin C
– Minyak vitamin E
– Minyak tea tree, saya memakai dari brand The Body Shop namun bahan ini opsional yaa..
Sekarang, cara membuatnya super gampang dimana disini saya langsung mencampurkan semua bahannya dalam botol spray dengan menggunakan rasio sebagai berikut :
aloe vera : vitamin C : vitamin E : tea tree = 3 ml : 1 tetes : 1 tetes : 1 tetes

Kemudian sisanya adalah air hangat. Setelah itu kocok botol spray hingga semua bahan larut dan menyatu. Face mist pun siap digunakan dan bisa bertahan selama 2 minggu.
Jika Ladies bertanya apa saja manfaat dari face mist ini, saya akan membahasnya berdasarkan bahan yang dipakai, yaitu aloe vera membuat kulit lebih sejuk dan nyaman, vitamin C membuat kulit terlihat lebih cerah dan bersinar, vitamin E membuat kulit lebih kenyal, lembab, sekaligus memperpanjang masa pemakaian face mist, dan tea tree membuat jerawat cepat mengering (karena fungsi ini, maka minyak tea tree bersifat opsional, khusus untuk kulit berjerawat).
Saya menggunakan face mist ini setelah mencuci muka dan sebelum menggunakan krim SPF dan moisturizer. Saya juga menggunakannya setiap pagi dan malam. Setelah face mist ini disemprotkan pada wajah, saya menunggunya hingga menyerap dan kering dengan sendirinya (yang membutuhkan waktu kira-kira 2-3 menit). Setelah satu bulan memakainya, saya merasa kulit saya lebih bersinar, lebih kenyal, dan cukup bebas jerawat daripada sebelumnya.
Berhubung saya memiliki wajah berminyak, face mist ini cocok bagi saya. Face mist ini tidak membuat wajah menjadi matte, tapi tidak pula membuat wajah menjadi lebih berminyak.
Yep! Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!