How To Sheen From Within


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin membahas mengenai produk yang saya gunakan untuk membuat kulit tampak cerah dari dalam. Ya, ya.. sebetulnya cara yang alami membuat kulit cerah dari dalam adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, seperti berolahraga dan aktif bergerak, banyak makan sayur dan buah, tidur cukup, dan menerapkan cara coping yang tepat terhadap stress. Tapi disini kita bicara tentang makeup, okay? So, mari kita bahas makeup.

Salah satu cara yang saya gunakan untuk membuat kulit glowing dari dalam adalah dengan menggunakan cream highlighter. Penggunaan cream highlighter adalah cara yang instan dan menyenangkan. Karena pada dasarnya kita bisa mencampur cream highlighter dengan lotion, moisturizer, primer, atau foundation. Dengan memadukan tekstur cream highlighter dengan lotion dkk, maka kilau dari highlighter akan melting dan menyatu dengan produk yang dicampur tersebut.

Hasilnya? Jika mencampurkan cream highlighter dengan lotion maka jelas kulit tubuh kita akan terlihat lebih glowing dan sehat. Sementara jika mencampurkan cream highlighter dengan produk/skincare/makeup wajah, maka jangan lupa untuk mengesetnya dengan bedak untuk mendapatkan hasil maksimal. Mengapa? Jika tidak mengesetnya dengan bedak, maka tekstur kulit dan pori-pori kulit wajah akan lebih jelas terlihat dan pada dasarnya Ladies akan terlihat seperti Tin Man, hahahaha.. So untuk membuatnya terlihat lebih natural dan halus, Ladies harus mengesetnya dengan bedak (bisa bedak tabur, bedak padat, bronzer, blush, atau contour, intinya adalah tekstur makeup kering).

Berikut adalah cream highlighter yang saya gunakan untuk membuat kulit saya terlihat glowing, sehat, dan bahagia. Meski demikian, saya mohon maaf karena tidak bisa memberikan swatch karena saya tidak bisa menampilkan berbedaan yang signifikan saat cream highlighter ini sudah melting dan menyatu dengan kulit saya. Yang saya lihat hanya glow, sheen, dan beam yang cantik dari dalam kulit. Here we go :

Produk pertama adalah Catrice Liquid Luminizer Strobing Pen dalam shade Sleepingcatrice-liquid-luminizer-strobing-pen-010-sleeping-beautys-rose-35ml Beauty’s Rose. Ini adalah cream highlighter berwarna pale pink yang sedikit tricky jika dipakai sebagai highlighter wajah. Saya harus menggunakannya betul-betul sebagai dasar foundation. Karena jika saya mengaplikasikan di atas foundation, maka foundation saya akan bergeser dengan aneh di tempat teraplikasikannya highlighter ini. Highligher ini berbentuk pena dan cara mengeluarkan produknya adalah dengan diputar dibagian bawahnya dan produk akan keluar dari sela-sela kuas yang ada di atasnya. Saya kurang paham dengan formula yang ada di highlighter ini, tapi setiap kali saya memutar bagian bawah tersebut, maka yang keluar dari kuasnya adalah cairan mirip minyak (cairan ini yang membuar foundation saya bergeser aneh) lalu kemudian baru cream highlighter yang teksturnya cukup kasar. So, cara yang paling pintar untuk menggunakan produk pada wajah adalah dengan mengeluarkannya pada mixing pallete atau permukaan lainnya, dan mengaplikasikannnya dengan menggunakan beauty sponge. Meski demikian, produk ini cukup tahan air loh, Ladies..

081555965822Produk kedua adalah LA Girl Velvet Highlight dalam shade Radiance, yang merupakan warna light champagne yang cukup subtle dan tidak terlalu blinding. Ini adalah highlighter dengan bentuk stick yang amat mudah digunakan baik sebelum maupun setelah foundation. Teksturnya yang cukup kering membuat highlighter ini mudah dibaurkan di atas tekstur bedak.

Produk selanjutnya adalah Face Recipe Contour Stick Highlight dalam shade Medium. Ini adalahIMG_6537 dua produk dalam satu kemasan. Amat handy, karena terdiri dari contour stick di bagian atas dan cream highlighter di bagian bawah. Warna highlighternya dalam shade Medium adalah pale champagne. Menurut saya highlighter ini pun lumayan tricky, karena aplikatornya cukup sulit menjangkau banyak  cream highlighter dalam satu waktu, sementara formula produknya sendiri yang cukup cepat mengering. Saat sudah kering, highlighter ini sulit dibaurkan. Sehingga cara yang pintar untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengocok hingga cream highlighter turun terlebih dahulu ke dekat mulut botol (so, Ladies tidak perlu dua kali menjangkau produk) dan setelah diaplikasikan, segeralah membaurkannya sebelum kering.

l.a-girl-highlighterProduk keempat adalah LA Girl Pro Conceal HD dalam shade Highlighter. Ini merupakan satu-satunya highlighter yang nyasar di seri concealer dari LA Girl. Highligher ini berwarna white pearl. Hal yang saya sukai dari highlighter ini adalah tampilan akhirnya yang halus dan hanya terdiri dari full sheen saja, sehingga tampak begitu natural. Karena warnanya yang amat pucat, saya lebih suka membaurkan highlighter ini dengan primer, sehingga kepucatannya berkurang dengan teraplikasinya foundation, blush, dan sebagainya di atasnya.F-0022_New_Square

Selanjutnya adalah City Color Glowing Complexion Illuminating Cream dalam shade Universal. Ini adalah warna warm champagne. Saya lebih suka memadukan produk ini dengan lotion dan membaurkannya di lengan dan kaki saya karena formulanya yang cepat menyerap, produknya yang banyak dalam satu tube, dan warnanya yang cocok dengan dengan kulit saya yang sawo matang terang (?!).

Maybelline-Master-Strobing-Cream-Highlighter-Pink-Review2-e1518887573257Cream highlighter terakhir yang akan saya bahas disini adalah Maybelline Master Strobing Cream dalam shade Pink. Ini adalah warna super pale pink yang cukup blinding. Sama seperti produk keempat, saya lebih suka menjadikan produk ini sebagai dasar sebelum memakai foundation. Tapi juga berbeda dengan produk keempat, saya hanya memakai cream highlighter ini di bagian pipi dan tulang pipi saja. Mengapa? Karena warnanya yang pink dan memiliki cool undertone, tidak begitu cocok jika digunakan di seluruh permukaan wajah.

So yeah, itulah cara saya untuk mendapatkan kulit yang tampak berkilau dari dalam. Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

More Color Names


Oke, Ladies.. Sepertinya saya butuh suatu acuan baru untuk bisa mendeskripsikan warna dengan lebih baik. Dan akhirnya saya dapat!! Salah satu postingan di alamat situs ini memberikan saya suatu pencerahan dan tambahan pengetahuan dalam mendeskripsikan warna. Enjoy..

http://www.color-blindness.com/color-name-hue/

Essence Soft & Natural Makeup Long-Lasting : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya ingin berbagi mengenai foundation yang jadi favorit saya dalam sebulan terakhir. Kita langsung mulai aja yaa..

 

Foundation yang saya maksud adalah Essence Soft & Natural Makeup Long-Lasting. Foundation ini memiliki 3 shade dan shade yang saya pilih adalah nomer 03, yaitu Medium Beige. Saat saya membeli foundation ini (sekitar setahun yang lalu, omg time flies!), shade ini tampak terlalu gelap bagi saya. Tapi setelah sekarang saya pakai, entah mengapa foundation ini terlihat lebih terang (lihat gambar). Artinya, dalam setahun ini saya mengalami penggelapan warna kulit yang lumayan signifikan. Anyway, itu gak penting karena saya tetep nyaman dengan warna kulit yang manapun hehe..

 

Oke, kenapa saya suka dengan foundation ini? Ada beberapa hal sebetulnya. Hal yang pertama adalah bahwa foundation ini mudah di blend. Saya menggunakan blending sponge dan membaurkan foundation ini amat singkat, bagaikan hitungan satu, dua, tiga saja.

essence soft & natural makeup long lasting

 

Hal kedua adalah bahwa foundation ini cukup mencover segala ketidakseimbangan warna kulit. Bisa dilihat di gambar di atas ini, bahwa bekas jerawat dan kemerahan bisa tertutup tanpa saya perlu menggunakan corrector atau concealer terlebih dahulu.

P_20160619_113625_BF

 

Hal ketiga yang saya sukai bahwa foundation ini terasa ringan dipakai. Hal ini terjadi mungkin karena sifatnya yang medium coverage dan matte, sehingga tampilan akhirnya pun natural dan terasa ringan saat dipakai.

 

 

Hal terakhir adalah bahwa foundation ini (meskipun tidak tergolong waterproof) cukup tahan lama. Saya memakainya seharian dan saya hanya memerlukan sedikit bahkan hampir tidak ada touch up kecuali blotting paper, untuk membuat tampilan wajah saya segar kembali (lihat foto selfie saya di samping ini, hehehe.. foto ini saya ambil di sore harinya). Well, hal ini memang bukan karena efek dari foundation saja sebetulnya. Bisa jadi karena campur tangan face primer dan setting spray yang saya pakai, tapi tetap saja..

 

Yapp, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Smoother and Finer Smokey Eyes


Hai Ladies..

OMG!! Sebulan aja saya ga nulis blog, dan itu sesuatu banget! Waktu terlama saya ga ngeblog dan hal itu ngangenin banget, hehehe.. Anyway, kali ini saya kembali dan saya mau berbagi tutorial riasan mata.

 

 

Well, sebetulnya saya udah sering banget membahas mengenai smokey eyes. Tutorialnya ada seabreg (dan mungkin akan bertambah di masa-masa yang akan datang). So, apa perbedaan smokey eyes yang akan saya bahas kali ini dengan smokey eyes yang sudah saya bahas sebelum-sebelumnya? Menurut saya, smokey eyes kali ini memiliki teknik yang lebih smooth dan tampilan yang lebih wearable. Penasaran? Here we go!

 

 

Oke, pertama-tama, aplikasikan eyeshadow base diseluruh bagian kelopak mata hingga ke tulang alis. Lalu biarkan meresap sekitar 30 detik kemudian set menggunakan translucent powder. Fungsi dari pengesetan ini adalah agar eyeshadow yang akan dipakai selanjutnya lebih mudah untuk dibaurkan.

20160410_193632

 

 

Lalu, dengan menggunakan fluffly blending brush, aplikasikan eyeshadow warna sepia di bagian atas lipatan mata sebagai warna transisi yang pertama. Apa itu warna sepia? Warna sepia pada dasarnya adalah warna cokelat muda dan sedikit mauve namun dengan warm undertone. Cara mengaplikasikan eyeshadow ini  adalah dengan menggerakann kuas kedepan dengan kebelakang dengan mata yang terbuka, sehingga Ladies bisa melihat sejauh mana eyeshadow ini terbaur.

20160410_193828

 

 

Kemudian dengan menggunakan fluffy blending brush yang ukurannya lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna sienna di bagian yang sama sebagai warna transisi yang kedua. Apa itu warna sienna? Sienna pada dasarnya adalah warna cokelat kekuningan, warna ini bisa tampak lebih kuning di satu orang dan lebih oranye di orang yang lain. Jika saya yang memakai, warna sienna ini tampak lebih gelap dan berwarna oranye. Saat membaurkan eyeshadow ini, usahakan agar area pembaurannya tidak melebihi warna transisi yang pertama agar betul-betul terlihat gradasi warnanya.

20160410_194007

 

 

Selanjutnya dengan menggunakan fluffy bending brush yang lebih kecil lagi, aplikasikan warna cinnamon  di bagian luar lipatan mata sebaga warna transisi yang ketiga sekaligus untuk memberikan kesan dalam pada mata. Apa itu warna cinnamon? Jika Ladies pernah melihat warna kayu manis, maka itulah warna cinnamon. Perlu diperhatikan agar membaurkan warna ini hanya di bagian ujung luar lipatan mata saja untuk memberikan kesan mata menyerupai bentuk almond. Sampai tahap ini, dasar-dasar smokey eyes telah selesai. Pada intinya, dalam membuat smokey eyes Ladies perlu membangun warna untuk memberikan kesan kedalaman dan highlight yang tepat.

20160410_19415820160410_194203

 

 

Lalu dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna coffee dengan finish shimmery pada seluruh kelopak mata. Warna coffee yang saya maksud disini adalah warna biji kopi yang kecokelatan, bukan warna air kopi yang kehitaman ya. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini Ladies bisa juga dengan menggunakan aplikasi basah, yaitu menyemprot dikit air kepada kuas, sebelum mengambil eyeshadow yang dimaksud untuk mendapatkan efek shimmery yang lebih kuat dan intens.

20160410_194428 20160410_194431

 

 

Kemudian gambarkan winged eyeliner di sepanjang garis mata atas. Cara pengaplikasiannya bisa dilihat di link ini. Selanjutnya, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna cinnamon di sepanjang kelopak mata bawah untuk memberikan efek smokey yang lebih kuat. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini harap Ladies tetap membangun warnanya dengan cara sedikit-sedikit, agar tidak terlalu over.

20160410_194908 20160410_195103

 

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush yang lain, aplikasikan eyeshadow warna light gold atau emas muda/terang di bagian ujung mata bagian dalam. Fungsi dari pengaplikasian ini adalah sebagai highlight dan agar mata terlihat lebih cerah dan terbuka. Baurkan highlight tersebut ke bagian atas dan bawah agar terlihat lebih natural dan well done. Selanjutnya, aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah. Sampai disini, jika Ladies merasa cukup, maka tampilan smokey eyesnya telah selesai.

20160410_195506 20160410_195714

 

 

Namun jika Ladies merasa belum cukup, bisa tambahkan bulu mata palsu untuk memberikan efek smokey yang maksimal. Untuk diperhatikan, bahwa menggunakan bentuk bulu mata yang berbeda akan memberikan hasil mata yang berbeda. Untuk tampilan smokey, gunakanlah bentuk mulu mata yang seperti sayap (helaian luar yang memanjang).

20160410_201016 20160410_201019

 

 

Nah, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

PS: tutorial mengenai smokey eyes yang lain bisa dilihat di :

https://hasgoodlook.com/2016/02/08/sultry-bronzy-smokey-look/

https://hasgoodlook.com/2016/01/26/taupe-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2016/01/17/dark-bronze-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/06/07/sparkling-halo-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/05/22/how-to-classic-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/03/20/my-signature-smokey-eyes-look/

https://hasgoodlook.com/2015/01/27/electric-blue-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/20/pearly-black-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/19/grey-smokey-eyes/

 

Easy Makeup Tutorial (For Traveller)


Hai Ladies..

 

 

 

Jadi gini, pagi ini saya chatting dengan salah satu teman diklat, yang beberapa minggu lalu saya ikuti. Lalu karenanya saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial makeup yang simpel (oke, ini simpel menurut saya ya..) dengan menggunakan produk yang tergolong ga begitu banyak. Selain itu, dandanan ini memang saya pakai selama diklat, karena saya tergolong malas membawa seabreg makeup saat travelling. Sooooo, kita mulai.

 

 

 

Oke, mungkin saya bisa dibilang bohong dengan mengatakan malas membawa seabreg makeup, karena faktanya saya membawa seabreg skincare. Karena apa? Saat travelling, kita tidak tahu keadaan cuaca, air, kelembapan udara dan sebagainya, dari kota yang kita tuju, yang pada dasarnya hal-hal tersebut  berpengaruh pada kulit kita. Jadi untuk menghindari kerusakan/jerawat/kekeringan/kekucelan pada kulit, terutama kulit wajah, ya mau ga mau saya membawa seabreg skincare yang terdiri dari sabun muka, toner, pre-serum, serum, face mist (lihat DIY-nya disini), moisturizer (review dan swatchnya disini), dan sun screen (ya, salah satu produk yang saya sebutkan disini). Ya ya ya.. beberapa mungkin bilang saya agak lebay dengan semua skincare ini. Tapi plis deh, bukannya lebay, saya cuma high maintenance aja, hahahahaha, just kidding 😛

1

 

 

Well, ini tutorial sesungguhnya. Pertama-tama, setelah selesai mengaplikasikan semua skin care, saya membentuk alis mata saya dengan Sarange Automatic Brow Pencil (review, swatch, dan tutorialnya ada disini). Kemudian saya aplikasikan eyeshadow warna coklat L’oreal V-Sculptor (review, swatch, dan tutorialnya juga ada disini) dan saya baurkan warna di ujung-ujungnya dengan menggunakan blending brush, sehingga mata terlihat lebih berdimensi. Kemudian saya gambarkan winged eyeliner dengan menggunakan L’oreal Black Laquer (jangan bosan, Ladies, tapi review dan swatchnya ada disini) dan sampai disini, riasan mata selesai dulu (nanti dilanjut lagi).

2

 

 

Lalu, kita kembali ke daerah wajah. Sebelum mengaplikasikan dekorasi/makeup wajah apapun, saya aplikasikan face primer favorit saya, yaitu Blur Cream dari L’oreal (review dan swatchnya lihat disini). Setelah itu, wajah saya menjadi matte seketika dan siap untuk diaplikasikan produk lainnya. Kemudian, untuk foundation saya menggunakan mineral powder foundation (review menyusul). Saya memakai produk ini karena praktis, medium coverage, dan tahan lama. Kemudian saya membutuhkan contour untuk menambah dimensi pada wajah saya. Oleh karena itu, saya menggunakan blush on dari Pure Glow (review dan swatch disini) sebagai contour.

3

 

 

Lalu kembali ke makeup mata, saya aplikasikan mascara The Magnum dari Maybelline (review and swatch disini) agar mata saya terlihat lebih segar dan terbuka. Kemudian, saya aplikasikan highlight Mary Loumanizer dari The Balm (sori, Ladies, tapi produk ini ga akan saya bahas, jadi googling aja di tempat lain, hehehe) di sepanjang batang hidung, cupid’s bow dan sudut tertinggi di daerah tulang pipi. Kemudian, saya aplikasikan lipstik warna fuschia dari seri L’oreal Pure Reds sehingga tampilan wajah saya secara keseluruhan tampak lebih cerah (review dan swatch ada disini).

4

 

 

Terakhir, saya semprotkan setting spray All Nighter dari Urban Decay (sori, tapi ini juga tidak akan saya review ya, Ladies..) beberapa kali agar makeup saya lebih awet dan tahan badai XD.

 

 

5

So, yaaaa stepnya mungkin terlalu banyak bagi beberapa orang. Tapi untuk saya pribadi, step ini cukup simpel karena tidak ada correcting, concealing, baking, atau blushing on. Karenanya, saya bisa menyelesaikan semua step ini dalam waktu 5-10 menit aja (jadi ini simpel, iya kan? Iya kan???).

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat bagi Ladies yang mau travelling tapi ga mau bawa makeup banyak (tapi rela bawa seabreg skincare, LOL). Thanks and take care. Smooch!

Peacock Inspired Tutorial


Hai Ladies..

 

 

 

Inget ga, minggu lalu saya posting foto muka semi-ancur tapi riasan matanya oke punya? Riasan mata tersebut terinspirasi dari warna bulu ekor burung merak yang cantik. Nahh.. kali ini saya mau sharing tutorial riasan mata tersebut. Mari kita mulai!

 

 

 

Pertama-tama, aplikasikan dulu eyeshadow primer dan biarkan beberapa detik hingga meresap ke kulit kelopak mata. Lalu aplikasikan eyeshadow base warna putih di sepanjang kelopak mata hingga ke atas bagian lipatan mata. Eyeshadow base putih ini berfungsi membuat warna-warna eyeshadow yang akan saya pakai jadi lebih cerah. Oh iya, jika Ladies tidak punya eyeshadow base warna putih, Ladies juga bisa memakai eyeliner pensil/gel atau cream eyeshadow warna putih. Kenapa? Karena pada dasarnya fungsinya sama dengan eyeshadow base.

1

 

 

Oke, lanjut ke tahap selanjutnya. Aplikasikan eyeshadow warna peach di bagian antara kulit yang diberi eyeshadow base dan yang tidak. Eyeshadow peach ini akan menjadi warna transisi yang pertama. Aplikasikan dengan menggunakan big blending brush dan gerakkan brush membentuk setengah lingkaran hingga warnanya terbaur dengan lembut. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna coral di atasnya dan baurkan. Pada tahap ini, warna transisinya menjadi lebih bergradasi, bener ga?

2

 

 

Lalu dengan menggunakan angled brush, aplikasikan sedikit eyeshadow warna merah di perbatasan antara warna putih dengan warna coral. Eyeshadow ini berfungsi sebagai pembatas cut crease sekaligus sebagai contour yang memberikan dimensi pada mata. Lanjut ke bagian yang seru. Dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu di bagian ujung mata luar. Aplikasikan hingga eyeshadow base putih tertutup dengan sempurna. Gerakkan kuas dengan cara menekan-nekan dengan lembut ke kelopak mata, agar mendapatkan color payoff yang maksimal.

3

 

 

Kemudian, dengan menggunakan flat brush lainnya, aplikasikan eyeshadow warna turquoise di ujung mata bagian dalam. Cara mengaplikasikannya sama seperti mengaplikasikan warna ungu, ya Ladies. Selanjutnya, masih menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna biru azure di bagian tengah dan baurkan (tapi caranya masih dengan menekan-nekan) dengan warna-warna yang ada di kedua sisinya. Sampai tahap ini, Ladies akan mendapatkan tampilan gradasi warna yang seru dari turquoise ke ungu. Oh iya, semua eyeshadow yang saya pakai di bagian kelopak mata memiliki tekstur shimmer ya, biar seru!

4

 

 

Lalu, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna hijau lime di sepanjang kelopak mata bagian bawah. Dilanjutkan dengan pengaplikasian eyeshadow warna taupe di bagian bawahnya sebagai warna transisi yang memberikan efek semi-soft-smokey.

5

 

 

Oke, masih ada step selanjutnya, Ladies.. Masih dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna kuning lemon di bagian tear duct sebagai highlight. Terakhir, aplikasikan mascara dan bulu mata palsu untuk mengangkat bentuk mata hingga terlihat lebih pangling.

6

 

 

Well, well.. Tutorial kali ini memang lebih ribet daripada yang biasanya saya share, Ladies. Tapi gapapa, prosesnya fun dan hasilnya juga fun. Oh iya, saya juga punya tutorial full makeup menggunakan riasan ini yang akan saya share lain kali 😀

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Day To Night Glam


Hai Ladies..

 

 

 

Kali ini saya memberikan tutorial full makeup yang tergolong singkat, menggunakan beberapa produk yang saya review di beberapa minggu terakhir. Eh iya, walaupun saya tadi sebutkan bahwa ini adalah full makeup, sebetulnya hanya untuk wajah saja. Kenapa? Karena tutorial riasan matanya sudah saya share minggu-minggu kemarin (atau klik ini untuk lihat). Anyway, kita mulai aja yaa..

 

 

 

Pertama-tama, bersihkan dulu wajah Ladies dan aplikasikan skin care favorit Ladies. Disini saya terlihat super berminyak karena saya menggunakan krim SPF yang pada dasarnya membuat kulit menjadi ekstra berminyak. Kemudian saya aplikasikan face primer favorit saya, sehingga wajah saya terlihat lebih matte, pori-pori terlihat lebih kecil, dan warna kulit jadi lebih merata.

1

 

 

Selanjutnya, saya aplikasikan foundation dari Clinique (yang reviewnya bisa dilihat disini) di seluruh permukaan wajah. Kemudian saya meratakannya dengan menggunakan blending sponge yang basah.

2

 

 

Selanjutnya, saya aplikasikan concealer dari Revlon (yang reviewnya juga bisa dilihat disini) di bagian bawah mata. Well, sebetulnya concealer ini bukan untuk menyamarkan lingkaran bawah mata. Saya mengaplikasikannya sebagai cream highlight. Lagi-lagi, saya meratakannya dengan menggunakan blending sponge.

3

 

 

Kemudian, saya set semuanya dengan menggunakan bedak dari Travel Palette La Tulipe (tebak, reviewnya ternyata bisa dilihat disini, hohoho). Nah, sebetulnya bedak yang ada di palet ini bukan setting powder sama sekali, melainkan powder foundation. Tapi, untuk kali ini, saya alihfungsikan menjadi setting powder, hahaha.. Tidak lupa, saya menggunakan blush on warna coral yang juga ada di dalam palet tersebut.

4

 

 

Terakhir, saya aplikasikan lipstik. Dalam Travel Palette La Tulipe, tersedia dua shade lipstick, yaitu peachy nude dan cool red. Untuk tampilan ini, saya pikir warna peachy nude berkolaborasi baik dengan riasan matanya, dan tampilan keseluruhannya bisa dipakai di siang hari. Sedangkan jika memakai warna cool red, tampilan riasan mata tampak lebih dramatis dan tampilan wajah secara keseluruhan tampak lebih “serius”. Saya pikir, riasan seperti ini lebih cocok digunakan di malam hari.

5

 

 

So, yeah.. Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!