How To Sheen From Within


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin membahas mengenai produk yang saya gunakan untuk membuat kulit tampak cerah dari dalam. Ya, ya.. sebetulnya cara yang alami membuat kulit cerah dari dalam adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, seperti berolahraga dan aktif bergerak, banyak makan sayur dan buah, tidur cukup, dan menerapkan cara coping yang tepat terhadap stress. Tapi disini kita bicara tentang makeup, okay? So, mari kita bahas makeup.

Salah satu cara yang saya gunakan untuk membuat kulit glowing dari dalam adalah dengan menggunakan cream highlighter. Penggunaan cream highlighter adalah cara yang instan dan menyenangkan. Karena pada dasarnya kita bisa mencampur cream highlighter dengan lotion, moisturizer, primer, atau foundation. Dengan memadukan tekstur cream highlighter dengan lotion dkk, maka kilau dari highlighter akan melting dan menyatu dengan produk yang dicampur tersebut.

Hasilnya? Jika mencampurkan cream highlighter dengan lotion maka jelas kulit tubuh kita akan terlihat lebih glowing dan sehat. Sementara jika mencampurkan cream highlighter dengan produk/skincare/makeup wajah, maka jangan lupa untuk mengesetnya dengan bedak untuk mendapatkan hasil maksimal. Mengapa? Jika tidak mengesetnya dengan bedak, maka tekstur kulit dan pori-pori kulit wajah akan lebih jelas terlihat dan pada dasarnya Ladies akan terlihat seperti Tin Man, hahahaha.. So untuk membuatnya terlihat lebih natural dan halus, Ladies harus mengesetnya dengan bedak (bisa bedak tabur, bedak padat, bronzer, blush, atau contour, intinya adalah tekstur makeup kering).

Berikut adalah cream highlighter yang saya gunakan untuk membuat kulit saya terlihat glowing, sehat, dan bahagia. Meski demikian, saya mohon maaf karena tidak bisa memberikan swatch karena saya tidak bisa menampilkan berbedaan yang signifikan saat cream highlighter ini sudah melting dan menyatu dengan kulit saya. Yang saya lihat hanya glow, sheen, dan beam yang cantik dari dalam kulit. Here we go :

Produk pertama adalah Catrice Liquid Luminizer Strobing Pen dalam shade Sleepingcatrice-liquid-luminizer-strobing-pen-010-sleeping-beautys-rose-35ml Beauty’s Rose. Ini adalah cream highlighter berwarna pale pink yang sedikit tricky jika dipakai sebagai highlighter wajah. Saya harus menggunakannya betul-betul sebagai dasar foundation. Karena jika saya mengaplikasikan di atas foundation, maka foundation saya akan bergeser dengan aneh di tempat teraplikasikannya highlighter ini. Highligher ini berbentuk pena dan cara mengeluarkan produknya adalah dengan diputar dibagian bawahnya dan produk akan keluar dari sela-sela kuas yang ada di atasnya. Saya kurang paham dengan formula yang ada di highlighter ini, tapi setiap kali saya memutar bagian bawah tersebut, maka yang keluar dari kuasnya adalah cairan mirip minyak (cairan ini yang membuar foundation saya bergeser aneh) lalu kemudian baru cream highlighter yang teksturnya cukup kasar. So, cara yang paling pintar untuk menggunakan produk pada wajah adalah dengan mengeluarkannya pada mixing pallete atau permukaan lainnya, dan mengaplikasikannnya dengan menggunakan beauty sponge. Meski demikian, produk ini cukup tahan air loh, Ladies..

081555965822Produk kedua adalah LA Girl Velvet Highlight dalam shade Radiance, yang merupakan warna light champagne yang cukup subtle dan tidak terlalu blinding. Ini adalah highlighter dengan bentuk stick yang amat mudah digunakan baik sebelum maupun setelah foundation. Teksturnya yang cukup kering membuat highlighter ini mudah dibaurkan di atas tekstur bedak.

Produk selanjutnya adalah Face Recipe Contour Stick Highlight dalam shade Medium. Ini adalahIMG_6537 dua produk dalam satu kemasan. Amat handy, karena terdiri dari contour stick di bagian atas dan cream highlighter di bagian bawah. Warna highlighternya dalam shade Medium adalah pale champagne. Menurut saya highlighter ini pun lumayan tricky, karena aplikatornya cukup sulit menjangkau banyak  cream highlighter dalam satu waktu, sementara formula produknya sendiri yang cukup cepat mengering. Saat sudah kering, highlighter ini sulit dibaurkan. Sehingga cara yang pintar untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengocok hingga cream highlighter turun terlebih dahulu ke dekat mulut botol (so, Ladies tidak perlu dua kali menjangkau produk) dan setelah diaplikasikan, segeralah membaurkannya sebelum kering.

l.a-girl-highlighterProduk keempat adalah LA Girl Pro Conceal HD dalam shade Highlighter. Ini merupakan satu-satunya highlighter yang nyasar di seri concealer dari LA Girl. Highligher ini berwarna white pearl. Hal yang saya sukai dari highlighter ini adalah tampilan akhirnya yang halus dan hanya terdiri dari full sheen saja, sehingga tampak begitu natural. Karena warnanya yang amat pucat, saya lebih suka membaurkan highlighter ini dengan primer, sehingga kepucatannya berkurang dengan teraplikasinya foundation, blush, dan sebagainya di atasnya.F-0022_New_Square

Selanjutnya adalah City Color Glowing Complexion Illuminating Cream dalam shade Universal. Ini adalah warna warm champagne. Saya lebih suka memadukan produk ini dengan lotion dan membaurkannya di lengan dan kaki saya karena formulanya yang cepat menyerap, produknya yang banyak dalam satu tube, dan warnanya yang cocok dengan dengan kulit saya yang sawo matang terang (?!).

Maybelline-Master-Strobing-Cream-Highlighter-Pink-Review2-e1518887573257Cream highlighter terakhir yang akan saya bahas disini adalah Maybelline Master Strobing Cream dalam shade Pink. Ini adalah warna super pale pink yang cukup blinding. Sama seperti produk keempat, saya lebih suka menjadikan produk ini sebagai dasar sebelum memakai foundation. Tapi juga berbeda dengan produk keempat, saya hanya memakai cream highlighter ini di bagian pipi dan tulang pipi saja. Mengapa? Karena warnanya yang pink dan memiliki cool undertone, tidak begitu cocok jika digunakan di seluruh permukaan wajah.

So yeah, itulah cara saya untuk mendapatkan kulit yang tampak berkilau dari dalam. Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Tia’m My Little Pore Fix Source : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin mereview tentang salah satu produk yang saya pakai untuk skin care selama 3 bulan terakhir. Ya, produk ini memang BARU saya pakai selama 3 bulan, dan saya pribadi sudah merasakan hasilnya. Sayangnya, saya gak memberikan foto before dan after untuk mendukung hal tersebut. So, I’m really sorry.

Produk tersebut adalah Tia’m My Little Pore Fix Source. Ini adalah serum yang memiliki fungsi untuk mengecilkan pori-pori kulit wajah, menghidrasi, mengontrol minyak wajah, serta membuat kulit wajah terlihat lebih halus, elastis, dan prima. Lebay? Gak juga sih.. Saya akan jelaskan, mengapa saya gak menganggap klaim produk ini lebay.

11dfe88dc654ab3a295addPertama, saya adalah wanita yang memang senang dandan. Setiap hari saya bermakeup dan fakta membuktikan makeup memang bisa membuat kita TAMPAK lebih muda tapi pada dasarnya pemakaian dekorasi pada wajah membuat kulit wajah lelah, berat, dan sebetulnya mempercepat penuaan. So, untuk mengakali penuaan tersebut, saya harus menyeimbangkan dengan perawatan yang serius. Saya menggunakan produk ini dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari dalam keadaan wajah yang sudah bersih. Rupanya pemakaian rutin memberikan hasil yang cukup signifikan. Kulit saya terlihat dan terasa lebih elastis dan lembab, akibatnya makeup yang saya gunakan terlihat lebih menempel dan menyatu dengan kulit saya.

Kedua, tadi saya bilang bahwa saya menggunakan produk ini di pagi hari dalam keadaan kulit wajah yang sudah bersih. Artinya saya menggunakannya sebelum makeup. Tidak seperti serum pada umumnya yang membuat kulit lembab tapi juga membuat kulit kelewat berminyak, produk ini bekerja dengan cukup apik. Selama pemakaian (dengan atau tanpa makeup diatasnya), wajah saya tidak terlihat begitu berminyak sehingga makeup yang saya gunakanpun tidak clumping atau creasing.

Ketiga, entah memang karena produk ini SAJA atau karena rangkaian skincare saya begitu mantap sehingga satu produk skin care dan yang lainnya bisa bekerja dalam harmoni yang indah, tapi pori-pori wajah saya (terutama yang ada di sekitar pipi, bawah mata, dan samping hidung) terlihat benar-benar mengecil dan halus. Bonus dari pori-pori yang mengecil ini adalah absennya komedo yang biasanya menghiasi pori-pori tersebut. Meski demikian, pori-pori yang ada di tengah hidung tetap terlihat walaupun tidak sejelas dulu.

Dalam setiap botolnya terdapat 40 ml produk dan saya menggunakannya sekitar 3 bulan. So far, saya senang dan puas menggunakannya. Tapi setelah produk ini habis, pemakaian saya akan produk ini berhenti disana. Kenapa? Karena saya akan mencoba produk lain yang saya pikir cocok untuk kondisi kulit saya yang sekarang (kering di bagian tengah dan sedikit berjerawat di bagian leher dan pinggir muka, yucky but that’s life).

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

LT Pro Face Mist : Review


Hai Ladies..

Masih ingat dengan postingan saya sebelum ini mengenai LT Pro Clean n Tone? Nah, yang akan saya bahas kali ini adalah padanan untuk produk tersebut. Nama produk ini adalah LT Pro Face Mist. Jika LT Pro Clean n Tone mampu membersihkan wajah tanpa membuatnya terasa seperti gurun pasir yang kering, maka LT Pro Face Mist mampu mengembalikan kelembapan wajah kapanpun dibutuhkan.

Saya biasanya mengunakan LT Pro Face Mist setelah saya selesai membersihkan wajah 390675_lt_pro_face_mistmenggunakan facial wash. Mungkin karena aging, mungkin juga karena cuaca, tapi sifat kulit wajah saya sekarang berubah. Setelah menggunakan facial wash, kulit wajah saya tampak benar-benar kesat dan tidak kenyal. Jika saya sedang gak mood untuk menggunakan serangkaian skin care, saya hanya menyemprotkan face mist ini dan voila! Kulit wajah terhidrasi secara instan.

Saya juga tetap menggunakan face mist ini di tengah rangkaian skin care dan setelah menggunakan make up. Basically, saya bisa menggunakannya kapanpun, maka dari itu produk ini selalu ada di tas saya. Selanjutnya hal yang saya sukai dengan face mist ini adalah spraynya : hasilnya begitu lembut dan menyebar ringan. Oleh karena itu tidak membuat makeup jadi meleleh atau menggumpal. Love, love it!

Well, sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

LT Pro Clean n Tone : Review


Hai Ladies..

Selama setahun belakangan ini saya memang jarang update apapun di blog ini, tapi itu bukan berarti saya gak memakai makeup sama sekali. Untuk menyeimbangkan pemakaian makeup yang rutin, saya juga memakai seabreg skin care. Gunanya? Ya untuk mempertahankan usia kulit wajah dan tubuh kita lah..

Pemakaian dekorasi atau makeup pada kulit sedikit banyak berpengaruh terhadap kulit wajah kita. Komedo, jerawat, pori-pori yang membesar adalah beberapa masalah yang diakibatkan oleh pemakaian makeup. Salah satu langkah merawat kulit yang tergolong mudah adalah dengan cara membersihkannya secara rutin.

Di satu atau dua bulan ini saya mengganti pembersih wajah saya. Jika sebelumnya, saya menggunakan oil based makeup remover dan micellar water sebagai tahap pertama pembersihan wajah, maka kali ini saya menggunakan LT Pro Clean n Tone Liquid Hydrating Cleanser. Apa sih bagusnya produk ini?

389756_9c2ecf84-8bb0-496a-b7a2-6b6e1ab6cecf_1080_1080

Berdasarkan pengalaman, produk ini berbeda dengan micellar water atau oil based makeup remover andalan saya terdahulu. Produk ini berbahan dasar gel unik yang mampu mengangkat makeup dan kotoran lain yang ada di wajah. Sebut saja, foundation yang waterproof, eyeshadow, pomade alis semuanya bisa bersih tuntas menggunakan produk ini. Sayangnya, untuk liquid lip products dan mascara waterproof, Ladies tetap harus menggunakan makeup remover yang berbahan dasar minyak.

Selain membersihkan kulit kita dari sisa makeup dan kotoran, produk ini juga menghidrasi dan menjaga kekenyalan kulit kita. Hal ini begitu berbeda jika menggunakan micellar water yang pada umumnya (atau setidaknya hanya berlaku bagi saya) membuat kulit terasa kering.

Selanjutnya, cara yang paling baik untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengaplikasikannya dengan menggunakan tangan sambil memijat kulit dengan gerakan memutar. Hal ini berpengaruh untuk membersihkan makeup sampai ke pori-pori sekaligus mengendurkan otot-otot wajah kita agar lebih rileks. Setelah itu baru membersihkannya dengan menggunakan kapas atau handuk hangat then you look brand new!

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

I Am Happy Than Ever! (Konfession Part II)


Hai Ladies..

 

 

 

Kali ini saya mau share pengalaman dan mungkin berakhir pada review beberapa produk yang mengagumkan, yaitu bumbu dapur!! Hohohohohoho..

 

 

IMG_1182

Oke, saya mau cerita dari awal, anggaplah curhat colongan, terserah. Sekitar satu tahun yang lalu, saya mengalami stress yang berakibat siklus bulanan saya jadi rada ga beres. Setelah saya konsultasikan ke dokter, saya diberi obat hormon untuk memperbaiki siklus tersebut. Singkat cerita, akibat dari obat hormon tersebut, berat badan saya jadi tidak terkendali (dan sesungguhnya saya makin stress karena hal ini!). Yang paling parah, berat badan saya mencapai 85 kilogram (foto samping. Oke, disini saya terlihat super happy, padahal tadi saya bilang bahwa saya sedang stres ya? hehehe) dan hampir seluruh baju yang saya miliki di lemari tidak muat.

 

 

 

Akhirnya, pada bulan September saya memutuskan untuk menjadi member di gymnasium dekat rumah. Saya berkonsultasi dengan personal trainer saya dan akhirnya saya mengetahui apa yang belum saya ketahui mengenai sistem metabolisme dan banyaknya lemak tidak berguna yang ada di tubuh saya.

 

 

 

Oke, peristiwa ini cukup memutarbalikkan hidup saya. Lebay? Eh engga loh… Semenjak hari itu saya mulai berolahraga dengan rutin, tiga kali dalam seminggu, plus satu sampai dua kali di tempat lain, misalnya rumah atau kantor. Selain itu, saya juga memutuskan untuk tidak lagi mengkonsumsi karbohidrat dan lemak secara gila-gilaan. Ya! Saya memutuskan untuk stop makan nasi, gorengan, minyak, gula, garam, dan soda. Saya tidak begitu merasa sulit untuk lepas dari semua itu, karena pada dasarnya saya menyukai makanan yang semi-plain dan tidak terlalu suka mencampur terlalu banyak makanan atau bumbu dalam satu kali makan.

 

 

 

Meski demikian, saya makan dengan banyak! Jika dahulu saya hanya makan maksimal tiga kali sehari. Maka sekarang saya makan maksimal enam kali sehari dengan pola : sarapan, snack, makan siang, snack, makan malam, snack. Bedanya, makanan yang saya makan lebih sehat karena terdiri dari buah, sayur, dan seabreg protein nabati yang lemaknya saya buang.

 

 

 

Bingung? Saya beri contoh pola makan saya yang 6 kali sehari itu ya..

  • Setiap bangun tidur, selalu saya awali dengan minum air putih 1 gelas @500ml
  • Sarapan : smoothie (biasanya saya blend pisang dengan susu kedelai) atau jus semangka dan timun yang saya blender tanpa tambahan air lagi. Hanya minum ini saja membuat perut saya terasa kenyang.
  • Snack 1 : snack yang dibakar (menunya saya bahas lain kali) atau buah-buahan ringan, seperti jeruk, anggur, atau berry.
  • Makan siang : ikan atau ayam atau daging dan beberapa jenis sayuran yang saya tumis atau rebus, atau kukus (menu menyusul).
  • Snack 2 : buah-buahan berat, seperti pisang, apel, atau papaya, yang dipotong atau dipanggang.
  • Makan malam : biasanya saya berhenti makan di snack 2, tapi kalau seandainya saya lapar banget, saya membuat bubur oat dengan buah atau sayuran manis seperti wortel atau jagung.
  • Snack 3 : makan malam aja biasanya saya skip, apalagi snack malam.
  • Menjelang tidur, saya selalu minum air lagi sebanyak 1 gelas @500ml
  • Well, sebetulnya saya minum air tidak hanya dua kali sehari (awal bangun dan menjelang tidur) saja, tapi lebih dari itu.

 

 

Efek dari pola makan (dan olahraga) yang seperti itu adalah berat badan saya berangsur-angsur turun. Enam bulan semenjak itu, bulan Maret kemarin, saya berhasil menurunkan berat badan sebanyak 15 kilo. Ini merupakan capaian, tapi belum goal saya, karena saya ingin menurunkan sekitar 15 kilo lagi, hehehe.

 

 

 

Nah, baik lagi ke masalah makanan, lama kelamaan saya merasa bosan memakan makanan yang tidak berbumbu. Ditambah lagi proses memasak yang terbatas pada rebus, kukus, dan panggang membuat acara makan jadi tidak seasyik dulu (ya makanan yang dipanggang memang asyik, tapi kan sebetulnya lebih asyik makanan yang “kriuuk” karena digoreng, kan?).

 

 

 

Maka saya mencari bumbu yang dapat membuat makanan sehat saya tetap sehat namun lebih “berasa”. Akhirnya…

 

 

 

(bersambung)