How To Sheen From Within


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin membahas mengenai produk yang saya gunakan untuk membuat kulit tampak cerah dari dalam. Ya, ya.. sebetulnya cara yang alami membuat kulit cerah dari dalam adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, seperti berolahraga dan aktif bergerak, banyak makan sayur dan buah, tidur cukup, dan menerapkan cara coping yang tepat terhadap stress. Tapi disini kita bicara tentang makeup, okay? So, mari kita bahas makeup.

Salah satu cara yang saya gunakan untuk membuat kulit glowing dari dalam adalah dengan menggunakan cream highlighter. Penggunaan cream highlighter adalah cara yang instan dan menyenangkan. Karena pada dasarnya kita bisa mencampur cream highlighter dengan lotion, moisturizer, primer, atau foundation. Dengan memadukan tekstur cream highlighter dengan lotion dkk, maka kilau dari highlighter akan melting dan menyatu dengan produk yang dicampur tersebut.

Hasilnya? Jika mencampurkan cream highlighter dengan lotion maka jelas kulit tubuh kita akan terlihat lebih glowing dan sehat. Sementara jika mencampurkan cream highlighter dengan produk/skincare/makeup wajah, maka jangan lupa untuk mengesetnya dengan bedak untuk mendapatkan hasil maksimal. Mengapa? Jika tidak mengesetnya dengan bedak, maka tekstur kulit dan pori-pori kulit wajah akan lebih jelas terlihat dan pada dasarnya Ladies akan terlihat seperti Tin Man, hahahaha.. So untuk membuatnya terlihat lebih natural dan halus, Ladies harus mengesetnya dengan bedak (bisa bedak tabur, bedak padat, bronzer, blush, atau contour, intinya adalah tekstur makeup kering).

Berikut adalah cream highlighter yang saya gunakan untuk membuat kulit saya terlihat glowing, sehat, dan bahagia. Meski demikian, saya mohon maaf karena tidak bisa memberikan swatch karena saya tidak bisa menampilkan berbedaan yang signifikan saat cream highlighter ini sudah melting dan menyatu dengan kulit saya. Yang saya lihat hanya glow, sheen, dan beam yang cantik dari dalam kulit. Here we go :

Produk pertama adalah Catrice Liquid Luminizer Strobing Pen dalam shade Sleepingcatrice-liquid-luminizer-strobing-pen-010-sleeping-beautys-rose-35ml Beauty’s Rose. Ini adalah cream highlighter berwarna pale pink yang sedikit tricky jika dipakai sebagai highlighter wajah. Saya harus menggunakannya betul-betul sebagai dasar foundation. Karena jika saya mengaplikasikan di atas foundation, maka foundation saya akan bergeser dengan aneh di tempat teraplikasikannya highlighter ini. Highligher ini berbentuk pena dan cara mengeluarkan produknya adalah dengan diputar dibagian bawahnya dan produk akan keluar dari sela-sela kuas yang ada di atasnya. Saya kurang paham dengan formula yang ada di highlighter ini, tapi setiap kali saya memutar bagian bawah tersebut, maka yang keluar dari kuasnya adalah cairan mirip minyak (cairan ini yang membuar foundation saya bergeser aneh) lalu kemudian baru cream highlighter yang teksturnya cukup kasar. So, cara yang paling pintar untuk menggunakan produk pada wajah adalah dengan mengeluarkannya pada mixing pallete atau permukaan lainnya, dan mengaplikasikannnya dengan menggunakan beauty sponge. Meski demikian, produk ini cukup tahan air loh, Ladies..

081555965822Produk kedua adalah LA Girl Velvet Highlight dalam shade Radiance, yang merupakan warna light champagne yang cukup subtle dan tidak terlalu blinding. Ini adalah highlighter dengan bentuk stick yang amat mudah digunakan baik sebelum maupun setelah foundation. Teksturnya yang cukup kering membuat highlighter ini mudah dibaurkan di atas tekstur bedak.

Produk selanjutnya adalah Face Recipe Contour Stick Highlight dalam shade Medium. Ini adalahIMG_6537 dua produk dalam satu kemasan. Amat handy, karena terdiri dari contour stick di bagian atas dan cream highlighter di bagian bawah. Warna highlighternya dalam shade Medium adalah pale champagne. Menurut saya highlighter ini pun lumayan tricky, karena aplikatornya cukup sulit menjangkau banyak  cream highlighter dalam satu waktu, sementara formula produknya sendiri yang cukup cepat mengering. Saat sudah kering, highlighter ini sulit dibaurkan. Sehingga cara yang pintar untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengocok hingga cream highlighter turun terlebih dahulu ke dekat mulut botol (so, Ladies tidak perlu dua kali menjangkau produk) dan setelah diaplikasikan, segeralah membaurkannya sebelum kering.

l.a-girl-highlighterProduk keempat adalah LA Girl Pro Conceal HD dalam shade Highlighter. Ini merupakan satu-satunya highlighter yang nyasar di seri concealer dari LA Girl. Highligher ini berwarna white pearl. Hal yang saya sukai dari highlighter ini adalah tampilan akhirnya yang halus dan hanya terdiri dari full sheen saja, sehingga tampak begitu natural. Karena warnanya yang amat pucat, saya lebih suka membaurkan highlighter ini dengan primer, sehingga kepucatannya berkurang dengan teraplikasinya foundation, blush, dan sebagainya di atasnya.F-0022_New_Square

Selanjutnya adalah City Color Glowing Complexion Illuminating Cream dalam shade Universal. Ini adalah warna warm champagne. Saya lebih suka memadukan produk ini dengan lotion dan membaurkannya di lengan dan kaki saya karena formulanya yang cepat menyerap, produknya yang banyak dalam satu tube, dan warnanya yang cocok dengan dengan kulit saya yang sawo matang terang (?!).

Maybelline-Master-Strobing-Cream-Highlighter-Pink-Review2-e1518887573257Cream highlighter terakhir yang akan saya bahas disini adalah Maybelline Master Strobing Cream dalam shade Pink. Ini adalah warna super pale pink yang cukup blinding. Sama seperti produk keempat, saya lebih suka menjadikan produk ini sebagai dasar sebelum memakai foundation. Tapi juga berbeda dengan produk keempat, saya hanya memakai cream highlighter ini di bagian pipi dan tulang pipi saja. Mengapa? Karena warnanya yang pink dan memiliki cool undertone, tidak begitu cocok jika digunakan di seluruh permukaan wajah.

So yeah, itulah cara saya untuk mendapatkan kulit yang tampak berkilau dari dalam. Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

More Color Names


Oke, Ladies.. Sepertinya saya butuh suatu acuan baru untuk bisa mendeskripsikan warna dengan lebih baik. Dan akhirnya saya dapat!! Salah satu postingan di alamat situs ini memberikan saya suatu pencerahan dan tambahan pengetahuan dalam mendeskripsikan warna. Enjoy..

http://www.color-blindness.com/color-name-hue/

True Match Genius : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Aaaah, sudah lama banget saya ga nulis di blog ini. Kangen berat! Beberapa minggu kemarin sampai dua hari yang lalu saya pergi diklat ke luar kota, dan dengan jadwal yang padat merayap, ditambah tugas-tugas diklat yang ko kayanya ga ada habisnya (atau mungkin karena prokrastinasi juga), akhirnya saya mengundur-ngundur nulis blog terus. Tapi sekarang saya disini. Soooo.. Yeah!

 

 

 

Sebetulnya tadi saya sedikit galau, mau menulis apa dulu. Karena saya punya beberapa review produk, beberapa tutorial, satu konfession, dan satu artikel DIY. Tapi, saya akan mulai dari review produk dulu yah, Ladies. Produk yang akan saya review kali ini adalah foundation (Lagi? Ya!). Rencananya saya akan mereview produk ini dari sekitar 2-3 bulan yang lalu, karena menurut saya produk ini cukup keren. Tapi karena saat itu produknya masih belum keluar dan dikenal secara luas, jadi yo weisss.. Reviewnya nanti-nanti lagi aja (yaitu sekarang).

 

 

truematchgenius

Foundation yang saya maksud adalah L’oreal True Match Genius. Foundation ini kalau tidak salah terdiri dari 6 shade dengan undertone yang bervariasi. Saya memakai shade Gold Beige, dimana shade tersebut mirip NC 25 (beige dengan warm undertone). Foundation ini berbentuk compact alias padat, yang artinya teksturnya adalah creamy. Aplikator bawaannya berupa spons, tapi untuk saya sih aplikator tersebut tidak terpakai.

 

 

 

Foundation ini memiliki 4 manfaat, yaitu primer, foundation, concealer, dan powder. Karena manfaatnya begitu banyak, saya rasa foundation ini cocok dipakai oleh Ladies yang ga mau ribet dengan banyaknya tahap bermakeup. Foundation ini memiliki medium coverage, tapi dengan pemakaian berlapis coveragenya bisa naik hingga semi-full coverage.

 

 

 

Seperti yang saya katakan tadi bahwa foundation ini sifatnya go-to. Tapi jika Ladies ingin tampilan yang lebih flawless, Ladies tetap saja membutuhkan primer, concealer, dan translucent powder untuk melengkapinya.

 

 

 

Gambar di bawah ini adalah swatch shade Gold Beige pada kulit saya dan tampilan akhir setelah foundation di blend. Saya mengaplikasikan foundation ini dengan menggunakan blending sponge basah. Cukup terlihat yaaa, kalau coveragenya medium : beberapa ketidaksempurnaan dan ketidakmerataan warna kulit bisa ditutupi, namun sebagian lainnya tidak.

loreal true match genius

 

 

Oh iya, seperti yang saya katakan diatas bahwa aplikator bawaan foundation ini tidak terpakai oleh saya. Well, hal tersebut lebih karena bentuk aplikatornya yang terlalu klasik dan tidak saya sukai. Saya lebih suka menggunakan blending sponge bulat (seperti beauty blender), stippling brush, atau kabuki/flat top/oval brush yang memiliki helaian bulu yang lebat dan rapat.

 

 

 

Hal lainnya yang saya sukai dari foundation ini adalah longevitynya yang lumayan lama. Jika foundation ini di set dengan menggunakan translucent powder (dan mungkin diawali dengan primer dan diakhiri dengan setting spray juga), maka akan menjadi lebih tahan sekitar 7-8 jam.

 

 

 

Yap. Sekian review kali ini. Sesungguhnya saya masih jetlag dengan cara penulisan review ini, karena tampak berantakan, tapi saya harap ini bisa bermanfaat. So, thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

L’oreal True Match Mineral Powder Foundation : Review and Swatch


Oke, hai Ladies..

 

 

 

Tau ga, rencananya saya ga akan bikin blog apapun dalam tiga minggu ke depan karena saya akan mengikuti diklat di luar kota lagi. Tapi ko kayanya ga tahan buat ga nulis ya? Hehehehe.. Anyway, kali ini saya mau mereview salah satu foundation yang saya pakai saat travelling. Sebetulnya pemakaian dari foundation ini sudah pernah saya share di tutorial berikut, yang belum saya lakukan adalah membahasnya dengan lebih mendalam. Jadi, kita mulai yaa..

 

 

 

Namanya adalah L’oreal True Match Mineral Powder Foundation. Jadi produk ini adalah foundation yang memiliki coverage light to medium, powder, dan SPF 19 yang menyatu dalam satu kemasan. Kebayang kan? Jika biasanya Ladies memakai liquid atau creamy foundation terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan setting powder, maka dengan menggunakan produk ini waktu yang Ladies perlukan untuk berdandan jadi relatif lebih singkat.

True-Match-Mineral_slider_1

 

Kemasan dari foundation ini juga tergolong ringkas, karena buffing brushnya sudah menyatu di bagian tutupnya. Tapi ingat, meski demikian sisihkan waktu untuk mencucinya juga ya Ladies. Karena jangan sampai kita memakai brush yang tidak dicuci secara terus menerus untuk mengaplikasikan makeup ke wajah kita. Bayangkan bakteri dan kuman yang menempel dan terselip di antara helaiannya, hiiiy!

 

 

 

Foundation ini sebetulnya memiliki 12 shade, tapi yang masuk dan dijual di Indonesia hanya 4 shade saja. Shade yang saya miliki adalah Natural Beige. Pada kulit saya shade ini tergolong lebih terang dan lebih pink undertone. Hal tersebut terjadi bukan karena shade ini memiliki pink undertone, tapi karena pada dasarnya kulit saya memiliki yellow undertone, sehingga jika memakai foundation berundertone netral (warna pink dan yellownya seimbang) maka akan terlihat seakan-akan foundation yang saya pakai jadi lebih pink. Tapi jangan khawatir, Ladies.. hal tersebut bisa “disembunyikan” dengan pemakaian bronzer atau blush on kok.

loreal true match mineral

 

 

Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa foundation ini dilengkapi oleh buffing brush, itu berarti cara pemakaian dari foundation ini adalah dengan cara di buffing. Teknik buffing adalah teknik dimana mengaplikasikan foundation dengan menggunakan brush yang sesuai dengan gerakan memutar dan menekan dengan cepat, sehingga hasilnya adalah coverage yang lebih tinggi namun tidak terlihat cakey atau retak karena warna foundation seakan menyatu dengan warna kulit. Jadi ingat, caranya adalah memutar dan menekan, bukan mengoles yaa.

 

 

 

Hasil akhir dari pemakaian foundation ini adalah natural dengan sedikit glowy (lihat gambar terakhir di tutorial di link ini). Efek glowy yang terjadi bisa jadi karena kandungan SPF yang ada di dalamnya. Bagusnya lagi, karena foundation ini berjenis mineral, maka kemungkinan besar cocok dipakai oleh kulit yang sensitive atau yang sedang berjerawat (seperti saya, yang sigh kayanya berjerawat terus sepanjang masa, huhuhu).

 

 

 

Foundation ini memang tidak mengklaim dirinya sebagai foundation yang waterproof. Tapi dari pengalaman saya, foundation ini masih tetap terlihat “jejak”nya walaupun saya sudah membasuh muka berkali-kali. Selain itu, ketahanan pemakaiannya cukup mengagumkan, yaitu sekitar 8-12 jam.

 

 

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Easy Makeup Tutorial (For Traveller)


Hai Ladies..

 

 

 

Jadi gini, pagi ini saya chatting dengan salah satu teman diklat, yang beberapa minggu lalu saya ikuti. Lalu karenanya saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial makeup yang simpel (oke, ini simpel menurut saya ya..) dengan menggunakan produk yang tergolong ga begitu banyak. Selain itu, dandanan ini memang saya pakai selama diklat, karena saya tergolong malas membawa seabreg makeup saat travelling. Sooooo, kita mulai.

 

 

 

Oke, mungkin saya bisa dibilang bohong dengan mengatakan malas membawa seabreg makeup, karena faktanya saya membawa seabreg skincare. Karena apa? Saat travelling, kita tidak tahu keadaan cuaca, air, kelembapan udara dan sebagainya, dari kota yang kita tuju, yang pada dasarnya hal-hal tersebut  berpengaruh pada kulit kita. Jadi untuk menghindari kerusakan/jerawat/kekeringan/kekucelan pada kulit, terutama kulit wajah, ya mau ga mau saya membawa seabreg skincare yang terdiri dari sabun muka, toner, pre-serum, serum, face mist (lihat DIY-nya disini), moisturizer (review dan swatchnya disini), dan sun screen (ya, salah satu produk yang saya sebutkan disini). Ya ya ya.. beberapa mungkin bilang saya agak lebay dengan semua skincare ini. Tapi plis deh, bukannya lebay, saya cuma high maintenance aja, hahahahaha, just kidding 😛

1

 

 

Well, ini tutorial sesungguhnya. Pertama-tama, setelah selesai mengaplikasikan semua skin care, saya membentuk alis mata saya dengan Sarange Automatic Brow Pencil (review, swatch, dan tutorialnya ada disini). Kemudian saya aplikasikan eyeshadow warna coklat L’oreal V-Sculptor (review, swatch, dan tutorialnya juga ada disini) dan saya baurkan warna di ujung-ujungnya dengan menggunakan blending brush, sehingga mata terlihat lebih berdimensi. Kemudian saya gambarkan winged eyeliner dengan menggunakan L’oreal Black Laquer (jangan bosan, Ladies, tapi review dan swatchnya ada disini) dan sampai disini, riasan mata selesai dulu (nanti dilanjut lagi).

2

 

 

Lalu, kita kembali ke daerah wajah. Sebelum mengaplikasikan dekorasi/makeup wajah apapun, saya aplikasikan face primer favorit saya, yaitu Blur Cream dari L’oreal (review dan swatchnya lihat disini). Setelah itu, wajah saya menjadi matte seketika dan siap untuk diaplikasikan produk lainnya. Kemudian, untuk foundation saya menggunakan mineral powder foundation (review menyusul). Saya memakai produk ini karena praktis, medium coverage, dan tahan lama. Kemudian saya membutuhkan contour untuk menambah dimensi pada wajah saya. Oleh karena itu, saya menggunakan blush on dari Pure Glow (review dan swatch disini) sebagai contour.

3

 

 

Lalu kembali ke makeup mata, saya aplikasikan mascara The Magnum dari Maybelline (review and swatch disini) agar mata saya terlihat lebih segar dan terbuka. Kemudian, saya aplikasikan highlight Mary Loumanizer dari The Balm (sori, Ladies, tapi produk ini ga akan saya bahas, jadi googling aja di tempat lain, hehehe) di sepanjang batang hidung, cupid’s bow dan sudut tertinggi di daerah tulang pipi. Kemudian, saya aplikasikan lipstik warna fuschia dari seri L’oreal Pure Reds sehingga tampilan wajah saya secara keseluruhan tampak lebih cerah (review dan swatch ada disini).

4

 

 

Terakhir, saya semprotkan setting spray All Nighter dari Urban Decay (sori, tapi ini juga tidak akan saya review ya, Ladies..) beberapa kali agar makeup saya lebih awet dan tahan badai XD.

 

 

5

So, yaaaa stepnya mungkin terlalu banyak bagi beberapa orang. Tapi untuk saya pribadi, step ini cukup simpel karena tidak ada correcting, concealing, baking, atau blushing on. Karenanya, saya bisa menyelesaikan semua step ini dalam waktu 5-10 menit aja (jadi ini simpel, iya kan? Iya kan???).

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat bagi Ladies yang mau travelling tapi ga mau bawa makeup banyak (tapi rela bawa seabreg skincare, LOL). Thanks and take care. Smooch!

My Best Sun Protection Products


Hai Ladies..

 

 

 

Jika sebelumnya saya membahas mengenai bahaya sinar matahari dan penjelasan tabir surya secara umum (lihat postingannya disini), maka sekarang saya akan membahas satu per satu tabir surya yang cocok dipakai di kulit saya yang cenderung berminyak . Kita mulai yahh..

 

 

 

Ada beberapa produk sunscreen yang saya pakai dalam beberapa tahun terakhir. Siapa tahu produk-produk ini pun cocok dipakai oleh Ladies.

 

17723_1421026824581

 

Produk yang pertama adalah Olay Total Effect 7 CC Cream. Produk ini memiliki spectrum board dan SPF 15. Saya memang tidak memakai produk ini lagi, karena sekarang saya tampaknya perlu perlindungan yang lebih kuat. Tapi dulu, saat saya masih sering ada di rumah, produk ini cocok dipakai karena manfaatnya sebagai spectrum board sunscreen dan CC Cream.

 

 

SUNS-REVL-014A-1

Produk selanjutnya adalah Revlon New Complexion Sunblock Face Cream. Produk ini memiliki SPF 30 dan juga melindungi dari UVA, dan merupakan sunblock, yang artinya daya tolak terhadap radiasi sinar mataharinya lebih ampuh. Meskipun namanya sunblock tapi karena juga merupakan face cream, produk ini tidak “seberat” jika ini adalah sunblock untuk tubuh. Intinya, produk ini cukup ringan dipakai dan tidak terlalu membuat makeup terlihat meleleh di bawah sinar matahari.

 

 

RC05 L'Oreal UV BB Max

Produk ketiga adalah L’oreal UV Perfect BB Max. Oke, produk ini memang sudah diskontinu, jadi tidak diproduksi lagi. Walaupun produk ini merangkap dengan BB Cream, saya tetap memakainya sebagai sunscreen (yang artinya saya tetap memakai foundation lagi setelahnya, hahaha..). Produk ini merupakan produk yang hebat karena memiliki SPF 50 dan PA +++, tapi hal yang saya tidak sukai adalah bahwa BB Cream ini memiliki pink undertone (itulah sebabnya saya perlu menutupnya dengan foundation lagi). Meski demikian, produk ini non-comedogenic yang berarti tidak menutup pori dan menimbulkan komedo pada wajah.

 

 

Face50-2-min-800x800

Produk selanjutnya adalah Banana Boat Ultra Protect Faces Sunscreen Lotion. Oke, produk ini keren dan saya masih pakai hingga hari ini. Produk ini ber-SPF 50 dan PA ++++ (plus-nya ada 4 yang artinya memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap direct and long UVA). Selain itu, produk ini oil-free, ringan, hipoalergenik, tahan air (oke, untuk sekedar membasuh wajah, produk ini tergolong tahan air, tapi jika digunakan untuk berenang berjam-jam, ummm.. gak janji). Produk ini juga aman dipakai setiap hari. Meski demikian, saya tidak memakainya setiap hari, hanya di hari-hari tertentu saja, disaat saya berkegiatan outdoor selama berjam-jam.

 

erk-erk-loreal-uv-perfect07

 

Produk kelima adalah L’oreal UV Perfect Aqua Essence [HA] Advanced Watery Gel. Produk ini memiliki SPF 50 dan PA ++++, namun yang membuatnya unik adalah teksturnya yang semi gel dan berbahan dasar air, sehingga tidak berminyak dan hasil akhirnya adalah matte (oke, tidak se-matte yang Ladies pikirkan, tapi untuk ukuran sunscreen, produk ini matte finish). Berdasarkan hal-hal tersebut, saya memakainya hampir setiap hari, karena cocok dengan kulit berminyak saya.

 

 

blibli-com-kesehatan-dan-kecantikan_l-oreal-uv-perfect-aqua-essence-city-uv-mist-spf-50-pa_full01

Produk terakhir adalah L’oreal UV Perfect Aqua Essence Ciy Face Mist. Produk ini memiliki keunggulan yang sama seperti produk yang saya bahas diatas, karena kedua produk ini bisa dibilang adik-kakak. Bedanya, produk ini bentuknya spray yang mengandung nol alcohol. Karena bentuknya yang spray, saya biasanya memakainya disaat touch up atau setelah selesai bermakeup. Meski demikian, hati-hati saat mengaplikasikannya, jangan sampai terkena mata atau lidah dan jangan menyemprot di bagian yang sama lebih dari beberapa detik.

 

 

 

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Protect Your Skin From The Sun


Hai Ladies..

 

 

 

Beberapa orang ngirim e-mail kepada saya dan bertanya, produk SPF mana sih yang paling bagus untuk dipakai? Karena beberapa produk terasa lengket, berminyak, membuat wajah jadi superlicin, dan lain-lain. Well, kali ini pun sebetulnya saya tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Karena yang akan saya bahas disini sekarang adalah seputar efeksinar matahari dan penjelasan produk tabir surya secara umum. Sooo, mari kita mulai.

 

 

 

Nah, sebagai pendahuluan, kulit saya cenderung berminyak, terutama di daerah T. Dimana produksi minyak di area tersebut dapat terlihat dalam waktu kurang dari satu jam setelah saya mencuci muka sampai bersih. Jadi intinya, saya berminyak banget! Huhuhu..

 

 

 

Meskipun wajah saya berminyak, saya lebih memilh terlihat berminyak banget karena imagesmenggunakan krim SPF, daripada kulit saya terkena dampak radiasi sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari, yang pada dasarnya jahat banget buat kulit kita ini. Nah, untuk yang belum tau, sinar matahari memiliki beberapa gelombang sinar ultraviolet, yaitu UVA, UVB, dan UVC (tapi gelombang jenis ini tidak sampai di bumi). Lalu, apa persamaan dan berbedaan UVA dan UVB?

 

 

 

Sebagai catatan, persamaan dari keduanya adalah bahwa UVA dan UVB adalah gelombang sinar matahari yang mampu menembus permukaan atmosfer dan sampai di bumi. Kedua gelombang tersebut memberi dampak tertentu pada kulit, dan menurut saya sih, dampak dari keduanya tidak bagus. Penasaran? Ya, kita akan bahas perbedaannya kalau begitu.

 

 

 

Radiasi UVA adalah radiasi gelombang ultraviolet panjang, yang mampu menembus objek apapun, seperti pakaian, kaca, awan, maupun hujan. Artinya, gelombang ini tidak terhalang oleh apapun dan mampu menembus lapisan kulit yang dalam. Efek dari radiasi UVA adalah elastisitas kulit yang berkurang, yang mengakibatkan penuaan dini pada kulit, seperti keriput, flek/noda hitam, dan penggelapan kulit yang membuat warna kulit tampak tidak rata.

 

 

 

Sedangkan radiasi UVB adalah radiasi gelombang ultraviolet pendek. Meskipun demikian, semakin pendek gelombang ultraviolet, semakin berbahaya dampaknya karena energinya semakin besar. Radiasi UVB menyerang permukaan kulit saja dan mengakibatkan kemerahan, iritasi, kulit terbakar, dan mengelupas. Artinya, jika Ladies mencari penyebab mengapa kulit Ladies jadi lebih menggelap jika terlalu lama ada di bawah sinar matahari, maka inilah jawabannya. Meski tadi saya menyebutkan bahwa radiasi UVB ini hanya menyerang bagian epidermis kulit saja, tapi jika hal tersebut berlangsung lama, maka akan mengaktifkan sel-sel yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Hiiiy..

 

 

 

Nah, bagaimana cara menghindari radiasi UVA dan UVB sehingga kita terlindungi dari dampak yang merusak kulit tersebut? Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu :

  • Hindari paparan sinar matahari langsung, hal ini bisa dilakukan dengan cara memakai pakaian yang menutup kulit, topi berujung lebar, kacamata dengan lensa anti-UV.
  • Hindari kegiatan di luar ruangan pada jam dimana sinar matahari sedang terik-teriknya, misalnya jam 10 sampai dengan jam 16.
  • Pakai krim tabir surya yang mengandung spectrum board, yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB di seluruh wajah dan tubuh SETIAP HARI, dan lakukan pengulangan setiap 2-3 jam sekali atau di waktu yang diperlukan.

 

 

 

Oke, dari ketiga cara diatas, mungkin cara terakhirlah yang paling simpel. Kenapa? Ya karena beberapa orang mungkin tidak mau terkukung di ruangan atau dengan menggunakan pakaian tertentu setiap harinya kan? Oleh sebab itu, saya akan membahas produk yang tergolong tabir surya tersebut.

 

 

 

Nah, jika tadi kita sudah membahas mengenai radiasi UVA dan UVB, terkait dengan produk tabir surya, apakah Ladies mengerti kata-kata yang biasanya terdapat dalam kemasan tabir surya? Sebagai bocoran, biasanya terdapat kata-kata SPF, PA, dan Board Spectrum. Apa sih artinya?

sunscreens-for-the-face

 

 

SPF atau Sun Protection Factor mengacu pada berapa banyak perlindungan yang diberikan dari radiasi sinar UVB. Ingat ya, SPF diperuntukkan hanya bagi UVB saja, yang biasanya menyebabkan kulit menggelap, iritasi, dan melepuh. SPF merupakan ukuran berapa lama lagi Ladies bisa dapat menikmati berada di bawah sinar matahari sebelum radiasi UVB membuat kulit Ladies terbakar.

 

 

 

Jadi, misalkan tanpa memakai tabir surya ber-SPF, Ladies hanya mampu bertahan 5 menit di bawah sinar matahari, maka dengan menggunakan tabir surya ber-SPF 15, Ladies mampu bertahan 15 kali lebih lama, yaitu selama 75 menit (hasil dari perkalian 5 menit  X SPF 15). Semakin besar jumlah angka yang berada di samping kata SPF, maka semakin lama perlindungan yang ditawarkan kepada kulit Ladies. Artinya, SPF 15 memberikan perlindungan yang lebih mudah hilang daripada SPF 30, SPF 50, SPF 80, atau SPF 110.

 

 

 

Selanjutnya, ada yang disebut PA atau Protection Grade of UVA adalah standar pengukuran Jepang terkait perlindungan dari sinar matahari terutama radiasi UVA. Jika pada SPF terdapat angka setelahnya (SPF 6, SPF 15, dan seterusnya), maka pada PA terdapat tanda + (plus). Tanda + tersebut memiliki arti yang hampir sama seperti SPF, dimana :

  • PA + melindungi kulit yang sensitif dari radiasi UVA yang tergolong rendah hingga medium.
  • PA ++ memberikan perlindungan yang sama namun lebih baik dan dapat digunakan untuk kulit normal.
  • PA +++ memberikan perlindungan yang kuat dan digunakan untuk kulit normal yang terpapar langsung oleh sinar atau radiasi UVA.

 

 

Kemudian ada yang disebut dengan board spectrum. Tabir surya dengan board spectrum adalah tabir surya yang memiliki spectrum luas, yang dapat melindungi dari radiasi UVA dan UVB. Jadi, produk dengan board spectrum tentu memberi manfaat yang lebih banyak.

 

 

 

Sekarang mengenai sunblock dan sunscreen, apa sih bedanya? Tabir surya, yang saya sebutkan berkali-kali di atas adalah sunscreen yang memiliki fungsi sebagai peredam atau penyaring (filter) paparan sinar UVA dan UVB. Artinya, jika menggunakan tabir surya, tidak seluruh komponen sinar matahari dapat ditolak. Tabir surya umumnya menolak radiasi UVB dan sebagian radiasi UVA.

 

 

 

Sedangkan sunblock berfungsi untuk memantulkan dan menyebarkan sinar matahari. Fungsinya yang sebagai dinding atau pelapis kulit, menghalangi paparan UVA dan UVB dengan lebih efektif dan ampuh. Namun sunblock memiliki formula yang lebih tebal dan berminyak, sehingga terasa lebih lengket dan tentu saja kurang cocok jika dipadukan dengan makeup karena mengakibatkan tampilan yang cakey dan menghasilkan backlight di hasil foto (oke, kita bahal hal tersebut lain kali).

 

 

 

Selanjutnya, kapan kita mengaplikasikan semua tabir surya ini yah? Nahhh, jika Ladies memiliki rutinitas seperti saya, yaitu pergi bekerja setiap hari kerja, maka aplikasikan tabir surya setelah selesai dengan rutinitas skin care, namun sebelum mengaplikasikan primer dan produk dekorasi wajah lainnya. Ladies juga bisa mengaplikasikan ulang tabir surya setelah berenang, mengeluarkan keringat berlebih (ingat, tetap dipakai di kondisi kulit yang sudah kering), atau disaat kulit Ladies sudah mulai terasa panas dan terbakar matahari lagi (ingat mengenai peran SPF terkait lama perlindungan bagi kulit).

 

 

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!