#1 Look from Inez Professional Color Eyeshadow Palette


Hai Ladies..

 

Menindaklanjuti postingan terakhir saya, kali ini saya akan memberikan tutorial riasan mata dengan menggunakan Inez Professional Color Eyeshadow Palette (lihat reviewnya disini). Hasil dari riasan kali ini yaaaa, cukup wearable lah ya.. Baiklah, mari kita mulai! Eh tapi, pertama-tama saya mohon maaf jika hasil fotonya tampak sedikit ngeblur dan kurang fokus  😀

 

Pertama-tama dan selalu saya ingatkan sebelum mengaplikasikan dekorasi apapun di mata kita, selalu gunakan eyeshadow primer agar warna eyeshadow lebih terlihat, lebih tahan lama, dan tidak bergeser jika terbasuh air, terkena minyak alami wajah, atau keringat.

 

Kemudian dengan menggunakan blending brush, aplikasikan warna raw chesnut di daerah lipatan mata. Gerakkan kuas maju mundur dan sesekali melingkar agar warna eyeshadow terbaur dengan sempurna.

P_20160706_191837

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna egyptian sable di bagian lipatan mata, ujung mata dalam dan luar, namun sisakan bagian tengah kelopak mata. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil dan masih bersih, baurkan ujung-ujung sehingga warna tersebut terbaur dengan warna raw chesnut yang sebelumnya telah ada.

P_20160706_192116 P_20160706_192801

Lalu dengan menggunakan flat synthetic brush, aplikasikan warna bright turquoise di bagian tengah kelopak mata. Pada tahap ini, pengaplikasian eyeshadow bisa basah maupun kering. Hasil dari pengaplikasian basah adalah biasanya lebih terlihat bershimmer daripada pengaplikasian kering. Saya sendiri disini menggunakan pengaplikasian kering.

P_20160706_193430

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan kembali warna raw chesnut dan egyptian sable di sepanjang garis mata bagian bawah. Baurkan sedikit agar tampilan eyeshadow terlihat natural.

P_20160706_193757

Selanjutnya aplikasikan eyeliner pensil warna hitam di sepanjang bingkai mata bagian bawah dan baurkan dengan warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya. Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna bright turquoise dan sedikit pale grey di bagian ujung mata bagian dalam.

P_20160706_194036 P_20160706_194227

 

Terakhir aplikasikan mascara di bulu mata bagian atas dan bawah. Lalu untuk menambah kesan dramatis, tempelan bulu mata palsu. Untuk catatan, disini saya tidak menggambarkan eyeliner untuk garis mata bagian atas. Jika Ladies ingin menambahkan winged liner di bagian tersebut, maka tampilan akan lebih dramatis lagi.

P_20160706_194811 P_20160706_200051

Yap sekian salah satu contoh penggunaan Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Semoga bermanfaat. Thanks anda take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

More Color Names


Oke, Ladies.. Sepertinya saya butuh suatu acuan baru untuk bisa mendeskripsikan warna dengan lebih baik. Dan akhirnya saya dapat!! Salah satu postingan di alamat situs ini memberikan saya suatu pencerahan dan tambahan pengetahuan dalam mendeskripsikan warna. Enjoy..

http://www.color-blindness.com/color-name-hue/

Smokey Cut Crease Coppery Eyes


Hai Ladies..

 

Sesuai dengan janji saya di beberapa postingan sebelumnya, kali ini saya akan membagi tips ‘n tricks sekaligus tutorial untuk mendapatkan tampilan riasan mata seperti yang ada di gambar di bawah ini. Disini saya memakai eyeshadow palet yang keren banget, karena pigmentasi, tekstur, dan kemampuan blend yang oke. Namun sayang, palet tersebut belum sempat saya review aja, padahal udah beberapa bulan nongkrong di atas meja rias saya (mungkin dalam beberapa postingan kedepan, janji!). Sooo, kita mulai tutorialnya ya..

P_20160621_052158

 

Pertama-tama dan seperti biasa, aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar warna eyeshadow lebih “keluar”, lebih tahan lama, dan tidak bergeser. Kemudian setelah meresap sempurna, kita mulai dengan warna pertama. Dengan menggunakan blending brush, aplikasikan eyeshadow warna chesnut di sepanjang atas lipatan mata. Karena warna ini akan menjadi warna transisi yang pertama, maka gerakkan kuas dengan gerakan maju mundur dan memutar sehingga eyeshadow terbaur, menipis, dan terlihat cukup bergradasi dengan warna kulit asli kita.

1

 

Kemudian, dengan menggunakan flat blending brush, aplikasikan warna cokelat tua diatas warna chesnut yang telah ada. Warna ini akan menjadi warna transisi yang kedua, sehingga cara menggerakkan kuasnyapun hampir sama : maju mundur dan sedikit memutar. Tapi hati-hati, jangan sampai warna cokelat tua ini menutupi seluruh warna chesnut. Ingat, kita akan membuat gradasi, bukan menimpa warna yaaa..

2

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna hitam diatas warna cokelat yang telah ada. Warna ini adalah warna transisi yang ketiga. Karena kita hanya membutuhkan sedikit warna hitam sebagai penambah dimensi, maka cara menggerakkan kuasnya cukup maju mundur saja. Namun tetap, jangan sampai warna hitamnya terbaur terlalu luas dan menutupi warna –warna yang telah ada sebelumnya. Dalam membuat gradasi, blending itu penting, tapi over blending malah membuat warna eyeshadow jadi tampak tidak jelas.

3

 

Selanjutnya, dengan menggunakan flat synthetic brush, aplikasikan eyeshadow warna copper di seluruh kelopak mata. Untuk mendapatkan efek shimmer yang maksimal, kuas bisa dibasahi sedikir terlebih dahulu kemudian gerakanan kuas dengan cara menekan-nekan di kelopak mata. Ditekan yaa, bukan dioles.

4

 

Kemudian, aplikasikan eyeliner di garis mata bagian atas. Caranya bisa Ladies lihat disini atau disini. Aplikasikan juga eyeliner di sepanjang garis mata bawah. Well, disini saya mengaplikasikan eyeliner di ujung mata bagian dalam juga sebetulnya, tapi karena saya jadi terlihat terlalu bengis, pada tampilan selanjutnya, eyeliner di ujung dalam mata tersebut saya hapuskan.

5

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush, yang sebelumnya dipakai untuk mengaplikasikan eyeshadow warna hitam di kelopak mata atas, saya baurkan eyeliner di garis mata bawah. Kemudian saya juga menambahkan warna chesnut dan cokelat tua untuk menampilkan efek gradasi seperti yang ada di kelopak mata atas. Terakhir saya aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah, kemudian saya pakaikan bulu mata palsu untuk menambah drama di mata saya, hahaha..

6

 

Mudah? Mudah lah yaaa.. Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Smoother and Finer Smokey Eyes


Hai Ladies..

OMG!! Sebulan aja saya ga nulis blog, dan itu sesuatu banget! Waktu terlama saya ga ngeblog dan hal itu ngangenin banget, hehehe.. Anyway, kali ini saya kembali dan saya mau berbagi tutorial riasan mata.

 

 

Well, sebetulnya saya udah sering banget membahas mengenai smokey eyes. Tutorialnya ada seabreg (dan mungkin akan bertambah di masa-masa yang akan datang). So, apa perbedaan smokey eyes yang akan saya bahas kali ini dengan smokey eyes yang sudah saya bahas sebelum-sebelumnya? Menurut saya, smokey eyes kali ini memiliki teknik yang lebih smooth dan tampilan yang lebih wearable. Penasaran? Here we go!

 

 

Oke, pertama-tama, aplikasikan eyeshadow base diseluruh bagian kelopak mata hingga ke tulang alis. Lalu biarkan meresap sekitar 30 detik kemudian set menggunakan translucent powder. Fungsi dari pengesetan ini adalah agar eyeshadow yang akan dipakai selanjutnya lebih mudah untuk dibaurkan.

20160410_193632

 

 

Lalu, dengan menggunakan fluffly blending brush, aplikasikan eyeshadow warna sepia di bagian atas lipatan mata sebagai warna transisi yang pertama. Apa itu warna sepia? Warna sepia pada dasarnya adalah warna cokelat muda dan sedikit mauve namun dengan warm undertone. Cara mengaplikasikan eyeshadow ini  adalah dengan menggerakann kuas kedepan dengan kebelakang dengan mata yang terbuka, sehingga Ladies bisa melihat sejauh mana eyeshadow ini terbaur.

20160410_193828

 

 

Kemudian dengan menggunakan fluffy blending brush yang ukurannya lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna sienna di bagian yang sama sebagai warna transisi yang kedua. Apa itu warna sienna? Sienna pada dasarnya adalah warna cokelat kekuningan, warna ini bisa tampak lebih kuning di satu orang dan lebih oranye di orang yang lain. Jika saya yang memakai, warna sienna ini tampak lebih gelap dan berwarna oranye. Saat membaurkan eyeshadow ini, usahakan agar area pembaurannya tidak melebihi warna transisi yang pertama agar betul-betul terlihat gradasi warnanya.

20160410_194007

 

 

Selanjutnya dengan menggunakan fluffy bending brush yang lebih kecil lagi, aplikasikan warna cinnamon  di bagian luar lipatan mata sebaga warna transisi yang ketiga sekaligus untuk memberikan kesan dalam pada mata. Apa itu warna cinnamon? Jika Ladies pernah melihat warna kayu manis, maka itulah warna cinnamon. Perlu diperhatikan agar membaurkan warna ini hanya di bagian ujung luar lipatan mata saja untuk memberikan kesan mata menyerupai bentuk almond. Sampai tahap ini, dasar-dasar smokey eyes telah selesai. Pada intinya, dalam membuat smokey eyes Ladies perlu membangun warna untuk memberikan kesan kedalaman dan highlight yang tepat.

20160410_19415820160410_194203

 

 

Lalu dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna coffee dengan finish shimmery pada seluruh kelopak mata. Warna coffee yang saya maksud disini adalah warna biji kopi yang kecokelatan, bukan warna air kopi yang kehitaman ya. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini Ladies bisa juga dengan menggunakan aplikasi basah, yaitu menyemprot dikit air kepada kuas, sebelum mengambil eyeshadow yang dimaksud untuk mendapatkan efek shimmery yang lebih kuat dan intens.

20160410_194428 20160410_194431

 

 

Kemudian gambarkan winged eyeliner di sepanjang garis mata atas. Cara pengaplikasiannya bisa dilihat di link ini. Selanjutnya, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna cinnamon di sepanjang kelopak mata bawah untuk memberikan efek smokey yang lebih kuat. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini harap Ladies tetap membangun warnanya dengan cara sedikit-sedikit, agar tidak terlalu over.

20160410_194908 20160410_195103

 

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush yang lain, aplikasikan eyeshadow warna light gold atau emas muda/terang di bagian ujung mata bagian dalam. Fungsi dari pengaplikasian ini adalah sebagai highlight dan agar mata terlihat lebih cerah dan terbuka. Baurkan highlight tersebut ke bagian atas dan bawah agar terlihat lebih natural dan well done. Selanjutnya, aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah. Sampai disini, jika Ladies merasa cukup, maka tampilan smokey eyesnya telah selesai.

20160410_195506 20160410_195714

 

 

Namun jika Ladies merasa belum cukup, bisa tambahkan bulu mata palsu untuk memberikan efek smokey yang maksimal. Untuk diperhatikan, bahwa menggunakan bentuk bulu mata yang berbeda akan memberikan hasil mata yang berbeda. Untuk tampilan smokey, gunakanlah bentuk mulu mata yang seperti sayap (helaian luar yang memanjang).

20160410_201016 20160410_201019

 

 

Nah, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

PS: tutorial mengenai smokey eyes yang lain bisa dilihat di :

https://hasgoodlook.com/2016/02/08/sultry-bronzy-smokey-look/

https://hasgoodlook.com/2016/01/26/taupe-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2016/01/17/dark-bronze-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/06/07/sparkling-halo-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/05/22/how-to-classic-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/03/20/my-signature-smokey-eyes-look/

https://hasgoodlook.com/2015/01/27/electric-blue-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/20/pearly-black-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/19/grey-smokey-eyes/

 

True Match Genius : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Aaaah, sudah lama banget saya ga nulis di blog ini. Kangen berat! Beberapa minggu kemarin sampai dua hari yang lalu saya pergi diklat ke luar kota, dan dengan jadwal yang padat merayap, ditambah tugas-tugas diklat yang ko kayanya ga ada habisnya (atau mungkin karena prokrastinasi juga), akhirnya saya mengundur-ngundur nulis blog terus. Tapi sekarang saya disini. Soooo.. Yeah!

 

 

 

Sebetulnya tadi saya sedikit galau, mau menulis apa dulu. Karena saya punya beberapa review produk, beberapa tutorial, satu konfession, dan satu artikel DIY. Tapi, saya akan mulai dari review produk dulu yah, Ladies. Produk yang akan saya review kali ini adalah foundation (Lagi? Ya!). Rencananya saya akan mereview produk ini dari sekitar 2-3 bulan yang lalu, karena menurut saya produk ini cukup keren. Tapi karena saat itu produknya masih belum keluar dan dikenal secara luas, jadi yo weisss.. Reviewnya nanti-nanti lagi aja (yaitu sekarang).

 

 

truematchgenius

Foundation yang saya maksud adalah L’oreal True Match Genius. Foundation ini kalau tidak salah terdiri dari 6 shade dengan undertone yang bervariasi. Saya memakai shade Gold Beige, dimana shade tersebut mirip NC 25 (beige dengan warm undertone). Foundation ini berbentuk compact alias padat, yang artinya teksturnya adalah creamy. Aplikator bawaannya berupa spons, tapi untuk saya sih aplikator tersebut tidak terpakai.

 

 

 

Foundation ini memiliki 4 manfaat, yaitu primer, foundation, concealer, dan powder. Karena manfaatnya begitu banyak, saya rasa foundation ini cocok dipakai oleh Ladies yang ga mau ribet dengan banyaknya tahap bermakeup. Foundation ini memiliki medium coverage, tapi dengan pemakaian berlapis coveragenya bisa naik hingga semi-full coverage.

 

 

 

Seperti yang saya katakan tadi bahwa foundation ini sifatnya go-to. Tapi jika Ladies ingin tampilan yang lebih flawless, Ladies tetap saja membutuhkan primer, concealer, dan translucent powder untuk melengkapinya.

 

 

 

Gambar di bawah ini adalah swatch shade Gold Beige pada kulit saya dan tampilan akhir setelah foundation di blend. Saya mengaplikasikan foundation ini dengan menggunakan blending sponge basah. Cukup terlihat yaaa, kalau coveragenya medium : beberapa ketidaksempurnaan dan ketidakmerataan warna kulit bisa ditutupi, namun sebagian lainnya tidak.

loreal true match genius

 

 

Oh iya, seperti yang saya katakan diatas bahwa aplikator bawaan foundation ini tidak terpakai oleh saya. Well, hal tersebut lebih karena bentuk aplikatornya yang terlalu klasik dan tidak saya sukai. Saya lebih suka menggunakan blending sponge bulat (seperti beauty blender), stippling brush, atau kabuki/flat top/oval brush yang memiliki helaian bulu yang lebat dan rapat.

 

 

 

Hal lainnya yang saya sukai dari foundation ini adalah longevitynya yang lumayan lama. Jika foundation ini di set dengan menggunakan translucent powder (dan mungkin diawali dengan primer dan diakhiri dengan setting spray juga), maka akan menjadi lebih tahan sekitar 7-8 jam.

 

 

 

Yap. Sekian review kali ini. Sesungguhnya saya masih jetlag dengan cara penulisan review ini, karena tampak berantakan, tapi saya harap ini bisa bermanfaat. So, thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Ultima II Delicate Creme Powder Makeup : Review and Swatch


Another Friday night, and yesss! I’m ready for blogging 😉

 

 

 

Hai Ladies..

 

 

 

Kali ini saya mau mereview salah satu foundation yang jadi favorit saya untuk dipakai dengan cepat alias on the go. Foundation yang saya maksud tersebut adalah Ultima II Delicate Crème Powder Makeup. So, kita mulai yaa..

 

DelicateCreme1

 

Nah, Ladies, dari namanya aja sudah cukup jelas bahwa ini adalah Crème Powder. Yang artinya, bentuk atau tekstur awalnya adalah creamy, tapi begitu diaplikasikan di kulit langsung berubah menjadi powder-like (mirip-mirip foundation dari Essence yang pernah saya bahas disini lah..).Oke, itu merupakan salah satu keunikannya. Keunikannya yang lain adalah bahwa coverage yang dihasilkan oleh foundation ini cukup bervariasi, tergantung cari cara pengaplikasiannya.

 

 

 

Aplikasi dengan menggunakan tangan atau flat foundation brush akan menghasilkan coverage yang ringan. Aplikasi dengan buffing brush atau flat top brush akan menghasilkan coverage yang sedikit lebih tinggi tapi masih berkategori ringan. Sedangkan aplikasi dengan menggunakan blending sponge atau flat sponge akan menghasilkan coverage yang cukup medium, dan menurut saya disanalah akhirnya : medium coverage.

 

 

 

Foundation ini terdiri dari 6 shade yang bervariasi untuk kulit yang memiliki pink atau yellow undertone. Saya sendiri memakai shade yang paling gelap, namun dengan yellow undertone, yaitu Ocher.

 

 

 

Swatch dari shade tersebut adalah pada gambar di bawah ini, dimana shade tersebutpun ternyata masih terlihat terlalu terang di kulit saya. Tapi menurut saya hal tersebut tidak masalah, karena biasanya foundation akan teroksidasi, yang membuat warnanya jadi sedikit menggelap dan mendekati warna kulit asli. Oke, dari gambar tersebut, saya menggunakan foundation ini, membaurkannya dengan menggunakan flat top foundation brush dan mendapatkan semi-light coverage.

ultima ii delicate creme powder makeup

 

 

Nah, foundation ini mengklaim memiliki staying power yang lumayan, yaitu 10 jam. Tapi menurut saya, staying power itu berlaku 10 jam jika foundation ini disetting menggunakan translucent powder terlebih dahulu. Jika Ladies hanya memakai foundation ini saja tanpa mengesetnya, staying powernya tidak akan selama itu.

 

 

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Peacock Inspired Tutorial


Hai Ladies..

 

 

 

Inget ga, minggu lalu saya posting foto muka semi-ancur tapi riasan matanya oke punya? Riasan mata tersebut terinspirasi dari warna bulu ekor burung merak yang cantik. Nahh.. kali ini saya mau sharing tutorial riasan mata tersebut. Mari kita mulai!

 

 

 

Pertama-tama, aplikasikan dulu eyeshadow primer dan biarkan beberapa detik hingga meresap ke kulit kelopak mata. Lalu aplikasikan eyeshadow base warna putih di sepanjang kelopak mata hingga ke atas bagian lipatan mata. Eyeshadow base putih ini berfungsi membuat warna-warna eyeshadow yang akan saya pakai jadi lebih cerah. Oh iya, jika Ladies tidak punya eyeshadow base warna putih, Ladies juga bisa memakai eyeliner pensil/gel atau cream eyeshadow warna putih. Kenapa? Karena pada dasarnya fungsinya sama dengan eyeshadow base.

1

 

 

Oke, lanjut ke tahap selanjutnya. Aplikasikan eyeshadow warna peach di bagian antara kulit yang diberi eyeshadow base dan yang tidak. Eyeshadow peach ini akan menjadi warna transisi yang pertama. Aplikasikan dengan menggunakan big blending brush dan gerakkan brush membentuk setengah lingkaran hingga warnanya terbaur dengan lembut. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna coral di atasnya dan baurkan. Pada tahap ini, warna transisinya menjadi lebih bergradasi, bener ga?

2

 

 

Lalu dengan menggunakan angled brush, aplikasikan sedikit eyeshadow warna merah di perbatasan antara warna putih dengan warna coral. Eyeshadow ini berfungsi sebagai pembatas cut crease sekaligus sebagai contour yang memberikan dimensi pada mata. Lanjut ke bagian yang seru. Dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu di bagian ujung mata luar. Aplikasikan hingga eyeshadow base putih tertutup dengan sempurna. Gerakkan kuas dengan cara menekan-nekan dengan lembut ke kelopak mata, agar mendapatkan color payoff yang maksimal.

3

 

 

Kemudian, dengan menggunakan flat brush lainnya, aplikasikan eyeshadow warna turquoise di ujung mata bagian dalam. Cara mengaplikasikannya sama seperti mengaplikasikan warna ungu, ya Ladies. Selanjutnya, masih menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna biru azure di bagian tengah dan baurkan (tapi caranya masih dengan menekan-nekan) dengan warna-warna yang ada di kedua sisinya. Sampai tahap ini, Ladies akan mendapatkan tampilan gradasi warna yang seru dari turquoise ke ungu. Oh iya, semua eyeshadow yang saya pakai di bagian kelopak mata memiliki tekstur shimmer ya, biar seru!

4

 

 

Lalu, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna hijau lime di sepanjang kelopak mata bagian bawah. Dilanjutkan dengan pengaplikasian eyeshadow warna taupe di bagian bawahnya sebagai warna transisi yang memberikan efek semi-soft-smokey.

5

 

 

Oke, masih ada step selanjutnya, Ladies.. Masih dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna kuning lemon di bagian tear duct sebagai highlight. Terakhir, aplikasikan mascara dan bulu mata palsu untuk mengangkat bentuk mata hingga terlihat lebih pangling.

6

 

 

Well, well.. Tutorial kali ini memang lebih ribet daripada yang biasanya saya share, Ladies. Tapi gapapa, prosesnya fun dan hasilnya juga fun. Oh iya, saya juga punya tutorial full makeup menggunakan riasan ini yang akan saya share lain kali 😀

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!