Catrice The Ultimate Chrome : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya masih membahas mengenai sesuatu yang bling-bling dan sifatnya menyilaukan. Are you ready?csm_221764_88c27ca549-vert

Produk yang saya maksud adalah Catrice The Ultimate Chrome. Ini adalah Collection Eyeshadow Palette dari Catrice Cosmetics. Seri palette ini ada 5, yaitu Nude, Copper, Blossom, Matt, dan Chrome. Dari kelima eye palette ini, seri Chrome-lah yang menarik perhatian saya.

Jika dilihat dari luar, varian warnanya terlihat mirip dan membosankan. Tapi setelah di swatch, BOOM! I falling love with it. Palette ini terdiri dari 9 warna yang memiliki tekstur lembut nyaris velvet, tetapi dengan finish yang amat menyilaukan. Jika kita break down warnanya satu per satu maka adalah sebagai berikut :

Warna pertama memiliki kata “LIGHT” di atasnya, ini adalah warna pearl white dengan frosty blue undertone. Mikro glitternya memantulkan warna perak yang begitu eye-catching.

Warna kedua adalah warna lavender dengan sedikit hue berwarna biru.

Warna ketiga adalah light lime atau hijau jeruk lime yang amat terang.

Warna keempat adalah warna pinky-peach dengan mikro glitter berwarna pink flamingo.IMG_20180716_201553

Warna kelima adalah medium champagne. Warna ini pasaran tapi entah mengapa saya selalu jatuh cinta pada warna ini.

Warna keenam adalah warna bubblegum pink. Nyaris mirip dengan warna kedua, tapi setelah dibanding secara bersisian, rupanya kedua warna ini amat berbeda.

Warna ketujuh adalah light rose gold. Rupanya warna ini amat cantik dijadikan highlighter!

Warna kedelapan adalah muted grape. Warna favorit saya untruk digunakan di sepanjang kelopak mata.

Warna kesembilan yang memiliki kata “ SCULPT” di atasnya, ini adalah warna light copper yang amat cantik.

Setiap warna di palette ini memiliki mikro glitter di dalamnya. Jika Ladies tidak menyukai glitter, tapi menyukai finish dari setiap warnanya, maka yang perlu Ladies lakukan adalah memblendingnya dengan baik, sehingga yang Ladies dapatkan adalah warna dengan full sheen yang cantik.

Selanjutnya mengenai ketahanan dari unsur menyilaukan yang ada di eyeshadow ini. Rupanya eyeshadow ini cukup tahan 4251232256215-zoomterhadap air, selama tidak digosok. Untuk membuatnya lebih tahan lagi, Ladies perlu membuat dasar yang baik dengan cara mengaplikasikan eyeshadow primer dan eyeshadow base terlebih dahulu. Penggunaan glitter glue juga dapat membuat eyeshadow ini terlihat lebih tahan lama. Pengaplikasian secara basah juga membuat warnanya menjadi lebih intens dan menakjubkan.

Satu hal plus yang menjadi poin baik yang saya sukai adalah harganya yang amat terjangkau. Setahu saya Catrice Cosmetics memiliki satu harga dimanapun dan harga untuk eyeshadow palette ini adalah 90 ribu rupiah. Menarik bukan?

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Maybelline The City Mini Palette : Urban Jungle


Hai Ladies..

Kali ini saya mau membahas sebuah eyeshadow palette yang sedang cukup ramai dibicarakan. The City Mini Palette adalah eyeshadow palette terbaru dari Maybelline yang, jika saya katakan, kualitasnya lebih baik dari seri The Nudes yang 2-3 tahun lalu sempat booming.

Palette ini memiliki 12 seri warna plus 2 seri warna kolaborasi dengan Shayla dan Gigi Hadid. Setiap serinya terdiri dari enam warna-warna yang rata-rata nyaman dan aman di pakai. Di pasar Indonesia sendiri seri yang masuk adalah yang berjudul Chill Brunch Neutral, Urban Jungle, dan Gigi Hadid Warm Palette. Dari ketiga seri warna yang ditawarkan, rupanya Urban Jungle lebih menarik bagi saya daripada seri warna lainnya.

maybelline-eye-the-city-minis-palettes-how-to-1x3-v2

Urban Jungle merupakan seri warna nuansa hijau yang bold dan amat cantik. Tampilannya adalah sebagai berikut :

the city mini palette urban jungle

Shade pertama adalah warna dark pine dengan sedikit reflect berwarna bronze. Shade ini terasa lebih chalky daripada shade lainnya di palette ini dan entah mengapa sulit digunakan menggunakan kuas, baik kuas dengan natural atau synthetic bristle.

Shade kedua adalah warna dark bronze dengan taupe undertone. Shade ini terasa lembut dan paling baik diaplikasikan dalam keadaan basah dengan menggunakan kuas dengan bulu sintetis karena akan memperjelas efek wownya.

Shade ketiga adalah warna light copper dengan cool undertone. Shade ini terasa buttery dan tampilan akhirnya cukup menyilaukan.

Shade keempat adalah warna dark emerald. Warna ini merupakan satu-satunya matte shade di palette ini. Saya biasanya menggunakannya untuk memperjelas kontur mata dan membuat tampilan mata lebih dramatis.

Shade kelima adalah warna metallic olive dengan neutral undertone. Bagi saya, warna inilah yang jadi center of attention dari palette ini. Entah mengapa warna ini saya pikir cocok digunakan kapanpun dan dipadankan dengan warna baju apapun.

Shade terakhir adalah warna pearl yang super blinding. Warna ini memiliki rasa lembut yang sama seperti jika menggunakan shade ketiga.

Setelah mem-breakdown seluruh shade, saya pikir semakin metallic dan blinding sebuah shade maka akan terasa lebih buttery. Sebaliknya, semakin matte sebuah shade, maka akan terasa lebih keras.

Kekurangan dari palette ini adalah warna-warna yang tergolong metallic begitu cepat pudar, terutama jika terkena air. Tapi mungkin itulah sebabnya palette ini diproduksi begitu kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana dan bisa dipakai touch up kapan saja, hehehe..

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Pretty in Pink


Hai Ladies..

Asli deh, lama banget saya gak update di blog ini.

Anyway, kali ini saya akan memberikan tutorial singkat untuk tampilan eyeshadow dengan warna yang cukup berani : PINK!

Well, kita mulai yah..

Pertama-tama, seperti biasa, kita aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar eyeshadow yang akan kita pakai nanti terlihat lebih nyata dan berpigmentasi bagus. Kali ini saya menggunakan eyeshadow primer sekaligus eyeshadow base dengan warna putih agar warna pink yang saya gunakan nanti akan semakin kontras terlihat.

IMG_20170528_041950

Untuk warna transisi pertama saya akan menggunakan warna baby pink di daerah lipatan mata. Saya menggunakan blending brush yang berhelai terkesan kusut agar warna baby pink yang saya aplikasikan terlihat terbaur luas dan lebih halus.

IMG_20170528_042432

Selanjutnya, saya mengaplikasikan warna mauve di daerah yang sama namun dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil. Hal ini saya lakukan agar semakin jelas terlihat transisi warna dari gelap ke terang.

IMG_20170528_042703

Selanjutnya adalah bagian yang paling fun, dengan menggunakan eyeshadow brush sintetis, saya mengaplikasikan warna fuschia di kelopak mata. Kemudian saya membaurkan warna tersebut dengan warna-warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya.

IMG_20170528_042848

 

Untuk lebih memperjelas bentuk mata dan sekaligus membuat tampilan riasan mata lebih dramatis, saya gambarkan winged eyeliner di garis mata bagian atas. Untuk menambah kesan mata almond, saya melakukan teknik tightlining di bingkai mata bagian atas. So, voila! Eyeliner saya terlihat lebih tebal tanpa benar-benar menggambarkan garis mata yang tebal (ah, you know what i mean..).

IMG_20170528_043559

Kemudian, untuk menyeimbangkan tampilan kelopak mata atas, saya mengaplikasikan eyeshadow warna fuschia di bagian kelopak mata bawah dengan menggunakan pencil brush. Tidak lupa, untuk menampilkan kesan mata lebih cerah, saya aplikasikan eyeliner warna nude di bagian bingkai mata bagian bawah.

IMG_20170528_043930

Terakhir, saya aplikasikan mascara di bagian atas dan bawah untuk benar-benar “membuka” mata saya dan membuatnya terlihat lebih besar.

IMG_20170528_044620

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Inez Professional Color Eyeshadow Palette : Review and Swatch


 

Hai Ladies..

 

Awwww, saya excited sekali kali ini. Karena saya akan mereview mengenai salah satu produk eyeshadow yang sebetulnya ingin sekali saya bahas sejak 4 bulan yang lalu XD. Soooo, mari kita mulai.

 

Produk yang saya maksud adalah Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Seri eyeshadow palette terbaru dari Inez ada dua, yaitu Professional (yang akan saya bahas) dan Natural. Perbedaannya jelas, palet Natural terdiri dari warna-warna yang cenderung wearable. Sedangkan pada palet Professional, warna-warnanya lebih cerah, lebih berani, dan mungkin bagi sebagian orang kurang wearable.

P_20160717_163345

Warna-warna yang ada di gambar atas ini adalah dari seri Professional, dan pleaseeeee, look at these! Warna-warnanya keren bangett!! Pada gambar tersebut saya mengulas setiap warna sebanyak satu kali dan tanpa eyeshadow primer. Poin pentingnya adalah seluruh warna yang ada di palet ini memiliki pigmentasi yang begitu tinggi sehingga tanpa eyeshadow primer atau eyeshadow base pun warnanya sudah sangat “keluar”. Dipakai sedikit saja, warnanya sudah begitu terlihat, artinya Ladies perlu berhati-hati dalam mengaplikasikannya, jangan sampai terlalu over. Gambar yang ada dibawah ini adalah swatch dari beberapa warna dan Ladies bisa lihat bahwa dengan satu kali ulas saja, saya mampu membuat beberapa garis yang semakin lama semakin pudar.

P_20160717_163725

P_20160717_164038

P_20160717_163849_1

P_20160717_164133

Selain mengenai pigmentasi, eyeshadow ini juga amat mudah untuk dibaurkan sehingga bereksperimen dengan warna-warna yang ada dalam palet ini begitu menyenangkan. Saya memiliki beberapa contoh riasan mata dengan menggunakan eyeshadow ini, yang mungkin akan saya share di postingan lain.

 

Eyeshadow ini terdiri dari 3 warna bertekstur matte, 1 warna bertekstur semi-matte (ada sedikit shimmer di dalamnya), 4 warna bertekstur titanium, 5 warna bertekstur shimmer, dan 2 warna bertekstur pearl. Jadi total warnanya adalah 15 buah. Yang saya sukai dari palet ini adalah bahwa setiap warna diberi nama, sehingga terlihat berkualitas tinggi. Mengapa demikian? Karena artinya setiap warna memiliki konsep, pemikiran, dan maksud tersendiri.

 

Oh iya, meskipun tadi saya membuat statement bahwa pigmentasi dari eyeshadow ini begitu baiknya, saya tetap menyarankan Ladies untuk menggunakan eyeshadow primer agar riasan mata Ladies tetap anti badai.

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Etude House Proof 10 Eye Primer : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

Sepertinya udah terlalu lama saya tidak mereview tentang eyeshadow primer.. Nah, kali ini saatnya hahahaha…

 

 

Eyeshadow primer yang akan saya review kali ini adalah Proof 10 Eye Primer dari Etude House. Oke, seperti yang pernah saya ulas sebelumnya mengenai eyeshadow primer (cek postingannya disini dan disini), bahwa fungsi utama dari eyeshadow primer adalah untuk membuat eyeshadow yang kita pakai tetap di tempatnya, yang artinya tahan gosokan, tahan air, air mata, minyak alami wajah, atau keringat, dan itu berarti eyeshadow yang kita pakai terlihat lebih tahan lama.

 

 

Selain fungsi utama tadi, eyeshadow primer juga memiliki fungsi tambahan yaitu membuat warna eyeshadow lebih terlihat dan lebih opaque. Nah, ternyata eyeshadow primer ini memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Bisa dilihat dari gambar di bawah, dimana fungsi tambahanlah yang pertama terlihat bahwa tanpa eyeshadow primer ini, eyeshadow yang saya pakai terlihat biasa saja, meskipun saya mengaplikasikannya berulang kali. Namun saat telah memakai eyeshadow primer, warna eyeshadow yang saya pakai terlihat lebih tebal dan lebih jelas.

P_20160625_044013

 

Selanjutnya, saya bereksperimen dengan menggosoknya (saya menggosok beneran, maksudnya dengan memakai tenaga) dengan air dan tisu basah. Hasilnya ternyata tidak mengecewakan : eyeshadow tetap terlihat dan warnanya pun masih cukup terlihat. Well, artinya simpel : eyeshadow primer ini bagus (setara lah dengan merk impor terkenal lainnya, yang berinisial UD 😀 )

P_20160625_044312

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Smoother and Finer Smokey Eyes


Hai Ladies..

OMG!! Sebulan aja saya ga nulis blog, dan itu sesuatu banget! Waktu terlama saya ga ngeblog dan hal itu ngangenin banget, hehehe.. Anyway, kali ini saya kembali dan saya mau berbagi tutorial riasan mata.

 

 

Well, sebetulnya saya udah sering banget membahas mengenai smokey eyes. Tutorialnya ada seabreg (dan mungkin akan bertambah di masa-masa yang akan datang). So, apa perbedaan smokey eyes yang akan saya bahas kali ini dengan smokey eyes yang sudah saya bahas sebelum-sebelumnya? Menurut saya, smokey eyes kali ini memiliki teknik yang lebih smooth dan tampilan yang lebih wearable. Penasaran? Here we go!

 

 

Oke, pertama-tama, aplikasikan eyeshadow base diseluruh bagian kelopak mata hingga ke tulang alis. Lalu biarkan meresap sekitar 30 detik kemudian set menggunakan translucent powder. Fungsi dari pengesetan ini adalah agar eyeshadow yang akan dipakai selanjutnya lebih mudah untuk dibaurkan.

20160410_193632

 

 

Lalu, dengan menggunakan fluffly blending brush, aplikasikan eyeshadow warna sepia di bagian atas lipatan mata sebagai warna transisi yang pertama. Apa itu warna sepia? Warna sepia pada dasarnya adalah warna cokelat muda dan sedikit mauve namun dengan warm undertone. Cara mengaplikasikan eyeshadow ini  adalah dengan menggerakann kuas kedepan dengan kebelakang dengan mata yang terbuka, sehingga Ladies bisa melihat sejauh mana eyeshadow ini terbaur.

20160410_193828

 

 

Kemudian dengan menggunakan fluffy blending brush yang ukurannya lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna sienna di bagian yang sama sebagai warna transisi yang kedua. Apa itu warna sienna? Sienna pada dasarnya adalah warna cokelat kekuningan, warna ini bisa tampak lebih kuning di satu orang dan lebih oranye di orang yang lain. Jika saya yang memakai, warna sienna ini tampak lebih gelap dan berwarna oranye. Saat membaurkan eyeshadow ini, usahakan agar area pembaurannya tidak melebihi warna transisi yang pertama agar betul-betul terlihat gradasi warnanya.

20160410_194007

 

 

Selanjutnya dengan menggunakan fluffy bending brush yang lebih kecil lagi, aplikasikan warna cinnamon  di bagian luar lipatan mata sebaga warna transisi yang ketiga sekaligus untuk memberikan kesan dalam pada mata. Apa itu warna cinnamon? Jika Ladies pernah melihat warna kayu manis, maka itulah warna cinnamon. Perlu diperhatikan agar membaurkan warna ini hanya di bagian ujung luar lipatan mata saja untuk memberikan kesan mata menyerupai bentuk almond. Sampai tahap ini, dasar-dasar smokey eyes telah selesai. Pada intinya, dalam membuat smokey eyes Ladies perlu membangun warna untuk memberikan kesan kedalaman dan highlight yang tepat.

20160410_19415820160410_194203

 

 

Lalu dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna coffee dengan finish shimmery pada seluruh kelopak mata. Warna coffee yang saya maksud disini adalah warna biji kopi yang kecokelatan, bukan warna air kopi yang kehitaman ya. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini Ladies bisa juga dengan menggunakan aplikasi basah, yaitu menyemprot dikit air kepada kuas, sebelum mengambil eyeshadow yang dimaksud untuk mendapatkan efek shimmery yang lebih kuat dan intens.

20160410_194428 20160410_194431

 

 

Kemudian gambarkan winged eyeliner di sepanjang garis mata atas. Cara pengaplikasiannya bisa dilihat di link ini. Selanjutnya, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna cinnamon di sepanjang kelopak mata bawah untuk memberikan efek smokey yang lebih kuat. Dalam mengaplikasikan eyeshadow ini harap Ladies tetap membangun warnanya dengan cara sedikit-sedikit, agar tidak terlalu over.

20160410_194908 20160410_195103

 

 

Lalu dengan menggunakan pencil brush yang lain, aplikasikan eyeshadow warna light gold atau emas muda/terang di bagian ujung mata bagian dalam. Fungsi dari pengaplikasian ini adalah sebagai highlight dan agar mata terlihat lebih cerah dan terbuka. Baurkan highlight tersebut ke bagian atas dan bawah agar terlihat lebih natural dan well done. Selanjutnya, aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah. Sampai disini, jika Ladies merasa cukup, maka tampilan smokey eyesnya telah selesai.

20160410_195506 20160410_195714

 

 

Namun jika Ladies merasa belum cukup, bisa tambahkan bulu mata palsu untuk memberikan efek smokey yang maksimal. Untuk diperhatikan, bahwa menggunakan bentuk bulu mata yang berbeda akan memberikan hasil mata yang berbeda. Untuk tampilan smokey, gunakanlah bentuk mulu mata yang seperti sayap (helaian luar yang memanjang).

20160410_201016 20160410_201019

 

 

Nah, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

PS: tutorial mengenai smokey eyes yang lain bisa dilihat di :

https://hasgoodlook.com/2016/02/08/sultry-bronzy-smokey-look/

https://hasgoodlook.com/2016/01/26/taupe-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2016/01/17/dark-bronze-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/06/07/sparkling-halo-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/05/22/how-to-classic-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/03/20/my-signature-smokey-eyes-look/

https://hasgoodlook.com/2015/01/27/electric-blue-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/20/pearly-black-smokey-eyes/

https://hasgoodlook.com/2015/01/19/grey-smokey-eyes/

 

Peacock Inspired Tutorial


Hai Ladies..

 

 

 

Inget ga, minggu lalu saya posting foto muka semi-ancur tapi riasan matanya oke punya? Riasan mata tersebut terinspirasi dari warna bulu ekor burung merak yang cantik. Nahh.. kali ini saya mau sharing tutorial riasan mata tersebut. Mari kita mulai!

 

 

 

Pertama-tama, aplikasikan dulu eyeshadow primer dan biarkan beberapa detik hingga meresap ke kulit kelopak mata. Lalu aplikasikan eyeshadow base warna putih di sepanjang kelopak mata hingga ke atas bagian lipatan mata. Eyeshadow base putih ini berfungsi membuat warna-warna eyeshadow yang akan saya pakai jadi lebih cerah. Oh iya, jika Ladies tidak punya eyeshadow base warna putih, Ladies juga bisa memakai eyeliner pensil/gel atau cream eyeshadow warna putih. Kenapa? Karena pada dasarnya fungsinya sama dengan eyeshadow base.

1

 

 

Oke, lanjut ke tahap selanjutnya. Aplikasikan eyeshadow warna peach di bagian antara kulit yang diberi eyeshadow base dan yang tidak. Eyeshadow peach ini akan menjadi warna transisi yang pertama. Aplikasikan dengan menggunakan big blending brush dan gerakkan brush membentuk setengah lingkaran hingga warnanya terbaur dengan lembut. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil, aplikasikan eyeshadow warna coral di atasnya dan baurkan. Pada tahap ini, warna transisinya menjadi lebih bergradasi, bener ga?

2

 

 

Lalu dengan menggunakan angled brush, aplikasikan sedikit eyeshadow warna merah di perbatasan antara warna putih dengan warna coral. Eyeshadow ini berfungsi sebagai pembatas cut crease sekaligus sebagai contour yang memberikan dimensi pada mata. Lanjut ke bagian yang seru. Dengan menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna ungu di bagian ujung mata luar. Aplikasikan hingga eyeshadow base putih tertutup dengan sempurna. Gerakkan kuas dengan cara menekan-nekan dengan lembut ke kelopak mata, agar mendapatkan color payoff yang maksimal.

3

 

 

Kemudian, dengan menggunakan flat brush lainnya, aplikasikan eyeshadow warna turquoise di ujung mata bagian dalam. Cara mengaplikasikannya sama seperti mengaplikasikan warna ungu, ya Ladies. Selanjutnya, masih menggunakan flat brush, aplikasikan eyeshadow warna biru azure di bagian tengah dan baurkan (tapi caranya masih dengan menekan-nekan) dengan warna-warna yang ada di kedua sisinya. Sampai tahap ini, Ladies akan mendapatkan tampilan gradasi warna yang seru dari turquoise ke ungu. Oh iya, semua eyeshadow yang saya pakai di bagian kelopak mata memiliki tekstur shimmer ya, biar seru!

4

 

 

Lalu, dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna hijau lime di sepanjang kelopak mata bagian bawah. Dilanjutkan dengan pengaplikasian eyeshadow warna taupe di bagian bawahnya sebagai warna transisi yang memberikan efek semi-soft-smokey.

5

 

 

Oke, masih ada step selanjutnya, Ladies.. Masih dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan eyeshadow warna kuning lemon di bagian tear duct sebagai highlight. Terakhir, aplikasikan mascara dan bulu mata palsu untuk mengangkat bentuk mata hingga terlihat lebih pangling.

6

 

 

Well, well.. Tutorial kali ini memang lebih ribet daripada yang biasanya saya share, Ladies. Tapi gapapa, prosesnya fun dan hasilnya juga fun. Oh iya, saya juga punya tutorial full makeup menggunakan riasan ini yang akan saya share lain kali 😀

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!