Pretty in Pink


Hai Ladies..

Asli deh, lama banget saya gak update di blog ini.

Anyway, kali ini saya akan memberikan tutorial singkat untuk tampilan eyeshadow dengan warna yang cukup berani : PINK!

Well, kita mulai yah..

Pertama-tama, seperti biasa, kita aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar eyeshadow yang akan kita pakai nanti terlihat lebih nyata dan berpigmentasi bagus. Kali ini saya menggunakan eyeshadow primer sekaligus eyeshadow base dengan warna putih agar warna pink yang saya gunakan nanti akan semakin kontras terlihat.

IMG_20170528_041950

Untuk warna transisi pertama saya akan menggunakan warna baby pink di daerah lipatan mata. Saya menggunakan blending brush yang berhelai terkesan kusut agar warna baby pink yang saya aplikasikan terlihat terbaur luas dan lebih halus.

IMG_20170528_042432

Selanjutnya, saya mengaplikasikan warna mauve di daerah yang sama namun dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil. Hal ini saya lakukan agar semakin jelas terlihat transisi warna dari gelap ke terang.

IMG_20170528_042703

Selanjutnya adalah bagian yang paling fun, dengan menggunakan eyeshadow brush sintetis, saya mengaplikasikan warna fuschia di kelopak mata. Kemudian saya membaurkan warna tersebut dengan warna-warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya.

IMG_20170528_042848

 

Untuk lebih memperjelas bentuk mata dan sekaligus membuat tampilan riasan mata lebih dramatis, saya gambarkan winged eyeliner di garis mata bagian atas. Untuk menambah kesan mata almond, saya melakukan teknik tightlining di bingkai mata bagian atas. So, voila! Eyeliner saya terlihat lebih tebal tanpa benar-benar menggambarkan garis mata yang tebal (ah, you know what i mean..).

IMG_20170528_043559

Kemudian, untuk menyeimbangkan tampilan kelopak mata atas, saya mengaplikasikan eyeshadow warna fuschia di bagian kelopak mata bawah dengan menggunakan pencil brush. Tidak lupa, untuk menampilkan kesan mata lebih cerah, saya aplikasikan eyeliner warna nude di bagian bingkai mata bagian bawah.

IMG_20170528_043930

Terakhir, saya aplikasikan mascara di bagian atas dan bawah untuk benar-benar “membuka” mata saya dan membuatnya terlihat lebih besar.

IMG_20170528_044620

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

L’oreal Color Riche Monos Eyeshadow : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu eyeshadow yang cukup sering saya pakai di satu-dua bulan terakhir. So, mari kita mulai!

Eyeshadow yang saya maksud adalah L’oreal Colour Riche Monos Eyeshadow. Seri single shadow dari Color Riche ini terdiri dari 15 warna eyeshadow yang bervariasi tampilan akhir dan teksturnya. Warna-warna dari eyeshadow seri ini tergolong wearable dan kalem. Memang ada beberapa warna yang eye-catching, tapi menurut saya warna tersebut masih oke dipakai di acara apapun.

Eyeshadow ini cukup menarik dan menarik karena menurut saya memiliki beberapa kelebihan yakni tekstur yang lembut dan amat buttery, sehingga bisa lebih mudah diaplikasikan karena tidak menghasilkan serpihan-serpihan bubuk. Selain itu, eyeshadow ini memiliki pigmentasi yang cukup baik dan bisa dibangun layer demi layer  dan mudah untuk diblend sehingga tampilan eyeshadow lebih natural. Hal yang paling unik adalah bahwa eyeshadow ini diklaim dibuat dengan menggunakan teknologi gel.

Shade yang akan saya swatch kali ii hanya ada 2 yaitu :

  1. Cafe Au Lait, ini adalah warna taupe kecokelatan tentu saja dengan cool undertone. Warna ini memiliki tekstur matte yang lembut. Bagi saya, warna ini cocok untuk dijadikan warna transisi atau sebagai kontur (tetapi Ladies harus membaurkannya dengan telti, karena jika tidak yang akan terlihat adalah kontur yang terlalu tajam).
  2. Pain Au Chocolate, ini adalah warna yang hampir serupa dengan Cafe Au Lait tapi dengan tekstur shimmer yang sedikit frosty. Sedikit bocoran, bahwa eyeshadow ini terlihat paling baik jika diaplikasikan dengan menggunakan jari atau kuas sintetis yang agak basah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow

Sebetulnya saya naksir beberapa warna lain seperti Teal Couture dan Grand Bleu. Tapi mungkin akan saya swatch di lain waktu.

Berikut adalah sedikit tutorial menggunakan eyeshadow ini. Pertama, dengan menggunakan fluffy blending brush, saya aplikasikan Cafe Au Lait di sepanjang lipatan mata. Kemudian dengan menggunakan jari yang bersih, saya aplikasikan Pain Au Chocolate di kelopak mata. Lalu saya menggambarkan winged liner di sepanjang garis mata bagian atas. Terakhir, saya aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow-tutorial

Saya menyukai tampilan mata ini karena amat wearable dan cocok digunakan di kegiatan dan acara apapun.

Yap, sekian  postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care. Smooch!

The Tightlining Technique


Hai Ladies..

Kali ini saya mau memberikan sedikit tips untuk membuat aplikasi eyeliner Ladies lebih terdefinisi dengan sempurna dan sekaligus membuat bulu mata lebih tebal dan indah. Nama teknik ini adalah tightlining. Ini bukan merupakan teknik baru, karena pada kenyataannya teknik ini sudah ada sejak lama.

Bila sebelumnya Ladies sudah kenal dengan teknik waterlining, dimana eyeliner diaplikasikan pada bingkai mata bagian bawah untuk tampilan lebih dramatis. Maka tightlining adalah teknik mengaplikasikan eyeliner pada bingkai mata bagian atas. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar di bawah ini.

tightlining

Pada gambar kiri, saya hanya mengaplikasikan eyeliner tepat pada garis mata. Sehingga disana terlihat ada ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner. Sedangkan pada gambar kanan, saya mengaplikasikan eyeliner mulai dari bingkai mata bagian atas sampai pada garis mata. Hasilnya, tidak terlhat lagi ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner, bentuk eyeliner terlihat lebih mulus, dan mata terlihat lebih berbentuk almond. Selain itu, dengan mengaplikasikan teknik ini, bulu mata akan terlihat lebih tebal dan bentuk mata jadi lebih terdefinisi.

Cara membuat tightline amatlah mudah. Tapi bagi pemula rada serem juga kali yah, karena cara mengaplikasikan eyeliner seperti ini amat sangat dekat dengan bola mata. Tapi pada dasarnya, agar pengaplikasiannya lebih mudah, gunakan eyeliner pensil yang empuk atau cream/gel eyeliner. Perlu Ladies ketahui bahwa area tightline adalah area yang sensitif, jadi hindari memakai kosmetik (eyeliner) yang bisa melukai atau membuat iritasi daerah tersebut, misalnya eyeliner pensil yang memiliki tekstur glitter atau eyeliner pen yang tintanya terlalu encer (hal ini bisa membuat tintanya malah jadi masuk ke mata dan membuatnya memerah).

Oke, sekian tips kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

#1 Look from Inez Professional Color Eyeshadow Palette


Hai Ladies..

 

Menindaklanjuti postingan terakhir saya, kali ini saya akan memberikan tutorial riasan mata dengan menggunakan Inez Professional Color Eyeshadow Palette (lihat reviewnya disini). Hasil dari riasan kali ini yaaaa, cukup wearable lah ya.. Baiklah, mari kita mulai! Eh tapi, pertama-tama saya mohon maaf jika hasil fotonya tampak sedikit ngeblur dan kurang fokus  😀

 

Pertama-tama dan selalu saya ingatkan sebelum mengaplikasikan dekorasi apapun di mata kita, selalu gunakan eyeshadow primer agar warna eyeshadow lebih terlihat, lebih tahan lama, dan tidak bergeser jika terbasuh air, terkena minyak alami wajah, atau keringat.

 

Kemudian dengan menggunakan blending brush, aplikasikan warna raw chesnut di daerah lipatan mata. Gerakkan kuas maju mundur dan sesekali melingkar agar warna eyeshadow terbaur dengan sempurna.

P_20160706_191837

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna egyptian sable di bagian lipatan mata, ujung mata dalam dan luar, namun sisakan bagian tengah kelopak mata. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil dan masih bersih, baurkan ujung-ujung sehingga warna tersebut terbaur dengan warna raw chesnut yang sebelumnya telah ada.

P_20160706_192116 P_20160706_192801

Lalu dengan menggunakan flat synthetic brush, aplikasikan warna bright turquoise di bagian tengah kelopak mata. Pada tahap ini, pengaplikasian eyeshadow bisa basah maupun kering. Hasil dari pengaplikasian basah adalah biasanya lebih terlihat bershimmer daripada pengaplikasian kering. Saya sendiri disini menggunakan pengaplikasian kering.

P_20160706_193430

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan kembali warna raw chesnut dan egyptian sable di sepanjang garis mata bagian bawah. Baurkan sedikit agar tampilan eyeshadow terlihat natural.

P_20160706_193757

Selanjutnya aplikasikan eyeliner pensil warna hitam di sepanjang bingkai mata bagian bawah dan baurkan dengan warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya. Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna bright turquoise dan sedikit pale grey di bagian ujung mata bagian dalam.

P_20160706_194036 P_20160706_194227

 

Terakhir aplikasikan mascara di bulu mata bagian atas dan bawah. Lalu untuk menambah kesan dramatis, tempelan bulu mata palsu. Untuk catatan, disini saya tidak menggambarkan eyeliner untuk garis mata bagian atas. Jika Ladies ingin menambahkan winged liner di bagian tersebut, maka tampilan akan lebih dramatis lagi.

P_20160706_194811 P_20160706_200051

Yap sekian salah satu contoh penggunaan Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Semoga bermanfaat. Thanks anda take care, Ladies. Smooch!

LT PRO Longer Wear Eyeliner : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Jadi gini.. Beberapa waktu lalu, saya diberi eyeliner oleh teman saya di tempat kerja. Singkat cerita, setelah saya memakainya, saya baru berpikir WOOOOOOOWWW!! Penasaran? Mari kita mulai!

 

Eyeliner yang saya maksud disini adalah LT PRO Longer Wear Eyeliner. Eyeliner ini hanya tersedia dalam satu warna, yaitu hitam, dan hitamnya itu HITAM.. you know what I mean. Eyeliner ini memiliki glossy finish, yang artinya saat telah mengering akan terlihat sedikit berkilau dan memberikan efek basah.

P_20160619_055146

 

Yang saya sukai dari eyeliner ini adalah bahwa longevitynya yang begitu lama dan kemampuan waterproof dan smudgeproofnya yang oke banget. Jika saya memakainya di pagi hari, maka eyeliner ini akan tetap terlihat sempurna hingga di sore hari karena kemampuannya tersebut.

 

Kekurangannya mungkin hanya satu, yaitu kuasnya yang tidak terlalu detail, sehingga menyulitkan untuk menggambarkan winged eyeliner yang tajam dan lancip. Namun hal tersebut bisa diakali dengan tetap menggunakan angled brush untuk menggambarkan detail tersebut.

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

More Color Names


Oke, Ladies.. Sepertinya saya butuh suatu acuan baru untuk bisa mendeskripsikan warna dengan lebih baik. Dan akhirnya saya dapat!! Salah satu postingan di alamat situs ini memberikan saya suatu pencerahan dan tambahan pengetahuan dalam mendeskripsikan warna. Enjoy..

http://www.color-blindness.com/color-name-hue/

Mizzu Eyeliner Pen Perfect Wear : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

Menjelang hari raya seperti ini sebetulnya saya pengen mereview banyak produk dan sekaligus memberikan beberapa tutorial dan makeup ideas untuk Lebaran nanti. Tapi ternyata waktu yang saya miliki beberapa hari ini tidak banyak, sooo.. yeah.. Kita mulai satu per satu.

 

 

Kali ini, saya ingin mereview produk eyeliner buatan lokal, yang kata orang-orang oke punya. Eyeliner tersebut adalah Mizzu Eyeliner Pen Perfect Wear. Eyeliner ini memiliki dua warna yaitu cokelat dan hitam. Warna yang akan saya swatch adalah cokelat – dimana saat dipakai, warnanya teramat gelap sehingga mirip dengan warna hitam.

P_20160619_060846

 

Seperti namanya, eyeliner ini berbentuk spidol dengan ujung yang cukup runcing, namun kurang runcing jika Ladies menginginkan tampilan cat eyes atau winged eyeliner yang tajam. Tapi untuk pemakai pemula, ya cukup mudah dipakai lahh..

 

 

Poin plus dari eyeliner ini adalah bahwa eyeliner ini tahan gosokan (jika sudah benar-benar kering) dan cukup tahan air. Kenapa saya bilang cukup tahan air? Karena saat pertama kena air, eyeliner ini sedikit luntur, tapi bukan berarti eyeliner akan hilang, karena eyeliner masih tetap ada dan terlihat (mungkin sedikit menipis, sedikit banget).

 

 

Meski demikian, eyeliner ini masih memiliki poin minus, yakni warnanya yang tidak terlalu opaque. Karena itu, butuh beberapa kali ulasan untuk membuatnya terlihat tebal dan merata. Dalam beberapa kesempatan, saya melihat hal ini mengganggu karena memakan waktu yang lebih lama dari biasanya. Karena saat saya berusaha menebalkan satu bagian, bagian yang lain menjadi kurang tebal, dan lain-lain. Tapi sekali lagi, hal itu cukup sepele, karena biasanya orang mencari kemampuan waterproof dari eyeliner kan.. hehe..

 

 

Ya, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!