Charm Lip Liner : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu lipliner, yang saya juga sebetulnya gak yakin dengan mereknya, karena tidak pernah saya lihat sebelumnya (hahaha..sesat banget gak sih?). Anyway, kita mulai aja..

 

Nama dari lipliner yang akan saya bahas ini adalah Charm Lip Liner. Seriusan deh, Ladies.. Saya itu gak tau merk ini. Yang jelas, saat saya sedang di Cibubur Junction, saya membeli beberapa kuas di booth Tammia, lalu disanalah saya menemukan lip liner ini.

 

Oke, saya tidak tahu lipliner ini sesungguhnya memiliki berapa shade, tapi saya punya 3 untuk di swatch kali ini. Shade yang pertama berjudul Milk Chocolate. Ini adalah warna nude dengan taupe undertone. Sepertinya tidak perlu penjelasan lebih lanjut mengenai warna ini, karena warna ini tergolong warna yang wearable dan bisa dipadankan dengan warna lipstik apapun.

p_20160619_041835

 

Shade kedua berjudul Sensual Pink. Ini adalah warna hot pink dan jelas dengan cool undertone. Warna ini merupakan favorit saya dalam beberapa bulan terakhir.

p_20160619_042338

 

Shade yang terakhir berjudul Girly Pink. Nah.. saya bingung, dimana “pink”nya? Karena saya hanya melihat warna maroon disini. Selain itu, diantara shade lain saya merasa bahwa shade ini memiliki tekstur yang lebih kering sehingga terlihat pecah-pecah pada bibir.

p_20160619_043236

 

Bicara mengenai performa, lip liner ini pada dasarnya memiliki tekstur matte dan longevity yang lumayan.

 

Oke, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Advertisements

L’oreal Brow Artist Designer Pro : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Ya ampun udah dua bulan lebih aja sejak terakhir postingan blog saya. Kangen berat, iya! Tapi kemarin-kemarin memang saya seolah hilang asa untuk menulis postingan apapun, hehehe.. Oke, kali ini saya akan mereview tentang satu produk yang bisa mempercantik alis mata Ladies. Siap ya? Here we go!

 

Produk yang saya maksud adalah L’oreal Brow Artist Designer Pro. Produk ini adalah pensil alis 3-in-1 dimana satu ujung berupa retractable pencil dan ujung lainnya merupakan spooley brush. Kemudian, bagian tengah dari pensil dapat diputar dan berisi brow powder dengan aplikator berupa spons atau cushion.

baptools

Produk ini terdiri dari dua shade, yaitu dark brown dan light brown. Saya sendiri memakai shade dark brown dan shade ini cukup cocok dengan skintone dan warna rambut saya (yakali, warna rambut saya terlihat secara pakai kerudung, hahahaha). Cara memakai pensil alis inipun tergolong mudah.

 

Pertama-tama, gambarkan bentuk alis yang sesuai dengan bentuk wajah atau seperti yang Ladies inginkan dengan menggunakan retractable pencil. Kemudian isi bagian yang kosong, yang terdapat diantara dua garis alis dengan menggunakan brow powder. Jangan lupa untuk membaurkan brow powder agar hasil gambar alis mata terlihat lebih natural. Terakhir, gunakan spooley brush untuk memperhalus bagian garis alis mata yang terlalu tajam dan terlalu terlihat “buatan”.

loreal-brow-artist-designer-pro

 

Produk ini mengklaim dirinya sebagai produk yang waterproof. Well, pengalaman saya adalah bahwa bisa jadi produk ini memiliki kemampuan tahan air namun tidak tahan gosok. Jadi jika Ladies mencuci muka jangan gosok bagian alis yaa.. Jika tidak, nanti alis matanya hilang, hihihi. Meski demikian, saya menyukai produk ini dan selalu saya bawa saat travelling karena kepraktisan dan kelengkapan yang ada di sebatang pensil alis.

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Mirabella Colorfix and Colorfix Cool Lipstick : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya akan mereview salah satu lipstik yang akhir-akhir ini tetiba ngehits lagi. Get ready, yo!

 

Lipstik yang saya maksud adalah Mirabella Colorfix Lipstick dan Mirabella Colorfix Cool Lipstick. Nah loh.. bedanya apa? Simplenya, yang ada tulisan “cool” artinya memberikan sensasi dingin saat dipakai. Sedangkan persamaannya adalah bahwa lipstik ini memiliki tekstur matte.

 

Mirabella Colorfix memiliki range warna yang cukup banyak, yaitu 17 shade. Namun yang akan saya swatch hanya satu saja. Sedangkan Mirabella Colorfix Cool memiliki range warna yang lebih sedikit, yaitu 10 shade dan yang akan saya swatch disini hanya dua saja.

 

Menurut saya lipstik ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu harganya yang relatif terjangkau, formulanya yang matte tapi tidak membuat bibir sebegitu keringnya, dan pilihan warna yang banyak. Meskipun demikian, lipstik ini pun memiliki beberapa kekurangan, yaitu batang lipstik yang mudah copot atau patah dan shade yang tidak memiliki nama (hanya nomor saja).

 

Oke, terkait batang lipstik yang cepat patah atau copot, bisa jadi itu kesalahan saya (atau bisa juga bukan), tapi untuk hal ini saya mengakui bahwa saya beberapa kali menjatuhkan lipstik ini. So, hal tersebut bisa jadi salah satu penyebabnya.

 

Kita beralih ke swatch produk, yaaa.. Shade yang pertama dari seri Colorfix, adalah nomor 59. Ini adalah warna punch. Eh seriusan.. warnanya seperti warna jus semangka : merah dengan sedikit sentuhan pink dan coral. Menurut saya warna ini unik dan cantik, dan membuat kesan wajah secara keseluruhan jadi lebih fresh.

P_20160808_184047

Shade yang kedua adalah dari seri Colorfix Cool, yaitu shade nomor 40. Ini adalah warna medium red violet. Jadi pada warna ini terdapat warna violet dengan kesan merah yang cukup banyak. Ini merupakan salah satu warna yang berani, karena kita harus cukup cermat untuk memadankannya dengan riasan mata yang tepat. Meski demikian, punya satu atau dua warna yang seperti ini di koleksi lipstik Ladies, boleh dooong..

P_20160808_183832

Shade yang ketiga masih dari seri Colorfix Cool, yaitu shade nomor 47. Ini adalah warna favorit saya. Shade ini tergolong waran MLBB saya (lihat penjelasannya disini). Dalam beberapa bulan ini kulit saya menggelap, dan saya rasa warna MLBB saya yang terbaru adalah warna salmon/peach/flaminggo atau warna-warna sekitar salem atau light coral seperti shade lipstik ini.

P_20160808_184314

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

#1 Look from Inez Professional Color Eyeshadow Palette


Hai Ladies..

 

Menindaklanjuti postingan terakhir saya, kali ini saya akan memberikan tutorial riasan mata dengan menggunakan Inez Professional Color Eyeshadow Palette (lihat reviewnya disini). Hasil dari riasan kali ini yaaaa, cukup wearable lah ya.. Baiklah, mari kita mulai! Eh tapi, pertama-tama saya mohon maaf jika hasil fotonya tampak sedikit ngeblur dan kurang fokus  😀

 

Pertama-tama dan selalu saya ingatkan sebelum mengaplikasikan dekorasi apapun di mata kita, selalu gunakan eyeshadow primer agar warna eyeshadow lebih terlihat, lebih tahan lama, dan tidak bergeser jika terbasuh air, terkena minyak alami wajah, atau keringat.

 

Kemudian dengan menggunakan blending brush, aplikasikan warna raw chesnut di daerah lipatan mata. Gerakkan kuas maju mundur dan sesekali melingkar agar warna eyeshadow terbaur dengan sempurna.

P_20160706_191837

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna egyptian sable di bagian lipatan mata, ujung mata dalam dan luar, namun sisakan bagian tengah kelopak mata. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil dan masih bersih, baurkan ujung-ujung sehingga warna tersebut terbaur dengan warna raw chesnut yang sebelumnya telah ada.

P_20160706_192116 P_20160706_192801

Lalu dengan menggunakan flat synthetic brush, aplikasikan warna bright turquoise di bagian tengah kelopak mata. Pada tahap ini, pengaplikasian eyeshadow bisa basah maupun kering. Hasil dari pengaplikasian basah adalah biasanya lebih terlihat bershimmer daripada pengaplikasian kering. Saya sendiri disini menggunakan pengaplikasian kering.

P_20160706_193430

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan kembali warna raw chesnut dan egyptian sable di sepanjang garis mata bagian bawah. Baurkan sedikit agar tampilan eyeshadow terlihat natural.

P_20160706_193757

Selanjutnya aplikasikan eyeliner pensil warna hitam di sepanjang bingkai mata bagian bawah dan baurkan dengan warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya. Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna bright turquoise dan sedikit pale grey di bagian ujung mata bagian dalam.

P_20160706_194036 P_20160706_194227

 

Terakhir aplikasikan mascara di bulu mata bagian atas dan bawah. Lalu untuk menambah kesan dramatis, tempelan bulu mata palsu. Untuk catatan, disini saya tidak menggambarkan eyeliner untuk garis mata bagian atas. Jika Ladies ingin menambahkan winged liner di bagian tersebut, maka tampilan akan lebih dramatis lagi.

P_20160706_194811 P_20160706_200051

Yap sekian salah satu contoh penggunaan Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Semoga bermanfaat. Thanks anda take care, Ladies. Smooch!

Inez Professional Color Eyeshadow Palette : Review and Swatch


 

Hai Ladies..

 

Awwww, saya excited sekali kali ini. Karena saya akan mereview mengenai salah satu produk eyeshadow yang sebetulnya ingin sekali saya bahas sejak 4 bulan yang lalu XD. Soooo, mari kita mulai.

 

Produk yang saya maksud adalah Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Seri eyeshadow palette terbaru dari Inez ada dua, yaitu Professional (yang akan saya bahas) dan Natural. Perbedaannya jelas, palet Natural terdiri dari warna-warna yang cenderung wearable. Sedangkan pada palet Professional, warna-warnanya lebih cerah, lebih berani, dan mungkin bagi sebagian orang kurang wearable.

P_20160717_163345

Warna-warna yang ada di gambar atas ini adalah dari seri Professional, dan pleaseeeee, look at these! Warna-warnanya keren bangett!! Pada gambar tersebut saya mengulas setiap warna sebanyak satu kali dan tanpa eyeshadow primer. Poin pentingnya adalah seluruh warna yang ada di palet ini memiliki pigmentasi yang begitu tinggi sehingga tanpa eyeshadow primer atau eyeshadow base pun warnanya sudah sangat “keluar”. Dipakai sedikit saja, warnanya sudah begitu terlihat, artinya Ladies perlu berhati-hati dalam mengaplikasikannya, jangan sampai terlalu over. Gambar yang ada dibawah ini adalah swatch dari beberapa warna dan Ladies bisa lihat bahwa dengan satu kali ulas saja, saya mampu membuat beberapa garis yang semakin lama semakin pudar.

P_20160717_163725

P_20160717_164038

P_20160717_163849_1

P_20160717_164133

Selain mengenai pigmentasi, eyeshadow ini juga amat mudah untuk dibaurkan sehingga bereksperimen dengan warna-warna yang ada dalam palet ini begitu menyenangkan. Saya memiliki beberapa contoh riasan mata dengan menggunakan eyeshadow ini, yang mungkin akan saya share di postingan lain.

 

Eyeshadow ini terdiri dari 3 warna bertekstur matte, 1 warna bertekstur semi-matte (ada sedikit shimmer di dalamnya), 4 warna bertekstur titanium, 5 warna bertekstur shimmer, dan 2 warna bertekstur pearl. Jadi total warnanya adalah 15 buah. Yang saya sukai dari palet ini adalah bahwa setiap warna diberi nama, sehingga terlihat berkualitas tinggi. Mengapa demikian? Karena artinya setiap warna memiliki konsep, pemikiran, dan maksud tersendiri.

 

Oh iya, meskipun tadi saya membuat statement bahwa pigmentasi dari eyeshadow ini begitu baiknya, saya tetap menyarankan Ladies untuk menggunakan eyeshadow primer agar riasan mata Ladies tetap anti badai.

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Silkygirl Matte Fever Lipcolor Balm : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya mau mereview salah satu lipstik matte yang baru keluar sekitar 2 bulan ini. Kita mulai yaa..

 

Lipstik yang saya maksud adalah Silkygirl Matte Fever Lip Color Balm. Lip Color ini memiliki 6 shade yang agak mirip dengan seri sebelumnya. Well, menurut saya, salah satu kelemahan dari drugstore product adalah ini, shade yang ditawarkan untuk produk mereka kurang bervariasi sehingga kadang orang seperti tidak memiliki pilihan.

 

Shade yang akan swatch disini hanya dua, yaitu :

Shade pertama bernama Flame. Ini adalah warna warna orange neon. Terkadang saya pikir warnanya seperti cone yang ada di jalan raya tapi anyway… shade ini cantik.

P_20160623_185302

 

Shade yang kedua bernama Passion. Ini adalah warna hot pink dengan cool undertone. Umm.. pada gambar memang warnanya terlihat sedikit lebih muda, tapi pada aslinya shade lip color ini satu atau dua nomor lebih tua daripada yang terlihat disini.

P_20160623_190321

 

Lip color ini memiliki tekstur matte, namun bagaimana yah.. Setelah memakainya saya kurang begitu excited karena pigmentasinya yang kurang tinggi. Lipstik matte biasanya memiliki daya cover yang tinggi pada bibir. Tapi lip color ini, entahlah.. sepertinya tidak demikian.

 

Dari swatch diatas, bahwa pada bibir saya warnanya tampak pecah dan tidak menutup seluruh permukaan bibir, terutama untuk shade Flame. Bisa jadi hal itu karena teksturnya yang matte dan kering, I don’t know.

 

Mengenai longevity, lip color ini tahan hingga 4-5 jam tergantung pemakaian. Selain itu lip color ini bisa dibilang tidak meninggalkan stain pada bibir jadi jika warnanya menempel pada cangkir, maka akan hilang dari bibir.

 

Sekian review kali ini. Well, sebetulnya saya kurang nyaman dengan isinya tapi saya harap bisa bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

 

Sariayu Duo Lip Color : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Sebetulnya saya sedang sedikit galau untuk menentukan produk mana dulu yang akan saya review. Saya punya beberapa lip color baru: beberapa ada yang oke, beberapa lainnya yaaaaaa biasa aja.

 

Oke, setelah beberapa menit berpikir, saya memutuskan untuk mereview lip color yang diproduksi oleh Sariayu. Lip color ini terbilang sudah cukup lama, sekitar 3 bulan, dan sebetulnya sudah nongkrong di meja rias saya lebih dari 2 bulan. Jadi mari kita mulai reviewnya..

 

Lip color yang saya maksud adalah Sariayu Duo Lip Color. Kenapa disebut “duo”? Karena dalam satu packaging terdapat dua jenis lip color yang berbeda finish. Yang pertama adalah lipgloss dan yang kedua adalah lip cream dengan matte finish.

 

Lip color ini terdiri dari 12 warna yang cukup bervariasi, mulai dari seri maroon, merah, oranye, coral, pink, dan fuschia. Satu yang kurang, yaitu seri warna nude. Warna nude yang disajikan dalam varian ini lebih ke pink atau peach, sedangkan jika mereka punya nude dengan neutral undertone, sepertinya warna lip color di varian ini akan lengkap.

1

 

Dari 12 warna yang saya sebutkan tadi, saya akan menswatch 3 warna, yaitu fuschia, coral, dan maroon. Btw, terkait dengan warna, saya sebetulnya sedikit kurang nyaman dengan penamaan warna lip color ini karena nama warnanya “kode” banget. Menurut saya akan lebih mudah jika nama itu berupa nama huruf, bukan angka atau kombinasi huruf dan angka. Tapi ya sudahlah.. Sariayu mah memang begitu, hahahaha..

 

Warna yang pertama adalah DLC K-01. Pada dasarnya ini adalah warna currant dengan cool undertone. Untuk tekstur glossy, warnanya terlihat lebih cerah dan menantang. Hal ini mungkin karena pengaruh teksturnya yang glossy. Sedangkan untuk tekstur matte, warnanya cenderung lebih kalem. Sebetulnya kedua warna tekstur ini hampir mirip, yaitu maroon.

1

 

Warna yang kedua adalah DLC K-06. Ini adalah warna coral dan jelas dengan warm undertone. Untuk tekstur glossy, warnanya terlihat lebih gelap. Sedangkan untuk tekstur matte, warnanya terlihat lebih terang. Hal ini mungkin merupakan pengaruh pigmen warna yang ada di dalamnya, dimana warna ini memiliki dasar warna putih. Efeknya, warna lipstik jadi tidak terlalu opaque dan cenderung mengikuti warna bibir, apalagi pada lipcolor yang memiliki konsistensi yang cenderung rendah seperti lipgloss. Itulah sebabnya mengapa warna pada lip gloss terlihat lebih gelap/tua/mengikuti warna bibir daripada warna pada lip cream.

2

 

Warna yang terakhir adalah DLC K-12. Pada dasarnya ini adalah warna fuschia, yang merupakan perpaduan antara warna pink, ungu dan sedikit biru muda. Pada tekstur glossy, warnanya terlihat memiliki warm undertone. Sedangkan pada tekstur matte, warnanya terlihat lebih cool. Lagi-lagi, bisa jadi ini adalah pengaruh perbedaan tekstur, karena pada dasarnya kedua tekstur ini memiliki warna yang sama.

3

 

Lip color ini termasuk salah satu yang menurut saya cukup bagus karena tekstur glossynya memiliki warna yang cukup opaque. Hal ini jarang terjadi karena biasanya lipgloss itu warnanya ya gak keliatan, hanya meninggalkan kesan glossynya aja. Selain itu, tekstur mattenya juga cukup bagus dan tahan lama. Menurut pengalaman saya, tekstur matte ini tahan hingga 8 jam. Meski demikian, tekstur matte ini masih meninggalkan sedikit transfer pada gelas atau sedotan Ladies.

 

Apabila Ladies memadukan tekstur matte dengan glossy, maka pigmentasi warna yang dihasilkan akan lebih baik. Hal ini disebabkan oleh tekstur matte yang telah mengering ibaratkan primer/base yang pas bagi tekstur glossy yang akan dipakai.

 

Oke, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!