LT Pro Clean n Tone : Review


Hai Ladies..

Selama setahun belakangan ini saya memang jarang update apapun di blog ini, tapi itu bukan berarti saya gak memakai makeup sama sekali. Untuk menyeimbangkan pemakaian makeup yang rutin, saya juga memakai seabreg skin care. Gunanya? Ya untuk mempertahankan usia kulit wajah dan tubuh kita lah..

Pemakaian dekorasi atau makeup pada kulit sedikit banyak berpengaruh terhadap kulit wajah kita. Komedo, jerawat, pori-pori yang membesar adalah beberapa masalah yang diakibatkan oleh pemakaian makeup. Salah satu langkah merawat kulit yang tergolong mudah adalah dengan cara membersihkannya secara rutin.

Di satu atau dua bulan ini saya mengganti pembersih wajah saya. Jika sebelumnya, saya menggunakan oil based makeup remover dan micellar water sebagai tahap pertama pembersihan wajah, maka kali ini saya menggunakan LT Pro Clean n Tone Liquid Hydrating Cleanser. Apa sih bagusnya produk ini?

389756_9c2ecf84-8bb0-496a-b7a2-6b6e1ab6cecf_1080_1080

Berdasarkan pengalaman, produk ini berbeda dengan micellar water atau oil based makeup remover andalan saya terdahulu. Produk ini berbahan dasar gel unik yang mampu mengangkat makeup dan kotoran lain yang ada di wajah. Sebut saja, foundation yang waterproof, eyeshadow, pomade alis semuanya bisa bersih tuntas menggunakan produk ini. Sayangnya, untuk liquid lip products dan mascara waterproof, Ladies tetap harus menggunakan makeup remover yang berbahan dasar minyak.

Selain membersihkan kulit kita dari sisa makeup dan kotoran, produk ini juga menghidrasi dan menjaga kekenyalan kulit kita. Hal ini begitu berbeda jika menggunakan micellar water yang pada umumnya (atau setidaknya hanya berlaku bagi saya) membuat kulit terasa kering.

Selanjutnya, cara yang paling baik untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengaplikasikannya dengan menggunakan tangan sambil memijat kulit dengan gerakan memutar. Hal ini berpengaruh untuk membersihkan makeup sampai ke pori-pori sekaligus mengendurkan otot-otot wajah kita agar lebih rileks. Setelah itu baru membersihkannya dengan menggunakan kapas atau handuk hangat then you look brand new!

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

L’oreal Voluminous Lash Paradise : Swatch and Review


Hai Ladies..

Mumpung lagi rajin, saya akan memposting sesering yang saya bisa (syarat dan ketentuan berlaku, diantaranya mood, kerewelan anak, banyaknya setrikaan, dan jumlah peer dari kantor, yiiiha!). Produk yang akan saya review kali ini adalah mascara.

Ladies tau L’oreal Voluminous Lash Paradise yang sedang happening banget setahun terakhir ini? Well, itulah yang akan saya review. Mascara dari L’oreal (atau Maybelline) biasanya merupakan mascara favorite saya selama ini. Serius! Untuk selanjutnya, rupanya Lash Paradise menjadi favorit baru bagi saya. Tapi apa sih yang membuat mascara ini begitu spesial?

Menurut saya hal pertama yang paling penting dari memilih mascara adalah bentuk kuasnya. Ada mascara yang memiliki kuas dari plastic (misal Maybelline Volum’ Express Cat Eyes Mascara atau L’oreal Voluminous Butterfly Mascara) yang bagi saya kurang nyaman di pakai. Ada pula mascara yang jenis kuasnya adalah bristle (seperti Maybelline The Magnum Cat Eyes atau L’oreal Double Extension Curl Mascara) yang bagi saya lebih nyaman dan memberikan hasil yang lebih signifikan. Nah, mascara Lash Paradise ini memiliki kuas berjenis bristle yang bergelombang lembut dan ukuran yang besar yang efektif memberikan tampilan bulu mata yang lebih panjang dan lentik.

Hal kedua yang juga penting adalah formulanya. Well saya gak bisa bicara terlalu banyak mengenai formula karena yang paling saya inginkan dari sebuah mascara adalah ketahanlamaannya. And this one has a good longevity dan juga waterproof. So I love it so, so much!

Berikut adalah tampilan bulu mata saya sebelum dan setelah memakai L’oreal Voluminous Lash Paradise. What do y’all think?

loreal lash paradise

Satu hal yang kontra bagi saya adalah bahwa jenis bristle yang montok seperti ini sulit diaplikasikan di bulu mata bagian bawah. Terutama jika bulu mata alaminya adalah jenis yang pendek dan sedikit. Bisa dilihat di foto atas, mascara ini sedikit belepotan di bulu mata bagian bawah (atau saya yang kurang hati-hati dan gak bisa pakenya yah? Don’t know lah..)

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Innisfree Auto Eyebrow Pencil : Swatch and Review


Hai Ladies..

Gak kerasa, setahun saya hampir off dari menulis apapun di blog ini XD. Selama setahun ini, ada banyak sekali makeup dan skincare yang ingin saya review. Sayangnya, kesibukan membuat saya terus menerus menunda untuk menulis sampai akhirnya makeup dan skincare yang ingin saya review tersebut keburu habis L.

Anyway, long story short, I’m back and am ready to write some product reviews, yay! Produk yang akan saya review kali ini adalah Innisfree Auto Eyebrow Pencil. Ya, ini adalah pensil alis retractable alias otomatis dan gak perlu diserut. Seperti pensil alis lainnya yang ada di dunia ini, pensil alis ini terdiri dari dua sisi. Sisi pertama adalah retractable eyebrow pencil, sedangkan sisi lainnya adalah spooley brush.

Pensil alis ini terdiri dari 7 shade dan shade yang cocok dengan saya adalah Espresso Brown. Ini adalah kedua tergelap yang ada di seri ini. Berupa warna coklat tua dengan cool undertone. Pensil ini tidak terlalu lunak, dan itu adalah berita bagus karena menurut saya pensil alis yang ideal adalah yang batang pensilnya agak keras tapi tetap pigmented. Mengapa? Menurut saya pensil alis yang tua memudahkan dan menstabilkan kita untuk melukis alis.

Berikut adalah gambar before dan after dengan menggunakan Innisfree Auto Eyebrow Pencil. What do y’all think?

IMG_20180630_073535-vert

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

The Balm Meet Matt(e) Hughes : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kayanya gak afdol kalo dalam satu periode blogging saya gak mereview lipstik, hehe.. Well, kali ini saya akan mereview salah satu lip cream yang jadi favorit saya karena satu dan lain hal yang akan saya sebutkan semuanya dibawah ini. So, mari kita mulai!

Lip cream yang akan saya review kali ini adalah dari merk The Balm yang bernama Meet Matt(e) Hughes. Lip cream ini bukan produk baru, karena sudah ada dari 2 tahun lalu, tapi entah kenapa saya baru bisa swatch sekarang. Maklum, artis.. Sibuk berat, hahahahaha!!

Screen Shot 2015-07-30 at 09.40.29

Anyway, ada beberapa hal yang saya sukai dari lip cream ini yaitu formulanya yang cepat kering tapi tidak membuat bibir ikutan kering, wanginya yang seperti dessert coklat atau cake atau sesuatu yang yummy dan manis, longevitynya yang benar-benar lama, dan rasa formulanya saat diaplikasikan yang dingin-dingin empuk (halah). Hal lain yang saya sukai dari lip cream ini adalah harganya yang tidak terlalu menendang batin dan pilihan warnanya yang beragam namun berkisar di warna-warna yang aman digunakan untuk sehari-hari.

Lip cream ini memiliki banyak warna nude yang akan cocok dengan berbagai warna kulit. Shade yang akan saya swatch kali ini hanya 6 shade seperti yang ada di bawah ini.

Shade pertama adalah yang paling terang, yaitu Doting. Ini adalah warna light peachy nude. Warna ini sebetulnya tidak cocok digunakan oleh saya jika riasan wajah secara keseluruhan tergolong polos karena membuat tampilan wajah terlihat pucat dan seperti mayat hidup. Tapi akan keren jika dipadankan dengan tampilan mata yang bold semacam smokey eye atau cut crease yang heboh.

IMG_20170405_030155

Shade kedua bernama Commited. Ini adalah warna medium peachy nude dengan cool undertone. Warna ini bisa dikatakan warna MLBB-nya. Warna ini cukup cocok dipadankan dengan riasan mata yang heboh maupun riasan mata minimal.

IMG_20170405_030441

Shade ketiga adalah Sincere. Ini adalah warna medium peachy nude dengan warm undertone. Jika hanya dilihat satu shade saja, warna ini hampir mirip dengan Commited, tapi jika disandingkan akan terlihat perbedaan undertone diantara keduanya. Shade ini terlihat seperti warna buah peach yang lebih matang daripada shade Commited.

IMG_20170405_030644

Shade keempat bernama Charming. Shade ini adalah deep peachy nude, hampir seperti terracota. Dalam set swatch kali ini, warna ini adalah warna nude yang paling gelap dan paling sering saya pakai sehari-hari.

IMG_20170405_030847

Shade kelima adalah Dedicated. Shade ini adalah medium deep pink tentu saja dengan cool undertone. Shade ini adalah shade on-the-go saya jika ingin pergi tanpa makeup apapun.

IMG_20170405_031055

Shade terakhir bernama Loyal. Ini adalah warna medium red dengan neutral undertone. Shade ini seperti warna buah strawberry dan frekuensi pemakaian shade ini dengan shade Dedicated bagi saya adalah hampir 11-12 alias sama seringnya.

IMG_20170405_031323

Well, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

The Falsies Push Up Drama : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview secara singkat salah satu mascara yang sepertinya cukup booming dan disukai oleh banyak beauty blogger. Adalah Maybelline The Falsies Push Up Drama Mascara yang tersohor. Well, sekarang saya akan mengemukakan pendapat saya terkait mascara ini, apakah benar menimbulkan drama di bulu mata saya? Let’s get into it.

2289371

Mascara ini memiliki packaging yang tidak terlalu istimewa. Bagi saya, yang terpenting dalam sebuah mascara adalah kuas dan formulanya. Saat saya pertama membuka mascara ini adalah kuasnya yang terbuat dari plastik/karet sintetis yang tidak terlalu lebat. Sebetulnya saya kurang suka dengan kuas yang seperti ini, karena terkesan kaku dan malah membuat bulu mata menempel satu dengan lainnya. Saya lebih menyukai kuas yang terbuat dari helaian bulu yang lebat dan tebal, karena mampu memisahkan bulu mata saya helai demi helai.

IMG_20170405_032256

Meski demikian mascara ini memiliki formula waterproof seperti mascara dari Maybelline lainnya. Setelah saya pakai, mascara ini tidak terlalu buruk, tapi tidak juga menimbulkan drama (bulu mata tidak terlihat lebih tebal atau lentik, dan benar saja bahwa beberapa helai bulu mata terlihat menyatu). Hal yang saya rasakan adalah bahwa mascara ini mudah digunakan karena dalam satu kali swipe saja, bulu mata saya sudah tercover dan formulanya cukup mudah kering. Dengan demikian, mascara ini untuk kali ini adalah mascara on-the-go saya.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Pretty in Pink


Hai Ladies..

Asli deh, lama banget saya gak update di blog ini.

Anyway, kali ini saya akan memberikan tutorial singkat untuk tampilan eyeshadow dengan warna yang cukup berani : PINK!

Well, kita mulai yah..

Pertama-tama, seperti biasa, kita aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar eyeshadow yang akan kita pakai nanti terlihat lebih nyata dan berpigmentasi bagus. Kali ini saya menggunakan eyeshadow primer sekaligus eyeshadow base dengan warna putih agar warna pink yang saya gunakan nanti akan semakin kontras terlihat.

IMG_20170528_041950

Untuk warna transisi pertama saya akan menggunakan warna baby pink di daerah lipatan mata. Saya menggunakan blending brush yang berhelai terkesan kusut agar warna baby pink yang saya aplikasikan terlihat terbaur luas dan lebih halus.

IMG_20170528_042432

Selanjutnya, saya mengaplikasikan warna mauve di daerah yang sama namun dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil. Hal ini saya lakukan agar semakin jelas terlihat transisi warna dari gelap ke terang.

IMG_20170528_042703

Selanjutnya adalah bagian yang paling fun, dengan menggunakan eyeshadow brush sintetis, saya mengaplikasikan warna fuschia di kelopak mata. Kemudian saya membaurkan warna tersebut dengan warna-warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya.

IMG_20170528_042848

 

Untuk lebih memperjelas bentuk mata dan sekaligus membuat tampilan riasan mata lebih dramatis, saya gambarkan winged eyeliner di garis mata bagian atas. Untuk menambah kesan mata almond, saya melakukan teknik tightlining di bingkai mata bagian atas. So, voila! Eyeliner saya terlihat lebih tebal tanpa benar-benar menggambarkan garis mata yang tebal (ah, you know what i mean..).

IMG_20170528_043559

Kemudian, untuk menyeimbangkan tampilan kelopak mata atas, saya mengaplikasikan eyeshadow warna fuschia di bagian kelopak mata bawah dengan menggunakan pencil brush. Tidak lupa, untuk menampilkan kesan mata lebih cerah, saya aplikasikan eyeliner warna nude di bagian bingkai mata bagian bawah.

IMG_20170528_043930

Terakhir, saya aplikasikan mascara di bagian atas dan bawah untuk benar-benar “membuka” mata saya dan membuatnya terlihat lebih besar.

IMG_20170528_044620

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!