Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch, Uncategorized

The Balm Meet Matt(e) Hughes : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kayanya gak afdol kalo dalam satu periode blogging saya gak mereview lipstik, hehe.. Well, kali ini saya akan mereview salah satu lip cream yang jadi favorit saya karena satu dan lain hal yang akan saya sebutkan semuanya dibawah ini. So, mari kita mulai!

Lip cream yang akan saya review kali ini adalah dari merk The Balm yang bernama Meet Matt(e) Hughes. Lip cream ini bukan produk baru, karena sudah ada dari 2 tahun lalu, tapi entah kenapa saya baru bisa swatch sekarang. Maklum, artis.. Sibuk berat, hahahahaha!!

Screen Shot 2015-07-30 at 09.40.29

Anyway, ada beberapa hal yang saya sukai dari lip cream ini yaitu formulanya yang cepat kering tapi tidak membuat bibir ikutan kering, wanginya yang seperti dessert coklat atau cake atau sesuatu yang yummy dan manis, longevitynya yang benar-benar lama, dan rasa formulanya saat diaplikasikan yang dingin-dingin empuk (halah). Hal lain yang saya sukai dari lip cream ini adalah harganya yang tidak terlalu menendang batin dan pilihan warnanya yang beragam namun berkisar di warna-warna yang aman digunakan untuk sehari-hari.

Lip cream ini memiliki banyak warna nude yang akan cocok dengan berbagai warna kulit. Shade yang akan saya swatch kali ini hanya 6 shade seperti yang ada di bawah ini.

Shade pertama adalah yang paling terang, yaitu Doting. Ini adalah warna light peachy nude. Warna ini sebetulnya tidak cocok digunakan oleh saya jika riasan wajah secara keseluruhan tergolong polos karena membuat tampilan wajah terlihat pucat dan seperti mayat hidup. Tapi akan keren jika dipadankan dengan tampilan mata yang bold semacam smokey eye atau cut crease yang heboh.

IMG_20170405_030155

Shade kedua bernama Commited. Ini adalah warna medium peachy nude dengan cool undertone. Warna ini bisa dikatakan warna MLBB-nya. Warna ini cukup cocok dipadankan dengan riasan mata yang heboh maupun riasan mata minimal.

IMG_20170405_030441

Shade ketiga adalah Sincere. Ini adalah warna medium peachy nude dengan warm undertone. Jika hanya dilihat satu shade saja, warna ini hampir mirip dengan Commited, tapi jika disandingkan akan terlihat perbedaan undertone diantara keduanya. Shade ini terlihat seperti warna buah peach yang lebih matang daripada shade Commited.

IMG_20170405_030644

Shade keempat bernama Charming. Shade ini adalah deep peachy nude, hampir seperti terracota. Dalam set swatch kali ini, warna ini adalah warna nude yang paling gelap dan paling sering saya pakai sehari-hari.

IMG_20170405_030847

Shade kelima adalah Dedicated. Shade ini adalah medium deep pink tentu saja dengan cool undertone. Shade ini adalah shade on-the-go saya jika ingin pergi tanpa makeup apapun.

IMG_20170405_031055

Shade terakhir bernama Loyal. Ini adalah warna medium red dengan neutral undertone. Shade ini seperti warna buah strawberry dan frekuensi pemakaian shade ini dengan shade Dedicated bagi saya adalah hampir 11-12 alias sama seringnya.

IMG_20170405_031323

Well, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements
Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Loreal Color Riche Lipstick Moist Matte : More Swatches


Hai Ladies..

Kali ini saya akan memberikan swatch tambahan untuk lipstik favorit saya, yaitu Loreal Color Riche Lipstick Moist Matte. Jika Ladies mengikuti blog saya, mungkin tahu bahwa saya sudah beberapa kali meninjau dan memberikan swatch lipstik ini (postingan lebih lengkapnya bisa Ladies buka disini dan disini).

Kali ini, warna lain yang akan saya swatch. Kita mulai saja ya..

Shade pertama adalah Cherry Crush. Ini adalah warna pale pink atau taffy dengan neutral undertone. Meskipun undertone lipstik ini tergolong netral, tapi karena warnanya yang terlalu muda sehingga perlu berapa trik untuk memakainya. Pada kulit saya yang sawo matang biasanya saya padukan dengan lipliner warna medium pink sehingga tercipta sedikit gradasi yang lebih “masuk” dengan warna kulit saya.

 

Shade kedua adalah Raspberry Syrup. Ini adalah warna hot pink, jelas dengan blue undertone. Saya begitu menyukai warna lipstik ini, karena mambuat tampilan wajah secara keseluruhan menjadi lebih cerah. Jika saya lihat koleksi lipstik saya, saya pikir warna serupa hot pink atau magenta “merajai” koleksi tersebut.

 

Shade ketiga adalah Bloody Mary. Ini adalah warna true red atau scarlet, dengan neutral undertone. Memakai lipstik warna ini bisa sedikit tricky, karena jangan sampai kita memadukannya dengan riasan yang malah membuat tampilan wajah secara keseluruhan terlihat terlalu “over”. Saran saya, jika ingin memakainya dengan coverage yang full, Ladies memadankannya dengan riasan mata atau pipi semacam soft bronze atau cukup eyeliner yang tidak terlalu dramatis (winged eyeliner standar masih okelaaaah..). Tapi jika ladies ingin memakainya dengan tipis saja, maka riasan mata atau pipi yang sedikit tajam dan berani bisa dipilih. Intinya adalah ciptakan keseimbangan riasan wajah yang membuat orang lain tidak gagal fokus saat melihatnya.

 

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Swatch

Ultima II Delicate Lipstick : More Swatches


Hai Ladies..

Wah, sudah lama juga yah saya gak update di blog ini. Maklum, manusia sibuk, hahahaha.. Just kidding. Anyway, kali ini saya akan menambah swatch dari lipstik yang pernah jadi favorit saya tahun lalu. Well, sampai sekarang masih favorit sih..

Sekitar satu tahun (atau lebih) yang lalu, saya pernah mereview mengenai Ultima II Delicate Lipstick dan menswatch lipstik yang berjudul Ruby, Fuschia, dan Plum (lebih lengkap dan jelasnya, bisa klik link ini). Pada kesempatan ini, saya akan mereview 3 shade lain, yaitu Apricot, Strawberry, dan Spice. Kita lihat yuk..

Shade pertama bernama Apricot. Nama shade ini mungkin terinspirasi oleh warna buah aprikot. Pada dasarnya ini adalah warna tangerine atau semacam oranye muda dengan peach undertone. Intinya ini tergolong warna nude. Pada kulit saya yang sawo matang, shade ini cocok sekali (aih.. pede amat ya).

 

Shade kedua bernama Strawberry. Jika disebutkan bahwa shade ini terinspirasi dari warna buah strawberry, well kayanya engga deh. Karena pada umumnya strawberry berwarna merah, sedangkan shade lipstik ini lebih berwarna pink (warna detailnya adalah bubblegum, yaitu medium pink dengan medium blue undertone).

 

Shade terakhir bernama Spice. Shade ini merupakan warna terracotta dengan neutral undertone. Oleh karenanya, menurut saya warna ini amat fleksibel dan cocok digunakan untuk semua warna kulit.

 

Yap, sekian tambahan swatch kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Face, Lips, Makeup, Review, Swatch, Uncategorized

L’Oreal La Palette Lip and Cheek : Review and Swatch


Hai Ladies..

Wah, udah hampir 2 bulan saya tidak memposting apapun di blog ini, dan karenanya kemarin-kemarin saya jadi agak malas untuk menulis apapun. But now I’m back! Kali ini saya akan mulai dengan mereview sebuah produk. Ini merupakan produk baru yang amat handy dan praktis, sehingga selalu saya bawa kemanapun saya pergi.

Produk tersebut adalah L’Oreal La Palette Lip and Cheek. Ini adalah palet yang berisi empat lip color, empat crème blush on, satu kuas untuk mengaplikasikan lip color, satu kuas untuk mengaplikasikan blush on, dan sebuah cermin sepanjang besar palet. Menurut saya, kuas bawaan tersebut kurang nyaman untuk dipakai karena terlalu kecil dan pendek. Saya juga sedikit menyayangkan karena daripada melengkapi palet ini dengan dua kuas mini, mengapa tidak melengkapinya dengan satu kuas agak panjang namun double ended. Kebayang gak maksud saya?

Oke, sekarang beralih ke kualitas produknya. Seperti yang saya sebutkan tadi bahwa palet ini terdiri dengan empat lip color. Lip color tersebut memiliki tekstur crème, memiliki pigmentasi yang cukup bagus, dan longevity yang cukup panjang. Sayangnya, tidak ada nama yang jelas untuk menggambarkan warna-warna dari lip color dan crème blush ini. Di dalam paletnya hanya tertuis kategori warna yang mewakili warna-warna tersebut, seperti Coral, Pink, Red dan Beige.

Berikut adalah swatch dari setiap lip color yang ada di dalam palet ini.

la-palette-lip

Overall, saya menyukai lip color yang di palet ini karena coverage dan longevitynya yang bagus.

Nah, sekarang kita beralih ke crème blush. Crème blush ini memiliki coverage yang lebih tipis, karena memang difungsikan untuk diaplikasikan di pipi. Namun, karena tekturnya yang lembut, maka crème blush ini juga bisa diaplikasikan pada bibir, namun tentu saja opacity tidak setebal lip color. Untuk mengaplikasikan crème blush ini saya tidak menggunakan kuas bawaannya, karena benar2 terlalu kecil. Saya mengaplikasikannya dengan menggunakan jari atau spons basah.

Berikut adalah swatch dari crème blush yang ada di dalam palet ini.

la-palette-cheek

Favorit saya adalah warna beige (ujung sebelah kanan) karena saat diaplikasikan memberikan rona sehat dan glowy pada wajah saya.

Yap, sekian review dan swatch kali ini ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Charm Lip Liner : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu lipliner, yang saya juga sebetulnya gak yakin dengan mereknya, karena tidak pernah saya lihat sebelumnya (hahaha..sesat banget gak sih?). Anyway, kita mulai aja..

 

Nama dari lipliner yang akan saya bahas ini adalah Charm Lip Liner. Seriusan deh, Ladies.. Saya itu gak tau merk ini. Yang jelas, saat saya sedang di Cibubur Junction, saya membeli beberapa kuas di booth Tammia, lalu disanalah saya menemukan lip liner ini.

 

Oke, saya tidak tahu lipliner ini sesungguhnya memiliki berapa shade, tapi saya punya 3 untuk di swatch kali ini. Shade yang pertama berjudul Milk Chocolate. Ini adalah warna nude dengan taupe undertone. Sepertinya tidak perlu penjelasan lebih lanjut mengenai warna ini, karena warna ini tergolong warna yang wearable dan bisa dipadankan dengan warna lipstik apapun.

p_20160619_041835

 

Shade kedua berjudul Sensual Pink. Ini adalah warna hot pink dan jelas dengan cool undertone. Warna ini merupakan favorit saya dalam beberapa bulan terakhir.

p_20160619_042338

 

Shade yang terakhir berjudul Girly Pink. Nah.. saya bingung, dimana “pink”nya? Karena saya hanya melihat warna maroon disini. Selain itu, diantara shade lain saya merasa bahwa shade ini memiliki tekstur yang lebih kering sehingga terlihat pecah-pecah pada bibir.

p_20160619_043236

 

Bicara mengenai performa, lip liner ini pada dasarnya memiliki tekstur matte dan longevity yang lumayan.

 

Oke, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Mirabella Colorfix and Colorfix Cool Lipstick : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya akan mereview salah satu lipstik yang akhir-akhir ini tetiba ngehits lagi. Get ready, yo!

 

Lipstik yang saya maksud adalah Mirabella Colorfix Lipstick dan Mirabella Colorfix Cool Lipstick. Nah loh.. bedanya apa? Simplenya, yang ada tulisan “cool” artinya memberikan sensasi dingin saat dipakai. Sedangkan persamaannya adalah bahwa lipstik ini memiliki tekstur matte.

 

Mirabella Colorfix memiliki range warna yang cukup banyak, yaitu 17 shade. Namun yang akan saya swatch hanya satu saja. Sedangkan Mirabella Colorfix Cool memiliki range warna yang lebih sedikit, yaitu 10 shade dan yang akan saya swatch disini hanya dua saja.

 

Menurut saya lipstik ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu harganya yang relatif terjangkau, formulanya yang matte tapi tidak membuat bibir sebegitu keringnya, dan pilihan warna yang banyak. Meskipun demikian, lipstik ini pun memiliki beberapa kekurangan, yaitu batang lipstik yang mudah copot atau patah dan shade yang tidak memiliki nama (hanya nomor saja).

 

Oke, terkait batang lipstik yang cepat patah atau copot, bisa jadi itu kesalahan saya (atau bisa juga bukan), tapi untuk hal ini saya mengakui bahwa saya beberapa kali menjatuhkan lipstik ini. So, hal tersebut bisa jadi salah satu penyebabnya.

 

Kita beralih ke swatch produk, yaaa.. Shade yang pertama dari seri Colorfix, adalah nomor 59. Ini adalah warna punch. Eh seriusan.. warnanya seperti warna jus semangka : merah dengan sedikit sentuhan pink dan coral. Menurut saya warna ini unik dan cantik, dan membuat kesan wajah secara keseluruhan jadi lebih fresh.

P_20160808_184047

Shade yang kedua adalah dari seri Colorfix Cool, yaitu shade nomor 40. Ini adalah warna medium red violet. Jadi pada warna ini terdapat warna violet dengan kesan merah yang cukup banyak. Ini merupakan salah satu warna yang berani, karena kita harus cukup cermat untuk memadankannya dengan riasan mata yang tepat. Meski demikian, punya satu atau dua warna yang seperti ini di koleksi lipstik Ladies, boleh dooong..

P_20160808_183832

Shade yang ketiga masih dari seri Colorfix Cool, yaitu shade nomor 47. Ini adalah warna favorit saya. Shade ini tergolong waran MLBB saya (lihat penjelasannya disini). Dalam beberapa bulan ini kulit saya menggelap, dan saya rasa warna MLBB saya yang terbaru adalah warna salmon/peach/flaminggo atau warna-warna sekitar salem atau light coral seperti shade lipstik ini.

P_20160808_184314

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Wardah Exclusive Matte Lip Cream : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Lama banget deh kayanya saya gak posting blog, dan yaaa.. akhir-akhir ini frekuensi postingan saya ko seperti menurun ya? *tanya kenapa?

 

Anyway, kali ini saya akan mereview salah satu liquid lip color yang jadi trending di beberapa bulan ini. Liquid lip color yang saya maksud adalah Wardah Exclusive Matte Lip Cream. Sebetulnya saya ingin mereview produk ini dari beberapa bulan yang lalu, tapi kok lupa aja ya. So, sekarang mari kita mulai!

 

Lip color ini terdiri dari 6 shade yang wearable, dan menurut saya sebetulnya 6 shade itu tidak cukup karena secara formula, lip color ini acceptable banget. Shade yang akan saya swatch hanya 3, yaitu sebagai berikut.

 

Shade yang pertama bernama Red-dicted. Ini adalah warna merah dengan neutral undertone. Jadi jika Ladies mencari warna merah yang masuk ke warna baju apapun, warna ini bisa jadi pilihan. Secara pigmentasi, warna ini kuat dan opaque, dan itu kriteria yang saya suka.

P_20160715_204630

Warna kedua bernama Fuschionately. Dari namanya saja kita telah bisa menebak bahwa ini adalah warna fuschia, dan fushia biasanya memiliki cool undertone. Warna ini memang agak sedikit terang, dan mungkin beberapa orang tidak percaya diri memakainya. Tapi heyyy, challenge yourself!

P_20160715_204259

Warna ketiga bernama Speachless. Ini adalah warna peach, jelas dengan warm undertone. Berbanding terbalik dengan dua warna sebelumnya yang memiliki pigmentasi yang tinggi, warna ini tidak demikian. Saya rasa karena warna ini memiliki white base sehingga warna yang teraplikasi cenderung mengikuti warna kulit yang ada di bawahnya dan memberikan kesan seakan-akan pigmentasinya kurang, formula yang terlalu encer, dan hasil yang patchy. Oke, saya bicara fakta, tapi itulah yang terjadi yang saya rasakan dan lihat di bibir saya jika saya memakai warna ini. Meski demikian, warna ini cukup oke untuk dijadikan campuran.

P_20160715_203930

Hal yang saya sukai dari lip color ini adalah bahwa lip color ini mengering dengan tempo yang pas (tidak terlalu cepat, juga tidak terlalu lama) sehingga memungkinkan untuk mengkoreksi jika terjadi kesalahan dalam aplikasi dan setelah mengering lip color ini tergolong bulletproof : tidak ada transfer yang berarti saat saya memakainya. Hal ini berpengaruh pada longevity lip color ini. Hal lain yang saya sukai adalah bahwa lip color ini murceeee..

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Silkygirl Matte Fever Lipcolor Balm : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya mau mereview salah satu lipstik matte yang baru keluar sekitar 2 bulan ini. Kita mulai yaa..

 

Lipstik yang saya maksud adalah Silkygirl Matte Fever Lip Color Balm. Lip Color ini memiliki 6 shade yang agak mirip dengan seri sebelumnya. Well, menurut saya, salah satu kelemahan dari drugstore product adalah ini, shade yang ditawarkan untuk produk mereka kurang bervariasi sehingga kadang orang seperti tidak memiliki pilihan.

 

Shade yang akan swatch disini hanya dua, yaitu :

Shade pertama bernama Flame. Ini adalah warna warna orange neon. Terkadang saya pikir warnanya seperti cone yang ada di jalan raya tapi anyway… shade ini cantik.

P_20160623_185302

 

Shade yang kedua bernama Passion. Ini adalah warna hot pink dengan cool undertone. Umm.. pada gambar memang warnanya terlihat sedikit lebih muda, tapi pada aslinya shade lip color ini satu atau dua nomor lebih tua daripada yang terlihat disini.

P_20160623_190321

 

Lip color ini memiliki tekstur matte, namun bagaimana yah.. Setelah memakainya saya kurang begitu excited karena pigmentasinya yang kurang tinggi. Lipstik matte biasanya memiliki daya cover yang tinggi pada bibir. Tapi lip color ini, entahlah.. sepertinya tidak demikian.

 

Dari swatch diatas, bahwa pada bibir saya warnanya tampak pecah dan tidak menutup seluruh permukaan bibir, terutama untuk shade Flame. Bisa jadi hal itu karena teksturnya yang matte dan kering, I don’t know.

 

Mengenai longevity, lip color ini tahan hingga 4-5 jam tergantung pemakaian. Selain itu lip color ini bisa dibilang tidak meninggalkan stain pada bibir jadi jika warnanya menempel pada cangkir, maka akan hilang dari bibir.

 

Sekian review kali ini. Well, sebetulnya saya kurang nyaman dengan isinya tapi saya harap bisa bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Swatch

UPDATE! L’oreal Color Riche Lipstick Moist Matte : Swatch


Hai Ladies..

 

Kali ini saya hanya akan menswatch beberapa shade terbaru lipstik L’oreal. Lipstik yang akan saya swatch adalah dari seri  Color Riche Lipstick Moist Matte. Lipstik ini dulu pernah saya review disini dan opini saya belum berubah, jadi tidak ada revisi mengenai reviewnya.

 

Dahulu, lipstik ini memiliki 15 shade yang cantik. Nah, sekarang bertambah lagi koleksinya menjadi sekitar 20-an shade. Shade yang akan saya swatch disini ada 5, yang berarti bertambah 2 shade dari review terakhir yang saya lakukan. Oke, mari kita mulai..

 

Shade yang pertama berjudul Glamor Fuschia. Ini adalah warna Fushcia dengan purple undertone. Meskipun shade ini bukan everyday color, shade ini amat cantik karena mampu membuat tampilan wajah secara keseluruhan menjadi lebih cerah.

c360_2015-12-06-06-57-56-875

 

Shade selanjutnya berjudul Maple Mocha. Bagi pecinta lipstik warna nude, shade ini bisa jadi pilihan karena warnanya yang sophisticated dan terkesan 1990-an banget. Anyway, lipstik ini berwarna medium nude dengan peach undertone.

c360_2015-12-06-06-57-21-467

 

Lipstik ketiga berjudul Spring Rosette. Ini adalah warna medium pink dengan sedikit grey undertone. Shade ini cukup cocok dijadikan warna MLBB (cek info tentang MLBB disini). Selain itu, meskipun lipstik ini matte, untuk shade ini saya merasa ada sedikit shimmer dalam formulanya.

c360_2015-12-06-06-56-58-500

 

Shade berikutnya berjudul Rose Fondu. Saat pertama kali melihat shade ini, saya excited sekali karena warnanya. Lipstik ini pada dasarnya berwarna nude-pinky-peach dengan neutral undertone. Intinya, jika dibandingkan dengan Spring Rosette, warna di lipstik ini lebih MLBB dan lebih wearable.

P_20160715_201721

 

Lipstik terakhir yang akan saya swatch berjudul Orange Power. Sebagai pecinta warna oranye, saat melihat shade ini saya langsung membelinya tanpa pikir panjang, dan terbukti, saya tidak menyesal. Warna oranye yang ada pada lipstik ini memiliki nama tertentu, yaitu International Orange (cek warna dalam link ini). Shade ini jelas memiliki warm undertone.

P_20160715_201515

 

Yap, sekian swatch kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Sariayu Duo Lip Color : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Sebetulnya saya sedang sedikit galau untuk menentukan produk mana dulu yang akan saya review. Saya punya beberapa lip color baru: beberapa ada yang oke, beberapa lainnya yaaaaaa biasa aja.

 

Oke, setelah beberapa menit berpikir, saya memutuskan untuk mereview lip color yang diproduksi oleh Sariayu. Lip color ini terbilang sudah cukup lama, sekitar 3 bulan, dan sebetulnya sudah nongkrong di meja rias saya lebih dari 2 bulan. Jadi mari kita mulai reviewnya..

 

Lip color yang saya maksud adalah Sariayu Duo Lip Color. Kenapa disebut “duo”? Karena dalam satu packaging terdapat dua jenis lip color yang berbeda finish. Yang pertama adalah lipgloss dan yang kedua adalah lip cream dengan matte finish.

 

Lip color ini terdiri dari 12 warna yang cukup bervariasi, mulai dari seri maroon, merah, oranye, coral, pink, dan fuschia. Satu yang kurang, yaitu seri warna nude. Warna nude yang disajikan dalam varian ini lebih ke pink atau peach, sedangkan jika mereka punya nude dengan neutral undertone, sepertinya warna lip color di varian ini akan lengkap.

1

 

Dari 12 warna yang saya sebutkan tadi, saya akan menswatch 3 warna, yaitu fuschia, coral, dan maroon. Btw, terkait dengan warna, saya sebetulnya sedikit kurang nyaman dengan penamaan warna lip color ini karena nama warnanya “kode” banget. Menurut saya akan lebih mudah jika nama itu berupa nama huruf, bukan angka atau kombinasi huruf dan angka. Tapi ya sudahlah.. Sariayu mah memang begitu, hahahaha..

 

Warna yang pertama adalah DLC K-01. Pada dasarnya ini adalah warna currant dengan cool undertone. Untuk tekstur glossy, warnanya terlihat lebih cerah dan menantang. Hal ini mungkin karena pengaruh teksturnya yang glossy. Sedangkan untuk tekstur matte, warnanya cenderung lebih kalem. Sebetulnya kedua warna tekstur ini hampir mirip, yaitu maroon.

1

 

Warna yang kedua adalah DLC K-06. Ini adalah warna coral dan jelas dengan warm undertone. Untuk tekstur glossy, warnanya terlihat lebih gelap. Sedangkan untuk tekstur matte, warnanya terlihat lebih terang. Hal ini mungkin merupakan pengaruh pigmen warna yang ada di dalamnya, dimana warna ini memiliki dasar warna putih. Efeknya, warna lipstik jadi tidak terlalu opaque dan cenderung mengikuti warna bibir, apalagi pada lipcolor yang memiliki konsistensi yang cenderung rendah seperti lipgloss. Itulah sebabnya mengapa warna pada lip gloss terlihat lebih gelap/tua/mengikuti warna bibir daripada warna pada lip cream.

2

 

Warna yang terakhir adalah DLC K-12. Pada dasarnya ini adalah warna fuschia, yang merupakan perpaduan antara warna pink, ungu dan sedikit biru muda. Pada tekstur glossy, warnanya terlihat memiliki warm undertone. Sedangkan pada tekstur matte, warnanya terlihat lebih cool. Lagi-lagi, bisa jadi ini adalah pengaruh perbedaan tekstur, karena pada dasarnya kedua tekstur ini memiliki warna yang sama.

3

 

Lip color ini termasuk salah satu yang menurut saya cukup bagus karena tekstur glossynya memiliki warna yang cukup opaque. Hal ini jarang terjadi karena biasanya lipgloss itu warnanya ya gak keliatan, hanya meninggalkan kesan glossynya aja. Selain itu, tekstur mattenya juga cukup bagus dan tahan lama. Menurut pengalaman saya, tekstur matte ini tahan hingga 8 jam. Meski demikian, tekstur matte ini masih meninggalkan sedikit transfer pada gelas atau sedotan Ladies.

 

Apabila Ladies memadukan tekstur matte dengan glossy, maka pigmentasi warna yang dihasilkan akan lebih baik. Hal ini disebabkan oleh tekstur matte yang telah mengering ibaratkan primer/base yang pas bagi tekstur glossy yang akan dipakai.

 

Oke, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!