Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Uncategorized

The Falsies Push Up Drama : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview secara singkat salah satu mascara yang sepertinya cukup booming dan disukai oleh banyak beauty blogger. Adalah Maybelline The Falsies Push Up Drama Mascara yang tersohor. Well, sekarang saya akan mengemukakan pendapat saya terkait mascara ini, apakah benar menimbulkan drama di bulu mata saya? Let’s get into it.

2289371

Mascara ini memiliki packaging yang tidak terlalu istimewa. Bagi saya, yang terpenting dalam sebuah mascara adalah kuas dan formulanya. Saat saya pertama membuka mascara ini adalah kuasnya yang terbuat dari plastik/karet sintetis yang tidak terlalu lebat. Sebetulnya saya kurang suka dengan kuas yang seperti ini, karena terkesan kaku dan malah membuat bulu mata menempel satu dengan lainnya. Saya lebih menyukai kuas yang terbuat dari helaian bulu yang lebat dan tebal, karena mampu memisahkan bulu mata saya helai demi helai.

IMG_20170405_032256

Meski demikian mascara ini memiliki formula waterproof seperti mascara dari Maybelline lainnya. Setelah saya pakai, mascara ini tidak terlalu buruk, tapi tidak juga menimbulkan drama (bulu mata tidak terlihat lebih tebal atau lentik, dan benar saja bahwa beberapa helai bulu mata terlihat menyatu). Hal yang saya rasakan adalah bahwa mascara ini mudah digunakan karena dalam satu kali swipe saja, bulu mata saya sudah tercover dan formulanya cukup mudah kering. Dengan demikian, mascara ini untuk kali ini adalah mascara on-the-go saya.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements
Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Tutorial, Uncategorized

Pretty in Pink


Hai Ladies..

Asli deh, lama banget saya gak update di blog ini.

Anyway, kali ini saya akan memberikan tutorial singkat untuk tampilan eyeshadow dengan warna yang cukup berani : PINK!

Well, kita mulai yah..

Pertama-tama, seperti biasa, kita aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar eyeshadow yang akan kita pakai nanti terlihat lebih nyata dan berpigmentasi bagus. Kali ini saya menggunakan eyeshadow primer sekaligus eyeshadow base dengan warna putih agar warna pink yang saya gunakan nanti akan semakin kontras terlihat.

IMG_20170528_041950

Untuk warna transisi pertama saya akan menggunakan warna baby pink di daerah lipatan mata. Saya menggunakan blending brush yang berhelai terkesan kusut agar warna baby pink yang saya aplikasikan terlihat terbaur luas dan lebih halus.

IMG_20170528_042432

Selanjutnya, saya mengaplikasikan warna mauve di daerah yang sama namun dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil. Hal ini saya lakukan agar semakin jelas terlihat transisi warna dari gelap ke terang.

IMG_20170528_042703

Selanjutnya adalah bagian yang paling fun, dengan menggunakan eyeshadow brush sintetis, saya mengaplikasikan warna fuschia di kelopak mata. Kemudian saya membaurkan warna tersebut dengan warna-warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya.

IMG_20170528_042848

 

Untuk lebih memperjelas bentuk mata dan sekaligus membuat tampilan riasan mata lebih dramatis, saya gambarkan winged eyeliner di garis mata bagian atas. Untuk menambah kesan mata almond, saya melakukan teknik tightlining di bingkai mata bagian atas. So, voila! Eyeliner saya terlihat lebih tebal tanpa benar-benar menggambarkan garis mata yang tebal (ah, you know what i mean..).

IMG_20170528_043559

Kemudian, untuk menyeimbangkan tampilan kelopak mata atas, saya mengaplikasikan eyeshadow warna fuschia di bagian kelopak mata bawah dengan menggunakan pencil brush. Tidak lupa, untuk menampilkan kesan mata lebih cerah, saya aplikasikan eyeliner warna nude di bagian bingkai mata bagian bawah.

IMG_20170528_043930

Terakhir, saya aplikasikan mascara di bagian atas dan bawah untuk benar-benar “membuka” mata saya dan membuatnya terlihat lebih besar.

IMG_20170528_044620

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch

Milani Length in Seconds Lash Extension Fibers


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu produk untuk bulu mata. Bukan.. Bukan maskara, bukan pula serum untuk bulu mata. Kita mulai ya..

Produk yang saya maksud adalah Milani Length in Seconds Lash Extension Fibers. Ini adalah fiber untuk membuat bulu mata tampak lebih lentik. Produk ini mungkin terinspirasi dari DIY kapas yang membuat bulu mata lebih lentik, entahlah. Yang jelas, menggunakan produk ini membuat bulu mata terlihat lebih panjang dan lentik secara natural daripada menggunakan kapas.

Produk ini terlihat seperti serat kapas yang halus berwarna putih. Yap, Ladies tidak salah baca, produk ini memang mirip seperti kapas, tapi dengan serat yang lebih halus sehingga tampilan setelah digunakannya terlihat lebih natural.

Cara menggunakan produk ini adalah dengan mengaplikasikan mascara terlebih dahulu. Lalu aplikasikan produk ini diatas mascara yang masih basah tersebut. Tujuannya adalah agar serat kapasnya menempel pada bulu mata. Setelah itu, aplikasikan mascara untuk membuat serat kapasnya menempel dengan sempurna.

 

Menurut saya produk ini tetap memiliki kelemahan, yaitu saking halusnya serat kapas yang ada di produk ini, kadang malah masuk ke mata dan membuat mata menjadi kesat dan pedih. Tapi mungkin itu adalah kesalahan teknis dan kekurangcanggihan cara pengaplikasian produk sehingga hal tersebut bisa terjadi.

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch, Tools

LA Girl Shady Slim Brow Pencil : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview produk untuk alis mata yang akhir-akhir ini saya pakai. Kita mulai aja ya..

Produk tersebut adalah LA Girl Shady Slim Brow Pencil. Ini adalah pensil alis retractable keluaran LA Girl yang terdiri dari cukup banyak shade yaitu 10 shade. Saya sendiri memakai shade yang berjudul Espresso.

Shade ini berwarna cokelat tua dengan cool undertone. Artinya, tidak ada warna kemerahan dalam shade ini. Saat dipakai, shade ini mengingatkan saya akan warna rok pramuka (Ladies masih inget kan, warna rok pramuka?).

 

Salah satu keunggulan pensil alis ini adalah bentuk pensilnya yang kecil sehingga memungkinkan untuk menggambar dan mengisi alis dengan detail dan lebih natural. Selain itu, pensil ini memiliki spooley brush di ujung lain pensilnya, sehingga menambah kepraktisan dalam pemakaiannya.

Pensil ini bukan merupakan produk yang long wearing. Namun bukan berarti jika terkena air produk ini langsung luntur dan menghilang (terkecuali jika Ladies menggosok bagian alis dengan cukup keras, maka warna produk ini akan menghilang).

Karena bentuk pensilnya yang super skinny, artinya produk ini memiliki jumlah dan berat yang lebih sedikit daripada produk alis pada umumnya. Hal itu memiliki makna bahwa produk ini bisa jadi lebih mudah habis daripada produk alis lainnya. Tetapi menurut saya hal itu bukan merupakan masalah yang terlalu besar, mengingat produk ini dibanderol dengan harga yang cukup bersahabat.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Review, Swatch, Tutorial

L’oreal Color Riche Monos Eyeshadow : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu eyeshadow yang cukup sering saya pakai di satu-dua bulan terakhir. So, mari kita mulai!

Eyeshadow yang saya maksud adalah L’oreal Colour Riche Monos Eyeshadow. Seri single shadow dari Color Riche ini terdiri dari 15 warna eyeshadow yang bervariasi tampilan akhir dan teksturnya. Warna-warna dari eyeshadow seri ini tergolong wearable dan kalem. Memang ada beberapa warna yang eye-catching, tapi menurut saya warna tersebut masih oke dipakai di acara apapun.

Eyeshadow ini cukup menarik dan menarik karena menurut saya memiliki beberapa kelebihan yakni tekstur yang lembut dan amat buttery, sehingga bisa lebih mudah diaplikasikan karena tidak menghasilkan serpihan-serpihan bubuk. Selain itu, eyeshadow ini memiliki pigmentasi yang cukup baik dan bisa dibangun layer demi layer  dan mudah untuk diblend sehingga tampilan eyeshadow lebih natural. Hal yang paling unik adalah bahwa eyeshadow ini diklaim dibuat dengan menggunakan teknologi gel.

Shade yang akan saya swatch kali ii hanya ada 2 yaitu :

  1. Cafe Au Lait, ini adalah warna taupe kecokelatan tentu saja dengan cool undertone. Warna ini memiliki tekstur matte yang lembut. Bagi saya, warna ini cocok untuk dijadikan warna transisi atau sebagai kontur (tetapi Ladies harus membaurkannya dengan telti, karena jika tidak yang akan terlihat adalah kontur yang terlalu tajam).
  2. Pain Au Chocolate, ini adalah warna yang hampir serupa dengan Cafe Au Lait tapi dengan tekstur shimmer yang sedikit frosty. Sedikit bocoran, bahwa eyeshadow ini terlihat paling baik jika diaplikasikan dengan menggunakan jari atau kuas sintetis yang agak basah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow

Sebetulnya saya naksir beberapa warna lain seperti Teal Couture dan Grand Bleu. Tapi mungkin akan saya swatch di lain waktu.

Berikut adalah sedikit tutorial menggunakan eyeshadow ini. Pertama, dengan menggunakan fluffy blending brush, saya aplikasikan Cafe Au Lait di sepanjang lipatan mata. Kemudian dengan menggunakan jari yang bersih, saya aplikasikan Pain Au Chocolate di kelopak mata. Lalu saya menggambarkan winged liner di sepanjang garis mata bagian atas. Terakhir, saya aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow-tutorial

Saya menyukai tampilan mata ini karena amat wearable dan cocok digunakan di kegiatan dan acara apapun.

Yap, sekian  postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch, Uncategorized

L’Oreal Double Extension Curl Mascara : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview mascara yang sudah beberapa bulan ini saya pakai. Yah.. mari kita mulai.

Mascara yang saya maksud adalah L’Oreal Double Extension Curl Mascara. Produk ini bukan merupakan produk baru tapi sepertinya merupakan produk yang diunggulkan oleh L’Oreal Indonesia, karena selama beberapa tahun produk ini terus ada dan tidak pernah diskontinu.

50659536098238

Mascara ini memiliki dua ujung yang memiliki fungsi yang berbeda. Ujung pertama adalah Flexing and Curling Base yang merupakan primer bagi bulu mata. Dengan menggunakan base ini, bulu mata dipersiapkan agar bisa terlihat lebih tebal dan panjang. Dengan bentuk spooley brush yang panjang dan mampu menjangkau bulu mata yang berada di ujung atau yang paling pendek, sehingga setiap helai bulu mata bisa tercover dengan base ini. Base ini berwarna putih dan memiliki tekstur yang kental namun tidak menggumpal saat diaplikasikan.

img_20161226_223952

Ujung yang kedua adalah Ultra-Lengthening and Curling Mascara. Ini adalah mascara yang konon katanya mampu membuat bulu mata terlihat lebih lentik lebih dari 3 kali lipat. Hal yang saya sukai dari mascara ini adalah bentuk spooley yang melengkung dan sesuai dengan bentuk mata (atau bulu mata) saya. Dari dulu, saya selalu mencari mascara yang memiliki spooley melengkung, karena menurut saya efek lentik, panjang, dan tebalnya lebih terlihat daripada mascara dengan spooley dengan bentuk yang lurus.

img_20161226_224214

Mascara ini adalah mascara waterproof yang kenyataannya adalah dicuci dengan menggunakan sabunpun masih meninggalkan bekas seperti menggumpal di helaian bulu mata. Jadi, cara terbaik untuk membersihkan mascara ini adalah dengan menggunakan oil-based makeup remover terlebih dahulu, sebelum membersihkannya menggunakan milk cleanser atau mencucinya dengan facial foam.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Eyes, Makeup, Tutorial, Uncategorized

The Tightlining Technique


Hai Ladies..

Kali ini saya mau memberikan sedikit tips untuk membuat aplikasi eyeliner Ladies lebih terdefinisi dengan sempurna dan sekaligus membuat bulu mata lebih tebal dan indah. Nama teknik ini adalah tightlining. Ini bukan merupakan teknik baru, karena pada kenyataannya teknik ini sudah ada sejak lama.

Bila sebelumnya Ladies sudah kenal dengan teknik waterlining, dimana eyeliner diaplikasikan pada bingkai mata bagian bawah untuk tampilan lebih dramatis. Maka tightlining adalah teknik mengaplikasikan eyeliner pada bingkai mata bagian atas. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar di bawah ini.

tightlining

Pada gambar kiri, saya hanya mengaplikasikan eyeliner tepat pada garis mata. Sehingga disana terlihat ada ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner. Sedangkan pada gambar kanan, saya mengaplikasikan eyeliner mulai dari bingkai mata bagian atas sampai pada garis mata. Hasilnya, tidak terlhat lagi ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner, bentuk eyeliner terlihat lebih mulus, dan mata terlihat lebih berbentuk almond. Selain itu, dengan mengaplikasikan teknik ini, bulu mata akan terlihat lebih tebal dan bentuk mata jadi lebih terdefinisi.

Cara membuat tightline amatlah mudah. Tapi bagi pemula rada serem juga kali yah, karena cara mengaplikasikan eyeliner seperti ini amat sangat dekat dengan bola mata. Tapi pada dasarnya, agar pengaplikasiannya lebih mudah, gunakan eyeliner pensil yang empuk atau cream/gel eyeliner. Perlu Ladies ketahui bahwa area tightline adalah area yang sensitif, jadi hindari memakai kosmetik (eyeliner) yang bisa melukai atau membuat iritasi daerah tersebut, misalnya eyeliner pensil yang memiliki tekstur glitter atau eyeliner pen yang tintanya terlalu encer (hal ini bisa membuat tintanya malah jadi masuk ke mata dan membuatnya memerah).

Oke, sekian tips kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Review, Swatch, Tutorial

L’oreal Brow Artist Designer Pro : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

Ya ampun udah dua bulan lebih aja sejak terakhir postingan blog saya. Kangen berat, iya! Tapi kemarin-kemarin memang saya seolah hilang asa untuk menulis postingan apapun, hehehe.. Oke, kali ini saya akan mereview tentang satu produk yang bisa mempercantik alis mata Ladies. Siap ya? Here we go!

 

Produk yang saya maksud adalah L’oreal Brow Artist Designer Pro. Produk ini adalah pensil alis 3-in-1 dimana satu ujung berupa retractable pencil dan ujung lainnya merupakan spooley brush. Kemudian, bagian tengah dari pensil dapat diputar dan berisi brow powder dengan aplikator berupa spons atau cushion.

baptools

Produk ini terdiri dari dua shade, yaitu dark brown dan light brown. Saya sendiri memakai shade dark brown dan shade ini cukup cocok dengan skintone dan warna rambut saya (yakali, warna rambut saya terlihat secara pakai kerudung, hahahaha). Cara memakai pensil alis inipun tergolong mudah.

 

Pertama-tama, gambarkan bentuk alis yang sesuai dengan bentuk wajah atau seperti yang Ladies inginkan dengan menggunakan retractable pencil. Kemudian isi bagian yang kosong, yang terdapat diantara dua garis alis dengan menggunakan brow powder. Jangan lupa untuk membaurkan brow powder agar hasil gambar alis mata terlihat lebih natural. Terakhir, gunakan spooley brush untuk memperhalus bagian garis alis mata yang terlalu tajam dan terlalu terlihat “buatan”.

loreal-brow-artist-designer-pro

 

Produk ini mengklaim dirinya sebagai produk yang waterproof. Well, pengalaman saya adalah bahwa bisa jadi produk ini memiliki kemampuan tahan air namun tidak tahan gosok. Jadi jika Ladies mencuci muka jangan gosok bagian alis yaa.. Jika tidak, nanti alis matanya hilang, hihihi. Meski demikian, saya menyukai produk ini dan selalu saya bawa saat travelling karena kepraktisan dan kelengkapan yang ada di sebatang pensil alis.

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Eyes, Makeup, Pictorial, Tutorial

#1 Look from Inez Professional Color Eyeshadow Palette


Hai Ladies..

 

Menindaklanjuti postingan terakhir saya, kali ini saya akan memberikan tutorial riasan mata dengan menggunakan Inez Professional Color Eyeshadow Palette (lihat reviewnya disini). Hasil dari riasan kali ini yaaaa, cukup wearable lah ya.. Baiklah, mari kita mulai! Eh tapi, pertama-tama saya mohon maaf jika hasil fotonya tampak sedikit ngeblur dan kurang fokus  😀

 

Pertama-tama dan selalu saya ingatkan sebelum mengaplikasikan dekorasi apapun di mata kita, selalu gunakan eyeshadow primer agar warna eyeshadow lebih terlihat, lebih tahan lama, dan tidak bergeser jika terbasuh air, terkena minyak alami wajah, atau keringat.

 

Kemudian dengan menggunakan blending brush, aplikasikan warna raw chesnut di daerah lipatan mata. Gerakkan kuas maju mundur dan sesekali melingkar agar warna eyeshadow terbaur dengan sempurna.

P_20160706_191837

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna egyptian sable di bagian lipatan mata, ujung mata dalam dan luar, namun sisakan bagian tengah kelopak mata. Kemudian dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil dan masih bersih, baurkan ujung-ujung sehingga warna tersebut terbaur dengan warna raw chesnut yang sebelumnya telah ada.

P_20160706_192116 P_20160706_192801

Lalu dengan menggunakan flat synthetic brush, aplikasikan warna bright turquoise di bagian tengah kelopak mata. Pada tahap ini, pengaplikasian eyeshadow bisa basah maupun kering. Hasil dari pengaplikasian basah adalah biasanya lebih terlihat bershimmer daripada pengaplikasian kering. Saya sendiri disini menggunakan pengaplikasian kering.

P_20160706_193430

Kemudian dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan kembali warna raw chesnut dan egyptian sable di sepanjang garis mata bagian bawah. Baurkan sedikit agar tampilan eyeshadow terlihat natural.

P_20160706_193757

Selanjutnya aplikasikan eyeliner pensil warna hitam di sepanjang bingkai mata bagian bawah dan baurkan dengan warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya. Lalu dengan menggunakan pencil brush, aplikasikan warna bright turquoise dan sedikit pale grey di bagian ujung mata bagian dalam.

P_20160706_194036 P_20160706_194227

 

Terakhir aplikasikan mascara di bulu mata bagian atas dan bawah. Lalu untuk menambah kesan dramatis, tempelan bulu mata palsu. Untuk catatan, disini saya tidak menggambarkan eyeliner untuk garis mata bagian atas. Jika Ladies ingin menambahkan winged liner di bagian tersebut, maka tampilan akan lebih dramatis lagi.

P_20160706_194811 P_20160706_200051

Yap sekian salah satu contoh penggunaan Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Semoga bermanfaat. Thanks anda take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch

Inez Professional Color Eyeshadow Palette : Review and Swatch


 

Hai Ladies..

 

Awwww, saya excited sekali kali ini. Karena saya akan mereview mengenai salah satu produk eyeshadow yang sebetulnya ingin sekali saya bahas sejak 4 bulan yang lalu XD. Soooo, mari kita mulai.

 

Produk yang saya maksud adalah Inez Professional Color Eyeshadow Palette. Seri eyeshadow palette terbaru dari Inez ada dua, yaitu Professional (yang akan saya bahas) dan Natural. Perbedaannya jelas, palet Natural terdiri dari warna-warna yang cenderung wearable. Sedangkan pada palet Professional, warna-warnanya lebih cerah, lebih berani, dan mungkin bagi sebagian orang kurang wearable.

P_20160717_163345

Warna-warna yang ada di gambar atas ini adalah dari seri Professional, dan pleaseeeee, look at these! Warna-warnanya keren bangett!! Pada gambar tersebut saya mengulas setiap warna sebanyak satu kali dan tanpa eyeshadow primer. Poin pentingnya adalah seluruh warna yang ada di palet ini memiliki pigmentasi yang begitu tinggi sehingga tanpa eyeshadow primer atau eyeshadow base pun warnanya sudah sangat “keluar”. Dipakai sedikit saja, warnanya sudah begitu terlihat, artinya Ladies perlu berhati-hati dalam mengaplikasikannya, jangan sampai terlalu over. Gambar yang ada dibawah ini adalah swatch dari beberapa warna dan Ladies bisa lihat bahwa dengan satu kali ulas saja, saya mampu membuat beberapa garis yang semakin lama semakin pudar.

P_20160717_163725

P_20160717_164038

P_20160717_163849_1

P_20160717_164133

Selain mengenai pigmentasi, eyeshadow ini juga amat mudah untuk dibaurkan sehingga bereksperimen dengan warna-warna yang ada dalam palet ini begitu menyenangkan. Saya memiliki beberapa contoh riasan mata dengan menggunakan eyeshadow ini, yang mungkin akan saya share di postingan lain.

 

Eyeshadow ini terdiri dari 3 warna bertekstur matte, 1 warna bertekstur semi-matte (ada sedikit shimmer di dalamnya), 4 warna bertekstur titanium, 5 warna bertekstur shimmer, dan 2 warna bertekstur pearl. Jadi total warnanya adalah 15 buah. Yang saya sukai dari palet ini adalah bahwa setiap warna diberi nama, sehingga terlihat berkualitas tinggi. Mengapa demikian? Karena artinya setiap warna memiliki konsep, pemikiran, dan maksud tersendiri.

 

Oh iya, meskipun tadi saya membuat statement bahwa pigmentasi dari eyeshadow ini begitu baiknya, saya tetap menyarankan Ladies untuk menggunakan eyeshadow primer agar riasan mata Ladies tetap anti badai.

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!