Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch, Uncategorized

The Balm Meet Matt(e) Hughes : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kayanya gak afdol kalo dalam satu periode blogging saya gak mereview lipstik, hehe.. Well, kali ini saya akan mereview salah satu lip cream yang jadi favorit saya karena satu dan lain hal yang akan saya sebutkan semuanya dibawah ini. So, mari kita mulai!

Lip cream yang akan saya review kali ini adalah dari merk The Balm yang bernama Meet Matt(e) Hughes. Lip cream ini bukan produk baru, karena sudah ada dari 2 tahun lalu, tapi entah kenapa saya baru bisa swatch sekarang. Maklum, artis.. Sibuk berat, hahahahaha!!

Screen Shot 2015-07-30 at 09.40.29

Anyway, ada beberapa hal yang saya sukai dari lip cream ini yaitu formulanya yang cepat kering tapi tidak membuat bibir ikutan kering, wanginya yang seperti dessert coklat atau cake atau sesuatu yang yummy dan manis, longevitynya yang benar-benar lama, dan rasa formulanya saat diaplikasikan yang dingin-dingin empuk (halah). Hal lain yang saya sukai dari lip cream ini adalah harganya yang tidak terlalu menendang batin dan pilihan warnanya yang beragam namun berkisar di warna-warna yang aman digunakan untuk sehari-hari.

Lip cream ini memiliki banyak warna nude yang akan cocok dengan berbagai warna kulit. Shade yang akan saya swatch kali ini hanya 6 shade seperti yang ada di bawah ini.

Shade pertama adalah yang paling terang, yaitu Doting. Ini adalah warna light peachy nude. Warna ini sebetulnya tidak cocok digunakan oleh saya jika riasan wajah secara keseluruhan tergolong polos karena membuat tampilan wajah terlihat pucat dan seperti mayat hidup. Tapi akan keren jika dipadankan dengan tampilan mata yang bold semacam smokey eye atau cut crease yang heboh.

IMG_20170405_030155

Shade kedua bernama Commited. Ini adalah warna medium peachy nude dengan cool undertone. Warna ini bisa dikatakan warna MLBB-nya. Warna ini cukup cocok dipadankan dengan riasan mata yang heboh maupun riasan mata minimal.

IMG_20170405_030441

Shade ketiga adalah Sincere. Ini adalah warna medium peachy nude dengan warm undertone. Jika hanya dilihat satu shade saja, warna ini hampir mirip dengan Commited, tapi jika disandingkan akan terlihat perbedaan undertone diantara keduanya. Shade ini terlihat seperti warna buah peach yang lebih matang daripada shade Commited.

IMG_20170405_030644

Shade keempat bernama Charming. Shade ini adalah deep peachy nude, hampir seperti terracota. Dalam set swatch kali ini, warna ini adalah warna nude yang paling gelap dan paling sering saya pakai sehari-hari.

IMG_20170405_030847

Shade kelima adalah Dedicated. Shade ini adalah medium deep pink tentu saja dengan cool undertone. Shade ini adalah shade on-the-go saya jika ingin pergi tanpa makeup apapun.

IMG_20170405_031055

Shade terakhir bernama Loyal. Ini adalah warna medium red dengan neutral undertone. Shade ini seperti warna buah strawberry dan frekuensi pemakaian shade ini dengan shade Dedicated bagi saya adalah hampir 11-12 alias sama seringnya.

IMG_20170405_031323

Well, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements
Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Uncategorized

The Falsies Push Up Drama : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview secara singkat salah satu mascara yang sepertinya cukup booming dan disukai oleh banyak beauty blogger. Adalah Maybelline The Falsies Push Up Drama Mascara yang tersohor. Well, sekarang saya akan mengemukakan pendapat saya terkait mascara ini, apakah benar menimbulkan drama di bulu mata saya? Let’s get into it.

2289371

Mascara ini memiliki packaging yang tidak terlalu istimewa. Bagi saya, yang terpenting dalam sebuah mascara adalah kuas dan formulanya. Saat saya pertama membuka mascara ini adalah kuasnya yang terbuat dari plastik/karet sintetis yang tidak terlalu lebat. Sebetulnya saya kurang suka dengan kuas yang seperti ini, karena terkesan kaku dan malah membuat bulu mata menempel satu dengan lainnya. Saya lebih menyukai kuas yang terbuat dari helaian bulu yang lebat dan tebal, karena mampu memisahkan bulu mata saya helai demi helai.

IMG_20170405_032256

Meski demikian mascara ini memiliki formula waterproof seperti mascara dari Maybelline lainnya. Setelah saya pakai, mascara ini tidak terlalu buruk, tapi tidak juga menimbulkan drama (bulu mata tidak terlihat lebih tebal atau lentik, dan benar saja bahwa beberapa helai bulu mata terlihat menyatu). Hal yang saya rasakan adalah bahwa mascara ini mudah digunakan karena dalam satu kali swipe saja, bulu mata saya sudah tercover dan formulanya cukup mudah kering. Dengan demikian, mascara ini untuk kali ini adalah mascara on-the-go saya.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Tutorial, Uncategorized

Pretty in Pink


Hai Ladies..

Asli deh, lama banget saya gak update di blog ini.

Anyway, kali ini saya akan memberikan tutorial singkat untuk tampilan eyeshadow dengan warna yang cukup berani : PINK!

Well, kita mulai yah..

Pertama-tama, seperti biasa, kita aplikasikan dahulu eyeshadow primer agar eyeshadow yang akan kita pakai nanti terlihat lebih nyata dan berpigmentasi bagus. Kali ini saya menggunakan eyeshadow primer sekaligus eyeshadow base dengan warna putih agar warna pink yang saya gunakan nanti akan semakin kontras terlihat.

IMG_20170528_041950

Untuk warna transisi pertama saya akan menggunakan warna baby pink di daerah lipatan mata. Saya menggunakan blending brush yang berhelai terkesan kusut agar warna baby pink yang saya aplikasikan terlihat terbaur luas dan lebih halus.

IMG_20170528_042432

Selanjutnya, saya mengaplikasikan warna mauve di daerah yang sama namun dengan menggunakan blending brush yang lebih kecil. Hal ini saya lakukan agar semakin jelas terlihat transisi warna dari gelap ke terang.

IMG_20170528_042703

Selanjutnya adalah bagian yang paling fun, dengan menggunakan eyeshadow brush sintetis, saya mengaplikasikan warna fuschia di kelopak mata. Kemudian saya membaurkan warna tersebut dengan warna-warna eyeshadow yang telah ada sebelumnya.

IMG_20170528_042848

 

Untuk lebih memperjelas bentuk mata dan sekaligus membuat tampilan riasan mata lebih dramatis, saya gambarkan winged eyeliner di garis mata bagian atas. Untuk menambah kesan mata almond, saya melakukan teknik tightlining di bingkai mata bagian atas. So, voila! Eyeliner saya terlihat lebih tebal tanpa benar-benar menggambarkan garis mata yang tebal (ah, you know what i mean..).

IMG_20170528_043559

Kemudian, untuk menyeimbangkan tampilan kelopak mata atas, saya mengaplikasikan eyeshadow warna fuschia di bagian kelopak mata bawah dengan menggunakan pencil brush. Tidak lupa, untuk menampilkan kesan mata lebih cerah, saya aplikasikan eyeliner warna nude di bagian bingkai mata bagian bawah.

IMG_20170528_043930

Terakhir, saya aplikasikan mascara di bagian atas dan bawah untuk benar-benar “membuka” mata saya dan membuatnya terlihat lebih besar.

IMG_20170528_044620

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Review, Swatch

Loreal Color Riche Lipstick Moist Matte : More Swatches


Hai Ladies..

Kali ini saya akan memberikan swatch tambahan untuk lipstik favorit saya, yaitu Loreal Color Riche Lipstick Moist Matte. Jika Ladies mengikuti blog saya, mungkin tahu bahwa saya sudah beberapa kali meninjau dan memberikan swatch lipstik ini (postingan lebih lengkapnya bisa Ladies buka disini dan disini).

Kali ini, warna lain yang akan saya swatch. Kita mulai saja ya..

Shade pertama adalah Cherry Crush. Ini adalah warna pale pink atau taffy dengan neutral undertone. Meskipun undertone lipstik ini tergolong netral, tapi karena warnanya yang terlalu muda sehingga perlu berapa trik untuk memakainya. Pada kulit saya yang sawo matang biasanya saya padukan dengan lipliner warna medium pink sehingga tercipta sedikit gradasi yang lebih “masuk” dengan warna kulit saya.

 

Shade kedua adalah Raspberry Syrup. Ini adalah warna hot pink, jelas dengan blue undertone. Saya begitu menyukai warna lipstik ini, karena mambuat tampilan wajah secara keseluruhan menjadi lebih cerah. Jika saya lihat koleksi lipstik saya, saya pikir warna serupa hot pink atau magenta “merajai” koleksi tersebut.

 

Shade ketiga adalah Bloody Mary. Ini adalah warna true red atau scarlet, dengan neutral undertone. Memakai lipstik warna ini bisa sedikit tricky, karena jangan sampai kita memadukannya dengan riasan yang malah membuat tampilan wajah secara keseluruhan terlihat terlalu “over”. Saran saya, jika ingin memakainya dengan coverage yang full, Ladies memadankannya dengan riasan mata atau pipi semacam soft bronze atau cukup eyeliner yang tidak terlalu dramatis (winged eyeliner standar masih okelaaaah..). Tapi jika ladies ingin memakainya dengan tipis saja, maka riasan mata atau pipi yang sedikit tajam dan berani bisa dipilih. Intinya adalah ciptakan keseimbangan riasan wajah yang membuat orang lain tidak gagal fokus saat melihatnya.

 

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch

Milani Length in Seconds Lash Extension Fibers


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu produk untuk bulu mata. Bukan.. Bukan maskara, bukan pula serum untuk bulu mata. Kita mulai ya..

Produk yang saya maksud adalah Milani Length in Seconds Lash Extension Fibers. Ini adalah fiber untuk membuat bulu mata tampak lebih lentik. Produk ini mungkin terinspirasi dari DIY kapas yang membuat bulu mata lebih lentik, entahlah. Yang jelas, menggunakan produk ini membuat bulu mata terlihat lebih panjang dan lentik secara natural daripada menggunakan kapas.

Produk ini terlihat seperti serat kapas yang halus berwarna putih. Yap, Ladies tidak salah baca, produk ini memang mirip seperti kapas, tapi dengan serat yang lebih halus sehingga tampilan setelah digunakannya terlihat lebih natural.

Cara menggunakan produk ini adalah dengan mengaplikasikan mascara terlebih dahulu. Lalu aplikasikan produk ini diatas mascara yang masih basah tersebut. Tujuannya adalah agar serat kapasnya menempel pada bulu mata. Setelah itu, aplikasikan mascara untuk membuat serat kapasnya menempel dengan sempurna.

 

Menurut saya produk ini tetap memiliki kelemahan, yaitu saking halusnya serat kapas yang ada di produk ini, kadang malah masuk ke mata dan membuat mata menjadi kesat dan pedih. Tapi mungkin itu adalah kesalahan teknis dan kekurangcanggihan cara pengaplikasian produk sehingga hal tersebut bisa terjadi.

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch, Tools

LA Girl Shady Slim Brow Pencil : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview produk untuk alis mata yang akhir-akhir ini saya pakai. Kita mulai aja ya..

Produk tersebut adalah LA Girl Shady Slim Brow Pencil. Ini adalah pensil alis retractable keluaran LA Girl yang terdiri dari cukup banyak shade yaitu 10 shade. Saya sendiri memakai shade yang berjudul Espresso.

Shade ini berwarna cokelat tua dengan cool undertone. Artinya, tidak ada warna kemerahan dalam shade ini. Saat dipakai, shade ini mengingatkan saya akan warna rok pramuka (Ladies masih inget kan, warna rok pramuka?).

 

Salah satu keunggulan pensil alis ini adalah bentuk pensilnya yang kecil sehingga memungkinkan untuk menggambar dan mengisi alis dengan detail dan lebih natural. Selain itu, pensil ini memiliki spooley brush di ujung lain pensilnya, sehingga menambah kepraktisan dalam pemakaiannya.

Pensil ini bukan merupakan produk yang long wearing. Namun bukan berarti jika terkena air produk ini langsung luntur dan menghilang (terkecuali jika Ladies menggosok bagian alis dengan cukup keras, maka warna produk ini akan menghilang).

Karena bentuk pensilnya yang super skinny, artinya produk ini memiliki jumlah dan berat yang lebih sedikit daripada produk alis pada umumnya. Hal itu memiliki makna bahwa produk ini bisa jadi lebih mudah habis daripada produk alis lainnya. Tetapi menurut saya hal itu bukan merupakan masalah yang terlalu besar, mengingat produk ini dibanderol dengan harga yang cukup bersahabat.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Lips, Makeup, Swatch

Ultima II Delicate Lipstick : More Swatches


Hai Ladies..

Wah, sudah lama juga yah saya gak update di blog ini. Maklum, manusia sibuk, hahahaha.. Just kidding. Anyway, kali ini saya akan menambah swatch dari lipstik yang pernah jadi favorit saya tahun lalu. Well, sampai sekarang masih favorit sih..

Sekitar satu tahun (atau lebih) yang lalu, saya pernah mereview mengenai Ultima II Delicate Lipstick dan menswatch lipstik yang berjudul Ruby, Fuschia, dan Plum (lebih lengkap dan jelasnya, bisa klik link ini). Pada kesempatan ini, saya akan mereview 3 shade lain, yaitu Apricot, Strawberry, dan Spice. Kita lihat yuk..

Shade pertama bernama Apricot. Nama shade ini mungkin terinspirasi oleh warna buah aprikot. Pada dasarnya ini adalah warna tangerine atau semacam oranye muda dengan peach undertone. Intinya ini tergolong warna nude. Pada kulit saya yang sawo matang, shade ini cocok sekali (aih.. pede amat ya).

 

Shade kedua bernama Strawberry. Jika disebutkan bahwa shade ini terinspirasi dari warna buah strawberry, well kayanya engga deh. Karena pada umumnya strawberry berwarna merah, sedangkan shade lipstik ini lebih berwarna pink (warna detailnya adalah bubblegum, yaitu medium pink dengan medium blue undertone).

 

Shade terakhir bernama Spice. Shade ini merupakan warna terracotta dengan neutral undertone. Oleh karenanya, menurut saya warna ini amat fleksibel dan cocok digunakan untuk semua warna kulit.

 

Yap, sekian tambahan swatch kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

 

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Review, Swatch, Tutorial

L’oreal Color Riche Monos Eyeshadow : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview salah satu eyeshadow yang cukup sering saya pakai di satu-dua bulan terakhir. So, mari kita mulai!

Eyeshadow yang saya maksud adalah L’oreal Colour Riche Monos Eyeshadow. Seri single shadow dari Color Riche ini terdiri dari 15 warna eyeshadow yang bervariasi tampilan akhir dan teksturnya. Warna-warna dari eyeshadow seri ini tergolong wearable dan kalem. Memang ada beberapa warna yang eye-catching, tapi menurut saya warna tersebut masih oke dipakai di acara apapun.

Eyeshadow ini cukup menarik dan menarik karena menurut saya memiliki beberapa kelebihan yakni tekstur yang lembut dan amat buttery, sehingga bisa lebih mudah diaplikasikan karena tidak menghasilkan serpihan-serpihan bubuk. Selain itu, eyeshadow ini memiliki pigmentasi yang cukup baik dan bisa dibangun layer demi layer  dan mudah untuk diblend sehingga tampilan eyeshadow lebih natural. Hal yang paling unik adalah bahwa eyeshadow ini diklaim dibuat dengan menggunakan teknologi gel.

Shade yang akan saya swatch kali ii hanya ada 2 yaitu :

  1. Cafe Au Lait, ini adalah warna taupe kecokelatan tentu saja dengan cool undertone. Warna ini memiliki tekstur matte yang lembut. Bagi saya, warna ini cocok untuk dijadikan warna transisi atau sebagai kontur (tetapi Ladies harus membaurkannya dengan telti, karena jika tidak yang akan terlihat adalah kontur yang terlalu tajam).
  2. Pain Au Chocolate, ini adalah warna yang hampir serupa dengan Cafe Au Lait tapi dengan tekstur shimmer yang sedikit frosty. Sedikit bocoran, bahwa eyeshadow ini terlihat paling baik jika diaplikasikan dengan menggunakan jari atau kuas sintetis yang agak basah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow

Sebetulnya saya naksir beberapa warna lain seperti Teal Couture dan Grand Bleu. Tapi mungkin akan saya swatch di lain waktu.

Berikut adalah sedikit tutorial menggunakan eyeshadow ini. Pertama, dengan menggunakan fluffy blending brush, saya aplikasikan Cafe Au Lait di sepanjang lipatan mata. Kemudian dengan menggunakan jari yang bersih, saya aplikasikan Pain Au Chocolate di kelopak mata. Lalu saya menggambarkan winged liner di sepanjang garis mata bagian atas. Terakhir, saya aplikasikan mascara di bulu mata atas dan bawah.

loreal-color-riche-mono-eyeshadow-tutorial

Saya menyukai tampilan mata ini karena amat wearable dan cocok digunakan di kegiatan dan acara apapun.

Yap, sekian  postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care. Smooch!

Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Review, Swatch, Uncategorized

L’Oreal Double Extension Curl Mascara : Review and Swatch


Hai Ladies..

Kali ini saya akan mereview mascara yang sudah beberapa bulan ini saya pakai. Yah.. mari kita mulai.

Mascara yang saya maksud adalah L’Oreal Double Extension Curl Mascara. Produk ini bukan merupakan produk baru tapi sepertinya merupakan produk yang diunggulkan oleh L’Oreal Indonesia, karena selama beberapa tahun produk ini terus ada dan tidak pernah diskontinu.

50659536098238

Mascara ini memiliki dua ujung yang memiliki fungsi yang berbeda. Ujung pertama adalah Flexing and Curling Base yang merupakan primer bagi bulu mata. Dengan menggunakan base ini, bulu mata dipersiapkan agar bisa terlihat lebih tebal dan panjang. Dengan bentuk spooley brush yang panjang dan mampu menjangkau bulu mata yang berada di ujung atau yang paling pendek, sehingga setiap helai bulu mata bisa tercover dengan base ini. Base ini berwarna putih dan memiliki tekstur yang kental namun tidak menggumpal saat diaplikasikan.

img_20161226_223952

Ujung yang kedua adalah Ultra-Lengthening and Curling Mascara. Ini adalah mascara yang konon katanya mampu membuat bulu mata terlihat lebih lentik lebih dari 3 kali lipat. Hal yang saya sukai dari mascara ini adalah bentuk spooley yang melengkung dan sesuai dengan bentuk mata (atau bulu mata) saya. Dari dulu, saya selalu mencari mascara yang memiliki spooley melengkung, karena menurut saya efek lentik, panjang, dan tebalnya lebih terlihat daripada mascara dengan spooley dengan bentuk yang lurus.

img_20161226_224214

Mascara ini adalah mascara waterproof yang kenyataannya adalah dicuci dengan menggunakan sabunpun masih meninggalkan bekas seperti menggumpal di helaian bulu mata. Jadi, cara terbaik untuk membersihkan mascara ini adalah dengan menggunakan oil-based makeup remover terlebih dahulu, sebelum membersihkannya menggunakan milk cleanser atau mencucinya dengan facial foam.

Sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Posted in Eyes, Makeup, Tutorial, Uncategorized

The Tightlining Technique


Hai Ladies..

Kali ini saya mau memberikan sedikit tips untuk membuat aplikasi eyeliner Ladies lebih terdefinisi dengan sempurna dan sekaligus membuat bulu mata lebih tebal dan indah. Nama teknik ini adalah tightlining. Ini bukan merupakan teknik baru, karena pada kenyataannya teknik ini sudah ada sejak lama.

Bila sebelumnya Ladies sudah kenal dengan teknik waterlining, dimana eyeliner diaplikasikan pada bingkai mata bagian bawah untuk tampilan lebih dramatis. Maka tightlining adalah teknik mengaplikasikan eyeliner pada bingkai mata bagian atas. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar di bawah ini.

tightlining

Pada gambar kiri, saya hanya mengaplikasikan eyeliner tepat pada garis mata. Sehingga disana terlihat ada ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner. Sedangkan pada gambar kanan, saya mengaplikasikan eyeliner mulai dari bingkai mata bagian atas sampai pada garis mata. Hasilnya, tidak terlhat lagi ruangan kosong antara bola mata dengan eyeliner, bentuk eyeliner terlihat lebih mulus, dan mata terlihat lebih berbentuk almond. Selain itu, dengan mengaplikasikan teknik ini, bulu mata akan terlihat lebih tebal dan bentuk mata jadi lebih terdefinisi.

Cara membuat tightline amatlah mudah. Tapi bagi pemula rada serem juga kali yah, karena cara mengaplikasikan eyeliner seperti ini amat sangat dekat dengan bola mata. Tapi pada dasarnya, agar pengaplikasiannya lebih mudah, gunakan eyeliner pensil yang empuk atau cream/gel eyeliner. Perlu Ladies ketahui bahwa area tightline adalah area yang sensitif, jadi hindari memakai kosmetik (eyeliner) yang bisa melukai atau membuat iritasi daerah tersebut, misalnya eyeliner pensil yang memiliki tekstur glitter atau eyeliner pen yang tintanya terlalu encer (hal ini bisa membuat tintanya malah jadi masuk ke mata dan membuatnya memerah).

Oke, sekian tips kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!