Tia’m My Little Pore Fix Source : Review


Hai Ladies..

Kali ini saya ingin mereview tentang salah satu produk yang saya pakai untuk skin care selama 3 bulan terakhir. Ya, produk ini memang BARU saya pakai selama 3 bulan, dan saya pribadi sudah merasakan hasilnya. Sayangnya, saya gak memberikan foto before dan after untuk mendukung hal tersebut. So, I’m really sorry.

Produk tersebut adalah Tia’m My Little Pore Fix Source. Ini adalah serum yang memiliki fungsi untuk mengecilkan pori-pori kulit wajah, menghidrasi, mengontrol minyak wajah, serta membuat kulit wajah terlihat lebih halus, elastis, dan prima. Lebay? Gak juga sih.. Saya akan jelaskan, mengapa saya gak menganggap klaim produk ini lebay.

11dfe88dc654ab3a295addPertama, saya adalah wanita yang memang senang dandan. Setiap hari saya bermakeup dan fakta membuktikan makeup memang bisa membuat kita TAMPAK lebih muda tapi pada dasarnya pemakaian dekorasi pada wajah membuat kulit wajah lelah, berat, dan sebetulnya mempercepat penuaan. So, untuk mengakali penuaan tersebut, saya harus menyeimbangkan dengan perawatan yang serius. Saya menggunakan produk ini dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari dalam keadaan wajah yang sudah bersih. Rupanya pemakaian rutin memberikan hasil yang cukup signifikan. Kulit saya terlihat dan terasa lebih elastis dan lembab, akibatnya makeup yang saya gunakan terlihat lebih menempel dan menyatu dengan kulit saya.

Kedua, tadi saya bilang bahwa saya menggunakan produk ini di pagi hari dalam keadaan kulit wajah yang sudah bersih. Artinya saya menggunakannya sebelum makeup. Tidak seperti serum pada umumnya yang membuat kulit lembab tapi juga membuat kulit kelewat berminyak, produk ini bekerja dengan cukup apik. Selama pemakaian (dengan atau tanpa makeup diatasnya), wajah saya tidak terlihat begitu berminyak sehingga makeup yang saya gunakanpun tidak clumping atau creasing.

Ketiga, entah memang karena produk ini SAJA atau karena rangkaian skincare saya begitu mantap sehingga satu produk skin care dan yang lainnya bisa bekerja dalam harmoni yang indah, tapi pori-pori wajah saya (terutama yang ada di sekitar pipi, bawah mata, dan samping hidung) terlihat benar-benar mengecil dan halus. Bonus dari pori-pori yang mengecil ini adalah absennya komedo yang biasanya menghiasi pori-pori tersebut. Meski demikian, pori-pori yang ada di tengah hidung tetap terlihat walaupun tidak sejelas dulu.

Dalam setiap botolnya terdapat 40 ml produk dan saya menggunakannya sekitar 3 bulan. So far, saya senang dan puas menggunakannya. Tapi setelah produk ini habis, pemakaian saya akan produk ini berhenti disana. Kenapa? Karena saya akan mencoba produk lain yang saya pikir cocok untuk kondisi kulit saya yang sekarang (kering di bagian tengah dan sedikit berjerawat di bagian leher dan pinggir muka, yucky but that’s life).

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Emina Sugar Rush Lip Scrub : Review


Hai Ladies..

Di beberapa postingan belakangan ini saya membahas mengenai lip color terus menerus, entah itu lipstick, lipgloss, atau lip cream. Agar seimbang, saya juga mau mereview mengenai produk yang saya gunakan untuk merawat dan memelihara bibir saya.

Produk tersebut adalah Emina Sugar Rush Lip Scrub. Produk ini membantu saya emina-sugar-rush-lip-scrub-42-gr-1488424657-97370741-37fd757725e159f324440893203ae878-productmengeksfoliasi kulit bibir saya yang pecah-pecah sekaligus membuatnya lembab kembali. Saya biasanya menggunakannya sebelum memakai lipstick, agar lipstick yang akan saya gunakan lebih mudah diaplikasikan. Selain itu, saya juga menggunakannya setelah selesai membersihkan wajah sebagai lip care.

Sebagai informasi tambahan, produk ini mungil tapi isinya gak tipu-tipu. Selain itu, harganya pun cukup terjangkau dan meskipun namanya ada kata “sugar” tapi gula yang memang terkandung di dalamnya tidak menjadi lengket saat diaplikasikan.

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

LT Pro Face Mist : Review


Hai Ladies..

Masih ingat dengan postingan saya sebelum ini mengenai LT Pro Clean n Tone? Nah, yang akan saya bahas kali ini adalah padanan untuk produk tersebut. Nama produk ini adalah LT Pro Face Mist. Jika LT Pro Clean n Tone mampu membersihkan wajah tanpa membuatnya terasa seperti gurun pasir yang kering, maka LT Pro Face Mist mampu mengembalikan kelembapan wajah kapanpun dibutuhkan.

Saya biasanya mengunakan LT Pro Face Mist setelah saya selesai membersihkan wajah 390675_lt_pro_face_mistmenggunakan facial wash. Mungkin karena aging, mungkin juga karena cuaca, tapi sifat kulit wajah saya sekarang berubah. Setelah menggunakan facial wash, kulit wajah saya tampak benar-benar kesat dan tidak kenyal. Jika saya sedang gak mood untuk menggunakan serangkaian skin care, saya hanya menyemprotkan face mist ini dan voila! Kulit wajah terhidrasi secara instan.

Saya juga tetap menggunakan face mist ini di tengah rangkaian skin care dan setelah menggunakan make up. Basically, saya bisa menggunakannya kapanpun, maka dari itu produk ini selalu ada di tas saya. Selanjutnya hal yang saya sukai dengan face mist ini adalah spraynya : hasilnya begitu lembut dan menyebar ringan. Oleh karena itu tidak membuat makeup jadi meleleh atau menggumpal. Love, love it!

Well, sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

LT Pro Clean n Tone : Review


Hai Ladies..

Selama setahun belakangan ini saya memang jarang update apapun di blog ini, tapi itu bukan berarti saya gak memakai makeup sama sekali. Untuk menyeimbangkan pemakaian makeup yang rutin, saya juga memakai seabreg skin care. Gunanya? Ya untuk mempertahankan usia kulit wajah dan tubuh kita lah..

Pemakaian dekorasi atau makeup pada kulit sedikit banyak berpengaruh terhadap kulit wajah kita. Komedo, jerawat, pori-pori yang membesar adalah beberapa masalah yang diakibatkan oleh pemakaian makeup. Salah satu langkah merawat kulit yang tergolong mudah adalah dengan cara membersihkannya secara rutin.

Di satu atau dua bulan ini saya mengganti pembersih wajah saya. Jika sebelumnya, saya menggunakan oil based makeup remover dan micellar water sebagai tahap pertama pembersihan wajah, maka kali ini saya menggunakan LT Pro Clean n Tone Liquid Hydrating Cleanser. Apa sih bagusnya produk ini?

389756_9c2ecf84-8bb0-496a-b7a2-6b6e1ab6cecf_1080_1080

Berdasarkan pengalaman, produk ini berbeda dengan micellar water atau oil based makeup remover andalan saya terdahulu. Produk ini berbahan dasar gel unik yang mampu mengangkat makeup dan kotoran lain yang ada di wajah. Sebut saja, foundation yang waterproof, eyeshadow, pomade alis semuanya bisa bersih tuntas menggunakan produk ini. Sayangnya, untuk liquid lip products dan mascara waterproof, Ladies tetap harus menggunakan makeup remover yang berbahan dasar minyak.

Selain membersihkan kulit kita dari sisa makeup dan kotoran, produk ini juga menghidrasi dan menjaga kekenyalan kulit kita. Hal ini begitu berbeda jika menggunakan micellar water yang pada umumnya (atau setidaknya hanya berlaku bagi saya) membuat kulit terasa kering.

Selanjutnya, cara yang paling baik untuk menggunakan produk ini adalah dengan mengaplikasikannya dengan menggunakan tangan sambil memijat kulit dengan gerakan memutar. Hal ini berpengaruh untuk membersihkan makeup sampai ke pori-pori sekaligus mengendurkan otot-otot wajah kita agar lebih rileks. Setelah itu baru membersihkannya dengan menggunakan kapas atau handuk hangat then you look brand new!

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Easy Makeup Tutorial (For Traveller)


Hai Ladies..

 

 

 

Jadi gini, pagi ini saya chatting dengan salah satu teman diklat, yang beberapa minggu lalu saya ikuti. Lalu karenanya saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial makeup yang simpel (oke, ini simpel menurut saya ya..) dengan menggunakan produk yang tergolong ga begitu banyak. Selain itu, dandanan ini memang saya pakai selama diklat, karena saya tergolong malas membawa seabreg makeup saat travelling. Sooooo, kita mulai.

 

 

 

Oke, mungkin saya bisa dibilang bohong dengan mengatakan malas membawa seabreg makeup, karena faktanya saya membawa seabreg skincare. Karena apa? Saat travelling, kita tidak tahu keadaan cuaca, air, kelembapan udara dan sebagainya, dari kota yang kita tuju, yang pada dasarnya hal-hal tersebut  berpengaruh pada kulit kita. Jadi untuk menghindari kerusakan/jerawat/kekeringan/kekucelan pada kulit, terutama kulit wajah, ya mau ga mau saya membawa seabreg skincare yang terdiri dari sabun muka, toner, pre-serum, serum, face mist (lihat DIY-nya disini), moisturizer (review dan swatchnya disini), dan sun screen (ya, salah satu produk yang saya sebutkan disini). Ya ya ya.. beberapa mungkin bilang saya agak lebay dengan semua skincare ini. Tapi plis deh, bukannya lebay, saya cuma high maintenance aja, hahahahaha, just kidding 😛

1

 

 

Well, ini tutorial sesungguhnya. Pertama-tama, setelah selesai mengaplikasikan semua skin care, saya membentuk alis mata saya dengan Sarange Automatic Brow Pencil (review, swatch, dan tutorialnya ada disini). Kemudian saya aplikasikan eyeshadow warna coklat L’oreal V-Sculptor (review, swatch, dan tutorialnya juga ada disini) dan saya baurkan warna di ujung-ujungnya dengan menggunakan blending brush, sehingga mata terlihat lebih berdimensi. Kemudian saya gambarkan winged eyeliner dengan menggunakan L’oreal Black Laquer (jangan bosan, Ladies, tapi review dan swatchnya ada disini) dan sampai disini, riasan mata selesai dulu (nanti dilanjut lagi).

2

 

 

Lalu, kita kembali ke daerah wajah. Sebelum mengaplikasikan dekorasi/makeup wajah apapun, saya aplikasikan face primer favorit saya, yaitu Blur Cream dari L’oreal (review dan swatchnya lihat disini). Setelah itu, wajah saya menjadi matte seketika dan siap untuk diaplikasikan produk lainnya. Kemudian, untuk foundation saya menggunakan mineral powder foundation (review menyusul). Saya memakai produk ini karena praktis, medium coverage, dan tahan lama. Kemudian saya membutuhkan contour untuk menambah dimensi pada wajah saya. Oleh karena itu, saya menggunakan blush on dari Pure Glow (review dan swatch disini) sebagai contour.

3

 

 

Lalu kembali ke makeup mata, saya aplikasikan mascara The Magnum dari Maybelline (review and swatch disini) agar mata saya terlihat lebih segar dan terbuka. Kemudian, saya aplikasikan highlight Mary Loumanizer dari The Balm (sori, Ladies, tapi produk ini ga akan saya bahas, jadi googling aja di tempat lain, hehehe) di sepanjang batang hidung, cupid’s bow dan sudut tertinggi di daerah tulang pipi. Kemudian, saya aplikasikan lipstik warna fuschia dari seri L’oreal Pure Reds sehingga tampilan wajah saya secara keseluruhan tampak lebih cerah (review dan swatch ada disini).

4

 

 

Terakhir, saya semprotkan setting spray All Nighter dari Urban Decay (sori, tapi ini juga tidak akan saya review ya, Ladies..) beberapa kali agar makeup saya lebih awet dan tahan badai XD.

 

 

5

So, yaaaa stepnya mungkin terlalu banyak bagi beberapa orang. Tapi untuk saya pribadi, step ini cukup simpel karena tidak ada correcting, concealing, baking, atau blushing on. Karenanya, saya bisa menyelesaikan semua step ini dalam waktu 5-10 menit aja (jadi ini simpel, iya kan? Iya kan???).

 

 

 

Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat bagi Ladies yang mau travelling tapi ga mau bawa makeup banyak (tapi rela bawa seabreg skincare, LOL). Thanks and take care. Smooch!

My Best Sun Protection Products


Hai Ladies..

 

 

 

Jika sebelumnya saya membahas mengenai bahaya sinar matahari dan penjelasan tabir surya secara umum (lihat postingannya disini), maka sekarang saya akan membahas satu per satu tabir surya yang cocok dipakai di kulit saya yang cenderung berminyak . Kita mulai yahh..

 

 

 

Ada beberapa produk sunscreen yang saya pakai dalam beberapa tahun terakhir. Siapa tahu produk-produk ini pun cocok dipakai oleh Ladies.

 

17723_1421026824581

 

Produk yang pertama adalah Olay Total Effect 7 CC Cream. Produk ini memiliki spectrum board dan SPF 15. Saya memang tidak memakai produk ini lagi, karena sekarang saya tampaknya perlu perlindungan yang lebih kuat. Tapi dulu, saat saya masih sering ada di rumah, produk ini cocok dipakai karena manfaatnya sebagai spectrum board sunscreen dan CC Cream.

 

 

SUNS-REVL-014A-1

Produk selanjutnya adalah Revlon New Complexion Sunblock Face Cream. Produk ini memiliki SPF 30 dan juga melindungi dari UVA, dan merupakan sunblock, yang artinya daya tolak terhadap radiasi sinar mataharinya lebih ampuh. Meskipun namanya sunblock tapi karena juga merupakan face cream, produk ini tidak “seberat” jika ini adalah sunblock untuk tubuh. Intinya, produk ini cukup ringan dipakai dan tidak terlalu membuat makeup terlihat meleleh di bawah sinar matahari.

 

 

RC05 L'Oreal UV BB Max

Produk ketiga adalah L’oreal UV Perfect BB Max. Oke, produk ini memang sudah diskontinu, jadi tidak diproduksi lagi. Walaupun produk ini merangkap dengan BB Cream, saya tetap memakainya sebagai sunscreen (yang artinya saya tetap memakai foundation lagi setelahnya, hahaha..). Produk ini merupakan produk yang hebat karena memiliki SPF 50 dan PA +++, tapi hal yang saya tidak sukai adalah bahwa BB Cream ini memiliki pink undertone (itulah sebabnya saya perlu menutupnya dengan foundation lagi). Meski demikian, produk ini non-comedogenic yang berarti tidak menutup pori dan menimbulkan komedo pada wajah.

 

 

Face50-2-min-800x800

Produk selanjutnya adalah Banana Boat Ultra Protect Faces Sunscreen Lotion. Oke, produk ini keren dan saya masih pakai hingga hari ini. Produk ini ber-SPF 50 dan PA ++++ (plus-nya ada 4 yang artinya memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap direct and long UVA). Selain itu, produk ini oil-free, ringan, hipoalergenik, tahan air (oke, untuk sekedar membasuh wajah, produk ini tergolong tahan air, tapi jika digunakan untuk berenang berjam-jam, ummm.. gak janji). Produk ini juga aman dipakai setiap hari. Meski demikian, saya tidak memakainya setiap hari, hanya di hari-hari tertentu saja, disaat saya berkegiatan outdoor selama berjam-jam.

 

erk-erk-loreal-uv-perfect07

 

Produk kelima adalah L’oreal UV Perfect Aqua Essence [HA] Advanced Watery Gel. Produk ini memiliki SPF 50 dan PA ++++, namun yang membuatnya unik adalah teksturnya yang semi gel dan berbahan dasar air, sehingga tidak berminyak dan hasil akhirnya adalah matte (oke, tidak se-matte yang Ladies pikirkan, tapi untuk ukuran sunscreen, produk ini matte finish). Berdasarkan hal-hal tersebut, saya memakainya hampir setiap hari, karena cocok dengan kulit berminyak saya.

 

 

blibli-com-kesehatan-dan-kecantikan_l-oreal-uv-perfect-aqua-essence-city-uv-mist-spf-50-pa_full01

Produk terakhir adalah L’oreal UV Perfect Aqua Essence Ciy Face Mist. Produk ini memiliki keunggulan yang sama seperti produk yang saya bahas diatas, karena kedua produk ini bisa dibilang adik-kakak. Bedanya, produk ini bentuknya spray yang mengandung nol alcohol. Karena bentuknya yang spray, saya biasanya memakainya disaat touch up atau setelah selesai bermakeup. Meski demikian, hati-hati saat mengaplikasikannya, jangan sampai terkena mata atau lidah dan jangan menyemprot di bagian yang sama lebih dari beberapa detik.

 

 

 

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Protect Your Skin From The Sun


Hai Ladies..

 

 

 

Beberapa orang ngirim e-mail kepada saya dan bertanya, produk SPF mana sih yang paling bagus untuk dipakai? Karena beberapa produk terasa lengket, berminyak, membuat wajah jadi superlicin, dan lain-lain. Well, kali ini pun sebetulnya saya tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Karena yang akan saya bahas disini sekarang adalah seputar efeksinar matahari dan penjelasan produk tabir surya secara umum. Sooo, mari kita mulai.

 

 

 

Nah, sebagai pendahuluan, kulit saya cenderung berminyak, terutama di daerah T. Dimana produksi minyak di area tersebut dapat terlihat dalam waktu kurang dari satu jam setelah saya mencuci muka sampai bersih. Jadi intinya, saya berminyak banget! Huhuhu..

 

 

 

Meskipun wajah saya berminyak, saya lebih memilh terlihat berminyak banget karena imagesmenggunakan krim SPF, daripada kulit saya terkena dampak radiasi sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari, yang pada dasarnya jahat banget buat kulit kita ini. Nah, untuk yang belum tau, sinar matahari memiliki beberapa gelombang sinar ultraviolet, yaitu UVA, UVB, dan UVC (tapi gelombang jenis ini tidak sampai di bumi). Lalu, apa persamaan dan berbedaan UVA dan UVB?

 

 

 

Sebagai catatan, persamaan dari keduanya adalah bahwa UVA dan UVB adalah gelombang sinar matahari yang mampu menembus permukaan atmosfer dan sampai di bumi. Kedua gelombang tersebut memberi dampak tertentu pada kulit, dan menurut saya sih, dampak dari keduanya tidak bagus. Penasaran? Ya, kita akan bahas perbedaannya kalau begitu.

 

 

 

Radiasi UVA adalah radiasi gelombang ultraviolet panjang, yang mampu menembus objek apapun, seperti pakaian, kaca, awan, maupun hujan. Artinya, gelombang ini tidak terhalang oleh apapun dan mampu menembus lapisan kulit yang dalam. Efek dari radiasi UVA adalah elastisitas kulit yang berkurang, yang mengakibatkan penuaan dini pada kulit, seperti keriput, flek/noda hitam, dan penggelapan kulit yang membuat warna kulit tampak tidak rata.

 

 

 

Sedangkan radiasi UVB adalah radiasi gelombang ultraviolet pendek. Meskipun demikian, semakin pendek gelombang ultraviolet, semakin berbahaya dampaknya karena energinya semakin besar. Radiasi UVB menyerang permukaan kulit saja dan mengakibatkan kemerahan, iritasi, kulit terbakar, dan mengelupas. Artinya, jika Ladies mencari penyebab mengapa kulit Ladies jadi lebih menggelap jika terlalu lama ada di bawah sinar matahari, maka inilah jawabannya. Meski tadi saya menyebutkan bahwa radiasi UVB ini hanya menyerang bagian epidermis kulit saja, tapi jika hal tersebut berlangsung lama, maka akan mengaktifkan sel-sel yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Hiiiy..

 

 

 

Nah, bagaimana cara menghindari radiasi UVA dan UVB sehingga kita terlindungi dari dampak yang merusak kulit tersebut? Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu :

  • Hindari paparan sinar matahari langsung, hal ini bisa dilakukan dengan cara memakai pakaian yang menutup kulit, topi berujung lebar, kacamata dengan lensa anti-UV.
  • Hindari kegiatan di luar ruangan pada jam dimana sinar matahari sedang terik-teriknya, misalnya jam 10 sampai dengan jam 16.
  • Pakai krim tabir surya yang mengandung spectrum board, yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB di seluruh wajah dan tubuh SETIAP HARI, dan lakukan pengulangan setiap 2-3 jam sekali atau di waktu yang diperlukan.

 

 

 

Oke, dari ketiga cara diatas, mungkin cara terakhirlah yang paling simpel. Kenapa? Ya karena beberapa orang mungkin tidak mau terkukung di ruangan atau dengan menggunakan pakaian tertentu setiap harinya kan? Oleh sebab itu, saya akan membahas produk yang tergolong tabir surya tersebut.

 

 

 

Nah, jika tadi kita sudah membahas mengenai radiasi UVA dan UVB, terkait dengan produk tabir surya, apakah Ladies mengerti kata-kata yang biasanya terdapat dalam kemasan tabir surya? Sebagai bocoran, biasanya terdapat kata-kata SPF, PA, dan Board Spectrum. Apa sih artinya?

sunscreens-for-the-face

 

 

SPF atau Sun Protection Factor mengacu pada berapa banyak perlindungan yang diberikan dari radiasi sinar UVB. Ingat ya, SPF diperuntukkan hanya bagi UVB saja, yang biasanya menyebabkan kulit menggelap, iritasi, dan melepuh. SPF merupakan ukuran berapa lama lagi Ladies bisa dapat menikmati berada di bawah sinar matahari sebelum radiasi UVB membuat kulit Ladies terbakar.

 

 

 

Jadi, misalkan tanpa memakai tabir surya ber-SPF, Ladies hanya mampu bertahan 5 menit di bawah sinar matahari, maka dengan menggunakan tabir surya ber-SPF 15, Ladies mampu bertahan 15 kali lebih lama, yaitu selama 75 menit (hasil dari perkalian 5 menit  X SPF 15). Semakin besar jumlah angka yang berada di samping kata SPF, maka semakin lama perlindungan yang ditawarkan kepada kulit Ladies. Artinya, SPF 15 memberikan perlindungan yang lebih mudah hilang daripada SPF 30, SPF 50, SPF 80, atau SPF 110.

 

 

 

Selanjutnya, ada yang disebut PA atau Protection Grade of UVA adalah standar pengukuran Jepang terkait perlindungan dari sinar matahari terutama radiasi UVA. Jika pada SPF terdapat angka setelahnya (SPF 6, SPF 15, dan seterusnya), maka pada PA terdapat tanda + (plus). Tanda + tersebut memiliki arti yang hampir sama seperti SPF, dimana :

  • PA + melindungi kulit yang sensitif dari radiasi UVA yang tergolong rendah hingga medium.
  • PA ++ memberikan perlindungan yang sama namun lebih baik dan dapat digunakan untuk kulit normal.
  • PA +++ memberikan perlindungan yang kuat dan digunakan untuk kulit normal yang terpapar langsung oleh sinar atau radiasi UVA.

 

 

Kemudian ada yang disebut dengan board spectrum. Tabir surya dengan board spectrum adalah tabir surya yang memiliki spectrum luas, yang dapat melindungi dari radiasi UVA dan UVB. Jadi, produk dengan board spectrum tentu memberi manfaat yang lebih banyak.

 

 

 

Sekarang mengenai sunblock dan sunscreen, apa sih bedanya? Tabir surya, yang saya sebutkan berkali-kali di atas adalah sunscreen yang memiliki fungsi sebagai peredam atau penyaring (filter) paparan sinar UVA dan UVB. Artinya, jika menggunakan tabir surya, tidak seluruh komponen sinar matahari dapat ditolak. Tabir surya umumnya menolak radiasi UVB dan sebagian radiasi UVA.

 

 

 

Sedangkan sunblock berfungsi untuk memantulkan dan menyebarkan sinar matahari. Fungsinya yang sebagai dinding atau pelapis kulit, menghalangi paparan UVA dan UVB dengan lebih efektif dan ampuh. Namun sunblock memiliki formula yang lebih tebal dan berminyak, sehingga terasa lebih lengket dan tentu saja kurang cocok jika dipadukan dengan makeup karena mengakibatkan tampilan yang cakey dan menghasilkan backlight di hasil foto (oke, kita bahal hal tersebut lain kali).

 

 

 

Selanjutnya, kapan kita mengaplikasikan semua tabir surya ini yah? Nahhh, jika Ladies memiliki rutinitas seperti saya, yaitu pergi bekerja setiap hari kerja, maka aplikasikan tabir surya setelah selesai dengan rutinitas skin care, namun sebelum mengaplikasikan primer dan produk dekorasi wajah lainnya. Ladies juga bisa mengaplikasikan ulang tabir surya setelah berenang, mengeluarkan keringat berlebih (ingat, tetap dipakai di kondisi kulit yang sudah kering), atau disaat kulit Ladies sudah mulai terasa panas dan terbakar matahari lagi (ingat mengenai peran SPF terkait lama perlindungan bagi kulit).

 

 

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!