Posted in Beauty Product, Decorative, Eyes, Makeup, Pictorial, Review, Swatch, Theory, Tutorial

L’oreal Super Liner V-Sculptor : Review and Swatch


Hai Ladies..

 

 

 

Kali ini saya mau mereview salah satu eyeshadow yang nyaman banget diajak “jalan”. Jadi gini, beberapa minggu yang lalu saya iseng membeli eyeshadow ini, namun pada dasarnya saya kurang yakin dengan performanya. Kemudian ketika saya pergi ke luar kota, saya bawa eyeshadow ini dan saya cukup senang dengan tampilannya. Penasaran? Yuuu, mari kita mulai bahas.

 

P030101090_l.jpg

 

Eyeshadow yang saya maksud adalah L’oreal Super Liner V-Sculptor. Jadi walaupun serinya Super Liner, ini adalah eyeshadow dan bukan eyeliner. Eyeshadow ini berbentuk cushion, dimana aplikatornya adalah busa yang empuk dan bentuknya meruncing, dan eyeshadownya sendiri ada di bagian tutupnya. Jadi saat aplikatornya ditutup, otomatis warna eyeshadownya menempel. Masih bingung? Well, inget bentuk Maybelline Fashion Brow Duo Shaper? Nah, eyeshadow ini mirip seperti itu bentuknya (eh, reviewnya ada disini, btw :P).

 

 

 

Bentuk aplikatornya yang meruncing membantu untuk membaurkan dan menambah dimensi pada mata, sehingga riasan tampak lebih smooth namun (mungkin) lebih dramatis. Eyeshadow ini terdiri dari empat shade yang wearable, yaitu black, bronze, brown, dan burgundy. Namun, seperti biasa, yang akan saya swatch hanya dua saja, yaitu brown dan burgundy.

 

 

 

Shade yang pertama adalah Magnifying Brown. Ini adalah eyeshadow dengan duo chrome finish, dimana warna aslinya adalah brunette dan frost-nya berwarna mocha. Selain itu, eyeshadow ini memiliki reflect warna gold, yang semakin terlihat jika dibaurkan. Pada gambar dibawah ini, saya hanya memakai eyeshadow shade ini saja. Namun saya membaurkan ujung-ujungnya, untuk menciptakan warna transisi dengan menggunakan blending brush.

super liner v-sculptor magnifying brown

 

 

Shade selanjutnya adalah Up-Winging Burgundy. Ini adalah warna burgundy (merah keunguan), tapi disini saya lebih banyak melihat warna ungu sangria. Eyeshadow ini memiliki satin finish dengan reflect yang cukup halus berwarna burgundy. Sama seperti gambar sebelumnya, dimana saya membaurkan ujung-ujung eyeshadow untuk menciptakan warna transisi dengan menggunakan blending brush.

super liner v-sculptor up-winging burgundy

 

 

Pada dasarnya, tekstur dari eyeshadow ini adalah gel to powder. Hal itu berarti bentuk pertama adalah semi basah menyerupai gel yang dipadatkan, namun setelah diaplikasikan di kulit, teksturnya berubah jadi powder. Oleh karena itu, eyeshadow ini amat mudah dibaurkan. Tapi, meskipun demikian, ditambah aplikator yang dirancang untuk mampu membaurkan eyeshadow, tapi untuk saya, tetap saja penggunaan blending brush adalah yang utama dalam menciptakan warna transisi.

 

 

 

Selain itu, meskipun eyeshadow ini tergolong praktis dan efisien, tetap saja Ladies memerlukan eyeshadow primer agar eyeshadow ini bisa tahan seharian. Menurut pengalaman saya, eyeshadow ini menggumpal jika dipakai dalam jangka waktu yang lama dan tanpa eyeshadow primer apapun. Hal itu juga mungkin terjadi pada Ladies, terutama Ladies yang memiliki kulit yang berminyak seperti saya.

 

 

 

Yap, sekian review kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Author:

I love make up, and I love drugstore products more!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s