Posted in Beauty Product, Face, Makeup, Review, skin care

Protect Your Skin From The Sun


Hai Ladies..

 

 

 

Beberapa orang ngirim e-mail kepada saya dan bertanya, produk SPF mana sih yang paling bagus untuk dipakai? Karena beberapa produk terasa lengket, berminyak, membuat wajah jadi superlicin, dan lain-lain. Well, kali ini pun sebetulnya saya tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Karena yang akan saya bahas disini sekarang adalah seputar efeksinar matahari dan penjelasan produk tabir surya secara umum. Sooo, mari kita mulai.

 

 

 

Nah, sebagai pendahuluan, kulit saya cenderung berminyak, terutama di daerah T. Dimana produksi minyak di area tersebut dapat terlihat dalam waktu kurang dari satu jam setelah saya mencuci muka sampai bersih. Jadi intinya, saya berminyak banget! Huhuhu..

 

 

 

Meskipun wajah saya berminyak, saya lebih memilh terlihat berminyak banget karena imagesmenggunakan krim SPF, daripada kulit saya terkena dampak radiasi sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari, yang pada dasarnya jahat banget buat kulit kita ini. Nah, untuk yang belum tau, sinar matahari memiliki beberapa gelombang sinar ultraviolet, yaitu UVA, UVB, dan UVC (tapi gelombang jenis ini tidak sampai di bumi). Lalu, apa persamaan dan berbedaan UVA dan UVB?

 

 

 

Sebagai catatan, persamaan dari keduanya adalah bahwa UVA dan UVB adalah gelombang sinar matahari yang mampu menembus permukaan atmosfer dan sampai di bumi. Kedua gelombang tersebut memberi dampak tertentu pada kulit, dan menurut saya sih, dampak dari keduanya tidak bagus. Penasaran? Ya, kita akan bahas perbedaannya kalau begitu.

 

 

 

Radiasi UVA adalah radiasi gelombang ultraviolet panjang, yang mampu menembus objek apapun, seperti pakaian, kaca, awan, maupun hujan. Artinya, gelombang ini tidak terhalang oleh apapun dan mampu menembus lapisan kulit yang dalam. Efek dari radiasi UVA adalah elastisitas kulit yang berkurang, yang mengakibatkan penuaan dini pada kulit, seperti keriput, flek/noda hitam, dan penggelapan kulit yang membuat warna kulit tampak tidak rata.

 

 

 

Sedangkan radiasi UVB adalah radiasi gelombang ultraviolet pendek. Meskipun demikian, semakin pendek gelombang ultraviolet, semakin berbahaya dampaknya karena energinya semakin besar. Radiasi UVB menyerang permukaan kulit saja dan mengakibatkan kemerahan, iritasi, kulit terbakar, dan mengelupas. Artinya, jika Ladies mencari penyebab mengapa kulit Ladies jadi lebih menggelap jika terlalu lama ada di bawah sinar matahari, maka inilah jawabannya. Meski tadi saya menyebutkan bahwa radiasi UVB ini hanya menyerang bagian epidermis kulit saja, tapi jika hal tersebut berlangsung lama, maka akan mengaktifkan sel-sel yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Hiiiy..

 

 

 

Nah, bagaimana cara menghindari radiasi UVA dan UVB sehingga kita terlindungi dari dampak yang merusak kulit tersebut? Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu :

  • Hindari paparan sinar matahari langsung, hal ini bisa dilakukan dengan cara memakai pakaian yang menutup kulit, topi berujung lebar, kacamata dengan lensa anti-UV.
  • Hindari kegiatan di luar ruangan pada jam dimana sinar matahari sedang terik-teriknya, misalnya jam 10 sampai dengan jam 16.
  • Pakai krim tabir surya yang mengandung spectrum board, yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB di seluruh wajah dan tubuh SETIAP HARI, dan lakukan pengulangan setiap 2-3 jam sekali atau di waktu yang diperlukan.

 

 

 

Oke, dari ketiga cara diatas, mungkin cara terakhirlah yang paling simpel. Kenapa? Ya karena beberapa orang mungkin tidak mau terkukung di ruangan atau dengan menggunakan pakaian tertentu setiap harinya kan? Oleh sebab itu, saya akan membahas produk yang tergolong tabir surya tersebut.

 

 

 

Nah, jika tadi kita sudah membahas mengenai radiasi UVA dan UVB, terkait dengan produk tabir surya, apakah Ladies mengerti kata-kata yang biasanya terdapat dalam kemasan tabir surya? Sebagai bocoran, biasanya terdapat kata-kata SPF, PA, dan Board Spectrum. Apa sih artinya?

sunscreens-for-the-face

 

 

SPF atau Sun Protection Factor mengacu pada berapa banyak perlindungan yang diberikan dari radiasi sinar UVB. Ingat ya, SPF diperuntukkan hanya bagi UVB saja, yang biasanya menyebabkan kulit menggelap, iritasi, dan melepuh. SPF merupakan ukuran berapa lama lagi Ladies bisa dapat menikmati berada di bawah sinar matahari sebelum radiasi UVB membuat kulit Ladies terbakar.

 

 

 

Jadi, misalkan tanpa memakai tabir surya ber-SPF, Ladies hanya mampu bertahan 5 menit di bawah sinar matahari, maka dengan menggunakan tabir surya ber-SPF 15, Ladies mampu bertahan 15 kali lebih lama, yaitu selama 75 menit (hasil dari perkalian 5 menit  X SPF 15). Semakin besar jumlah angka yang berada di samping kata SPF, maka semakin lama perlindungan yang ditawarkan kepada kulit Ladies. Artinya, SPF 15 memberikan perlindungan yang lebih mudah hilang daripada SPF 30, SPF 50, SPF 80, atau SPF 110.

 

 

 

Selanjutnya, ada yang disebut PA atau Protection Grade of UVA adalah standar pengukuran Jepang terkait perlindungan dari sinar matahari terutama radiasi UVA. Jika pada SPF terdapat angka setelahnya (SPF 6, SPF 15, dan seterusnya), maka pada PA terdapat tanda + (plus). Tanda + tersebut memiliki arti yang hampir sama seperti SPF, dimana :

  • PA + melindungi kulit yang sensitif dari radiasi UVA yang tergolong rendah hingga medium.
  • PA ++ memberikan perlindungan yang sama namun lebih baik dan dapat digunakan untuk kulit normal.
  • PA +++ memberikan perlindungan yang kuat dan digunakan untuk kulit normal yang terpapar langsung oleh sinar atau radiasi UVA.

 

 

Kemudian ada yang disebut dengan board spectrum. Tabir surya dengan board spectrum adalah tabir surya yang memiliki spectrum luas, yang dapat melindungi dari radiasi UVA dan UVB. Jadi, produk dengan board spectrum tentu memberi manfaat yang lebih banyak.

 

 

 

Sekarang mengenai sunblock dan sunscreen, apa sih bedanya? Tabir surya, yang saya sebutkan berkali-kali di atas adalah sunscreen yang memiliki fungsi sebagai peredam atau penyaring (filter) paparan sinar UVA dan UVB. Artinya, jika menggunakan tabir surya, tidak seluruh komponen sinar matahari dapat ditolak. Tabir surya umumnya menolak radiasi UVB dan sebagian radiasi UVA.

 

 

 

Sedangkan sunblock berfungsi untuk memantulkan dan menyebarkan sinar matahari. Fungsinya yang sebagai dinding atau pelapis kulit, menghalangi paparan UVA dan UVB dengan lebih efektif dan ampuh. Namun sunblock memiliki formula yang lebih tebal dan berminyak, sehingga terasa lebih lengket dan tentu saja kurang cocok jika dipadukan dengan makeup karena mengakibatkan tampilan yang cakey dan menghasilkan backlight di hasil foto (oke, kita bahal hal tersebut lain kali).

 

 

 

Selanjutnya, kapan kita mengaplikasikan semua tabir surya ini yah? Nahhh, jika Ladies memiliki rutinitas seperti saya, yaitu pergi bekerja setiap hari kerja, maka aplikasikan tabir surya setelah selesai dengan rutinitas skin care, namun sebelum mengaplikasikan primer dan produk dekorasi wajah lainnya. Ladies juga bisa mengaplikasikan ulang tabir surya setelah berenang, mengeluarkan keringat berlebih (ingat, tetap dipakai di kondisi kulit yang sudah kering), atau disaat kulit Ladies sudah mulai terasa panas dan terbakar matahari lagi (ingat mengenai peran SPF terkait lama perlindungan bagi kulit).

 

 

 

Yap, sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Author:

I love make up, and I love drugstore products more!

One thought on “Protect Your Skin From The Sun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s