Posted in Beauty Product, Eyes, Makeup, Pictorial, Theory, Tools, Tutorial

Blend, blend, and BLEND!! How To and Ultra Simple Look Tutorial


Hai, Ladies..

 
Hari ini saya lagi menggebu-gebu karena semangat tahun baru. Selain itu saya juga punya banyak rencana untuk tahun ini, tapi pertama-tama saya mau nulis blog dulu, hehehe.. Postingan ini adalah mengenai blending. Jika Ladies mengikuti tulisan saya, mungkin Ladies tahu bahwa saya tidak pernah melupakan step blending atau membaurkan dalam membuat riasan mata atau wajah. So, step blending kali ini adalah untuk riasan mata terlebih dahulu yaa..

 
Nah, sebelum saya masuk ke langkah-langkah, saya mau mengulas kembali mengapa kita perlu memblending makeup kita. Sebetulnya ada beberapa alasan, yang paling utama adalah agar makeup kita terlihat halus dan tidak terlihat seperti berbercak. Alasan lainnya adalah semakin kita membaurkan makeup, semakin hasilnya terlihat natural karena membuat makeup seakan menyatu dengan warna dan rona kulit dan kontur alami wajah kita. Alasan selanjutnya adalah justru dengan membaurkan makeup, struktur wajah kita akan terlihat lebih berdimensi dan terkesan 3D, sehingga makeup yang kita pakai seakan tidak terlihat (alasan yang ketiga ini berkaitan juga dengan alasan nomor dua).

 
Berikut ini saya perlihatkan perbedaan kesan yang terlihat dari dua foto dengan makeup mata yang terbaur dan tidak terbaur. Menurut Ladies, mana yang lebih baik? Pada kedua foto dibawah ini saya hanya menggunakan satu warna eyeshadow saja, yaitu mauve. Tapi untuk foto yang ada di sebelah kiri, saya hanya mengaplikasikan eyeshadow pada kelopak mata saja. Sedangkan pada foto yang ada di sebelah kanan, saya membaurkan sisi-sisi atau bagian paling luar eyeshadow, sehingga warna eyeshadow memudar dan bergradasi dengan warna kulit saya.

blend
Dari foto diatas, menurut saya, foto dengan makeup mata yang terbaur terlihat lebih baik daripada makeup mata yang tidak terbaur. Selain itu, saya juga punya koleksi foto lain, dimana salah satu foto saya ambil satu tahun yang lalu (atas), dan foto lainnya saya ambil sekitar satu bulan yang lalu (bawah). Jelas terlihat bahwa blending adalah skill yang dapat ditingkatkan seiring dengan banyaknya latihan. Pada foto satu tahun yang lalu, saya memblending eyeshadow dalam riasan mata saya. Tapi tampaknya jika dibandingkan dengan foto yang saya ambil sebulan yang lalu, nampaknya kemampuan saya dalam memblending eyeshadow cukup meningkat, huwahahahahah.. Intinya, Ladies, teruslah berlatih agar apa yang kita latih dapat membuahkan hasil yang lebih baik (ini efek tahun baru, saya jadi sok bijak, LOL).

neutral cut crease with purple tone

lembayung senja
Pada dasarnya, Ladies, semua jenis kuas makeup mata, spons, atau jari tangan kita bisa dipakai untuk memblending, asalkan kita tahu caranya. Menurut saya, cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan kuas makeup mata khusus untuk memblending, walaupun sebetulnya kuas lain seperti angled brush atau smudge brush juga bisa dipakai untuk memblend eyeshadow tapi kita bahas itu lain waktu. Anyway, berikut ini adalah beberapa blending brush yang paling sering saya pakai untuk membaurkan eyeshadow, kita bahas satu persatu yaa..

20160101_190908
Kuas yang pertama adalah fluffy angled brush. Oke, Ladies mungkin tidak bisa melihat secara jelas karena kualitas dan posisi kuas dalam foto yang jelek banget, huhu.. Tapi kuas jenis ini bagus untuk membaurkan eyeshadow di ujung mata untuk mendaparkan tampilan smokey cat eyes atau smokey eyeliner.

 
Kuas yang kedua adalah round tapered brush. Kuas ini mirip seperti pencil brush namun dengan ukuran yang lebih besar dan ujung yang tidak terlalu lancip. Kuas jenis ini bagus untuk membaurkan eyeshadow pada tempat yang detail seperti highlight di ujung mata bagian dalam atau untuk membaurkan warna transisi yang paling gelap (penjelasan ini aneh, I know, tapi kapan-kapan saya jelaskan dengan lebih detail).

 
Kuas ketiga adalah big fluffy blending brush. Kuas ini adalah blending brush yang sesungguhnya, helaian bulunya yang banyak dan tidak beraturan mempermudah pengalaman memblending eyeshadow. Kuas ini memiliki bentuk yang besar sehingga bagus untuk membaurkan warna transisi yang paling terang.

 
Kuas keempat adalah duo fiber eyebrush. Kuas ini memiliki dua jenis bulu dan hasil pembauran menggunakan kuas ini seperti airbrush. Karena bentuk helaian kuasnya yang panjang dan ramping, maka kuas ini bagus digunakan untuk membaurkan eyeshadow pada bagian lipatan mata.

 
Kuas kelima adalah fluffy eyeshadow brush. Kuas ini sebetulnya tidak selalu digunakan untuk membaurkan eyeshadow karena jenisnya yang merupakan flat (kuas gepeng). Tapi karena bentuk bulunya yang lebar dan gepeng, dan helaiannya yang tidak rapi, menurut pengalaman saya, kuas ini terbilang cocok dipakai untuk membaurkan eyeshadow pada bagian lipatan mata.

 
Kuas keenam adalah juga fluffy eyeshadow brush namun dalam jenis yang tidak terlalu flat. Kuas ini biasanya saya gunakan sebagai kuas “bersih” yang beraksi di akhir sebagai penyempurna blending (Ladies kurang mengerti? Well, tutorial menggunakan kuas ini ada di bawah, so keep reading Girls!).

 
Kuas ketujuh adalah fluffy blending brush. Kuas ini adalah kuas blending on the go saya. Jika saya bepergian, saya tidak perlu membawa banyak kuas blending, karena kuas ini mampu memblending warna transisi pada mata, kontur pada tulang pipi dan hidung, bahkan highlight pada ujung mata bagian dalam. Selain itu, kuas ini juga saya gunakan di setiap hari dan di setiap tutorial yang saya sajikan di blog ini.

 
Dari beberapa jenis kuas yang saya bahas diatas, mungkin Ladies sudah mampu mengambil kesimpulan bahwa kuas jenis apapun dapat digunakan untuk memblending eyeshadow, asalkan kuas tersebut memiliki helaian bulu yang mekar dan tidak beraturan. Nah, selanjutnya adalah mengenai cara-cara memblending. Ladies, tahu tidak, ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk membaurkan eyeshadow, tergantung tampilan riasan mata seperti apa yang akan kita inginkan.

 
Untuk tampilan sehari-hari, eyeshadow bisa dibaurkan di ujung luar mata dengan cara menggerakkan kuas secara melingkar. Untuk tampilan cut crease, kuas blending dipegang dengan jari sejajar dengan mata atau dahi, bukan sejajar dengan pipi, dan menggerakkan kuas kea rah atas, karena untuk mendapatkan tampilan eyeshadow yang membaur tapi tetap tajam. Untuk tampilan smokey, eyeshadow dibaurkan dengan menggerakkan kuas maju dan mundur hingga warnanya sedikit melebar dan menipis.

 
Pada dasarnya, untuk dapat membaurkan eyeshadow, Ladies harus menggerakkan tangan dengan ringan dan hanya membaurkan warna yang ada di ujungnya saja, sehingga didapatkan hasil pembauran yang bergradasi dari warna yang pekat ke warna yang tipis dan memudar. Hal yang sama juga berlaku jika Ladies menggunakan spons atau jari tangan untuk membaurkan eyeshadow.

 
Terakhir, saya akan memberikan tutorial mengenai cara memblending dengan menggunakan satu warna eyeshadow saja (well, ini jarang-jarang loh, karena biasanya saya menggunakan minimal 3 eyeshadow dalam satu tampilan riasan mata, hehe). Saya pikir tutorial ini berguna yaaa.. karena mungkin beberapa dari Ladies tidak memiliki waktu banyak untuk dapat mengaplikasikan lebih dari 1 warna eyeshadow tapi tetap ingin tampil seperti berdandan. Oke, kita mulai..

 
Pertama-tama, selalu aplikasikan eyeshadow primer dan biarkan meresap sekitar 20-30 detik. Selanjutnya, aplikasikan translucent powder agar eyeshadow yang akan kita aplikasikan lebih mudah dibaurkan.

20160101_184633
Kemudian dengan menggunakan classic eyeshadow brush (disini saya menggunakan kuas nomor lima), aplikasikan eyeshadow pada kelopak mata. Disini saya menggunakan eyeshadow berjenis satin berwarna mauve.

20160101_185003
Kemudian dengan menggunakan blending brush yang masih bersih (disini saya menggunakan kuas nomor enam) untuk membaurkan eyeshadow yang ada di paling ujung sehingga riasan mata saya sekarang lebih bergradasi dan seakan-akan saya menggunakan warna lain sebagai warna transisi. Disini eyeshadow warna mauve tersebut saya baurkan dan saya mendapatkan sekilas warna taupe atau kelabu di bagian yang saya baurkan, warna ini sebetulnya adalah undertone dari eyeshadow warna mauve yang saya aplikasikan di kelopak mata.

20160101_185147
Kemudian dengan menggunakan kuas eyeshadow di step ke satu, aplikasikan kembali eyeshadow di kelopak mata dan tidak sampai ke bagian yang terbaurkan agar tampilan eyeshadow terlihat lebih fresh. Disini saya kembali mengaplikasikan eyeshadow warna mauve hanya di bagian kelopak mata saja, tidak sampai ke bagian lipatan mata.

20160101_185357
Kemudian Ladies bisa berhenti disini, karena pada dasarnya riasan mata sudah selesai. Tapi bagi saya, mata tampak belum “selesai” jika tidak menggunakan eyeliner dan sedikit mascara. So, inilah dia tampilan akhir dari riasan mata dengan menggunakan satu warna eyeshadow versi saya 😛

 

20160101_185930
Yap. Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Author:

I love make up, and I love drugstore products more!

3 thoughts on “Blend, blend, and BLEND!! How To and Ultra Simple Look Tutorial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s