Posted in Beauty Product, Face, Makeup, Theory, Tools

The Stippling Brush


Hai Ladies..
Kali ini saya mau membahas mengenai satu kuas yang cukup banyak fungsinya. Adalah stippling brush yang bisa dipakai untuk mengaplikasikan makeup jenis apapun. So, ayo kita mulai bahas!

 

Foundation-02
Flat Top Brush

Pada awalnya stippling brush memiliki tampilan seperti flat top brush atau kuas dengan ujung yang merata dengan helaian bulu berwarna putih yang umumnya lebih panjang daripada bulu kuas berwarna hitam atau warna lainnya, dan digunakan hanya untuk mengaplikasikan foundation saja. Namun sekarang bentuk dan kegunaannya mulai bertambah. Saat ini stippling brush dapat dipakai untuk mengaplikasikan blush, highlight, contour, dan eyeshadow dan bentuk ujung kuasnya pun tidak selalu merata.
Stippling brush banyak digunakan karena mampu memberikan tampilan akhir yang halus dan nyaris seperti airbrush. Namun ada beberapa syarat agar mendapatkan tampilan yang seperti itu, yakni teknik pemakaian dan jumlah foundation, blush, atau contour yang digunakan.

stippling-brush-close
Stippling Brush

Pertama, cara memakai stippling brush. Ladies, tentu ada maksudnya mengapa stippling brush umumnya terdiri dari bulu putih yang halus dan bulu hitam yang terlihat kasar. Alasan pertama adalah agar makeup hanya menempel di ujung bulu putihnya saja. Kemudian alasan kedua adalah untuk dapat membuat tampilan seperti airbrush yang halus, Ladies perlu sedikit demi sedikit menepuk-nepuk ujung brush pada wajah dan jika perlu mengulaginya untuk mendapatkan coverage yang diinginkan.
Pada awalnya, jika menepuk sekali, yang Ladies dapatkan adalah tampilan titik-titik tidak jelas. Namun jika langkah itu diulangi, maka Ladies akan mendapatkan hasil seperti airbrush yang maksimal. Teknik menepuk seperti itu adalah definisi utama dari kata “stipple” yang menjadi akar mengapa brush ini dinamakan stippling brush. Jika Ladies memakai stippling brush seperti memakai buffing brush, yaitu dengan cara menyapu atau membuat gerakan melingkar, maka hasil yang akan Ladies dapatkan tidak akan sehalus jika Ladies menepuk-nepuk ujung brush.
Kedua, jumlah makeup yang akan diaplikasikan. Berhubung untuk mendapatkan efek airbrush kita hanya menepuk-nepuk ujung brushnya saja, maka foundation hanya menempel di ujung brushnya saja. Artinya kita hanya membutuhkan sedikit foundation pada setiap lapisannya. Namun jumlah ini bisa ditambah seiring dengan coverage yang Ladies inginkan. Dengan catatan, Ladies menambahkan lapisan kedua dan seterusnya setelah lapisan pertama atau lapisan sebelumnya mengering.

 

Sephora-Buffing-Brush2-1024x424
Buffing Brush

Apa yang terjadi jika kita menggunakan banyak foundation dalam satu waktu? Tidak ada yang terlalu buruk, hanya saja itu berarti kita memakan waktu yang amat sangat lama untuk menepuk-nepuk agar foundation terbaur dengan sempurna. Jika biasanya Ladies memerlukan satu pump foundation untuk diaplikasikan dengan menggunakan buffing atau flat foundation brush, maka jika menggunakan stippling brush cobalah setengah dari jumlah tersebut. Mengapa? Karena jika memakai kuas lain, biasanya kita melakukan teknik buffing, sweeping, atau swirling dimana foundation yang akan diaplikasikan banyak yang menempel di bagian tengah (bukan ujung) kuas. Sedangkan jika memakai stippling brush, foundation hanya menempel di ujungnya saja. Oke, penjelasan ini tampak berulang-ulang, tapi kebayang kan?
Saya pribadi suka memakai stippling brush untuk produk lain seperti blush atau contour. Karena dengan teknik stippling, saya lebih mampu mengontrol gerakan dan daerah bauran produk tersebut sehingga blush yang saya pakai tidak terlihat terlalu merah, dan contour saya tidak terlihat terlalu tajam.
Hal lain yang perlu diketahui adalah, biasanya stippling brush lebih rontok daripada brush lainnya. Terutama jika kita menggunakan sudut 90 derajat saat menepuk-nepuk kuas. Ini sebetulnya merupakan hal yang wajar, namun untuk menghindarinya sebaiknya kita mengontrol gerakan tepukan kita agar tidak terlalu keras, sehingga yang mengenai kulit wajah adalah hanya ujung brush saja atau maksimal hanya bagian putih dari brush tersebut.
Terakhir, stippling brush bekerja dengan baik pada makeup yang memiliki tekstur liquid, mousse, cream, loose dan pressed. Apapun itu teksturnya, tetaplah menggunakan teknik menepuk agar mendapatkan hasil seperti airbrush.
Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Author:

I love make up, and I love drugstore products more!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s