Eternally SM Lip Color : Review and Swatch


Hai Ladies..

 
Kali ini saya kembali dengan review dan swatch lipstik lagi. Lipstik yang akan saya bahas kali ini adalah dari brand Eternally. Brand Eternally ini sepertinya merupakan brand lokal dan hanya dijual di departemen store saja (eh ga tau juga ding, itu cuma setahu saya saja). Karena saya belum pernah menemukan brand ini di toko kosmetik atau di booth atau stand kosmetik campuran. Oke, kalau begitu, kita mulai revewnya aja yah..

 
Lipstik ini bernama Eternally SM Lip Color. Sata tidak tahu apa kepajangan dari SM disana. Bisa jadi SM untuk Soft Matte, mengingat tampilan akhir yang dihasilkan oleh lipstik ini.

 

maxresdefault
Ya, kita mulai dari packaging. Tumben ya, saya mau bahas tentang packaging, hehehe.. Bukan hal serius, hanya saja saya kurang suka packaging lipstik ini. Packaging lipstik ini, sekitar setahun yang lalu, lebih baik, karena batang lipstik bisa turun sempurna sehingga saat ditutup batang lipstik tetap aman. Namun packaging baru jenisnya seperti lipstik Wet ‘n Wild Megalast. Dimana batang lipstik tidak bisa diturunkan dan sedikit menonjol, sehingga saat ditutup atau dibuka, harus diperhatikan agar tutup lipstik tidak mencederai (halah..) batang lipstik tersebut. Kebayang ga?

 
Sekarang mengenai warna. Nah, ini juga saya tidak tahu pasti ada berapa varian warna dalam seri ini. Tapi yang jelas, varian warnanya cukup bervariasi dan terdapat lebih dari 10 warna. Saya sendiri hanya memiliki 3 shades saja, namun yang akan saya swatch kali ini hanya 2 shades saja.

 
Shade pertama yang akan saya swatch adalah No. 50. Lipstik ini sebetulnya pernah saya swatch disini. Tap biar saya ulang lagi, hehehe.. Lipstik No. 50 ini berwarna warm nude dengan taupe undertone.

C360_2015-08-10-13-38-29-199
Sedangkan shade kedua yang akan saya swatch adalah No. 27. Lipstik ini berwarna light mauve dengan grey undertone.

C360_2015-08-10-13-39-38-633
Kedua shade yang saya swatch tadi merupakan warna-warna yang menurut saya ga aman, setidaknya bagi saya. Karena jika kedua lipstik tersebut dipakai tanpa memperhatikan riasan wajah lainnya, biasanya wajah malah jadi terlihat kucel, gelap, dan pucat. Jadi, biasanya saya memakai kedua lipstik ini jika dibarengi dengan riasan mata yang lebih dramatis atau riasan wajah yang lebih menekankan pada contouring.

 
Lipstik ini memiliki tampilan awal creamy, namun setelah didiamkan selama 5-10 menit akan berubah menjadi matte. Ketahanan pemakaiannya bergantung pada aktivitas yang kita lakukan. Namun yang jelas, lipstik ini tidak everything proof. Jadi masih bisa memudar saat kita makan, minum, atau menekan bibir kita dengan tisu. Meski demikian, saat teksturnya berubah menjadi matte, lipstik ini tidak membuat bibir menjadi kering.

 
Lalu, mengenai harga, lipstik ini dibanderol dengan harga (kalau tidak salah) mulai dari 45 ribu, saya lupa angka tepatnya. Menurut saya, angka tersebut tergolong cukup mahal, mengingat kualitasnya yang termasuk biasa aja.

 
Berdasarkan revier diatas, maka saya simpulkan bahwa lipstik Eternally ini :
Pros : shade banyak, tekstur creamy, tidak membuat bibir menjadi kering.
Cons : harga tidak sebanding dengan kualitas, packaging tidak terlalu bagus.
So, dari skala 1-10, saya memberi nilai 6,5 untuk lipstik ini.

 
Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Thanks and take care, Ladies. Smooch!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s