Bronzer dan Kontur, Apa Bedanya?


Hai Ladies..

Kali ini saya akan menulis tentang perbedaan antara bronzer dan contour. Seperti yang saya sudah bahas sebelumnya mengenai undertone (oke, postingannya ada di sini), bronzer dan contour sebetulnya berkaitan dengan undertone suatu produk.

Dari definisinya saja, bronzer dan contour (klik ini untuk lebih jelasnya) adalah dua hal yang berbeda. Contouring adalah proses memberi dimensi pada wajah dengan cara menambahkan kesan bayangan pada kulit. Sedangkan bronzing adalah proses memberi kesan hangat dengan mewarnai  beberapa bagian wajah.

Nah.. ada kata kuncinya tuh dari definisi diatas, yaitu contour/bayangan dan bronzer/hangat. Seperti yang kita tau, bahwa bayangan adalah sebidang permukaan yang tidak terkena cahaya, intinya bayangan itu sifatnya sejuk. Jika kita kaitkan semua ini dengan undertone maka jelaslah sudah bahwa untuk contouring, kita memerlukan produk yang memiliki cool undertone.

Produk cool undertone yang kita gunakan untuk contouring bisa berupa powder, liquid, cream, atau stick foundation atau concealer yang 2-3 warna lebih gelap dari warna kulit kita dan memiliki undertone berwarna pink sehingga apabila disandingkan dengan produk yang memiliki warm undertone, maka akan terlihat keabu-abuan. Seperti yang ada di gambar ini. Bisa kita lihat bahwa warna yang ada di bawah umumnya lebih gelap dari warna kulit kita namun warna yang sempurna untuk contouring adalah yang berada di tengah (ditandai bintang) karena jika dibandingkan dengan warna kanan dan kirinya, warna yang di tengah terlihat lebih abu-abu sehingga bisa dipastikan memiliki cool undertone.

08.jpg

Sedangkan untuk bronzing, kita memerlukan produk yang memiliki warm undertone. Namun meskipun warna yang tepat adalah yang memiliki undertone kuning, namun tetap harus disesuaikan warnanya. Jangan sampai setelah diberi bronzer wajah kita malah terlihat oranye atau seperti terbakar, LOL.

Pada gambar diatas, warna yang menurut saya cocok (di kulit saya) untuk bronzing adalah yang ada kiri bawah (ditandai hati). Selain memiliki warm undertone, warna tersebut juga lebih gelap daripada warna foundation/ warna kulit saya. Kenapa bukan yang kanan bawah? Well, sebetulnya masalah tentang warna bronzer ini cukup pribadi ya, karena disesuaikan dengan warna kulit kita. Tapi kalau seandainya saya memakai warna kanan bawah untuk bronzer, saya akan terlhat oranye dan bukannya glowy dan sehat.

Sekian dulu postingan kali ini. Selanjutnya mungkin tentang aplikasi bronzer, concealer, highlighter, contour, dan blusher. So jangan lupa follow untuk updatenya yah.

Advertisements

15 thoughts on “Bronzer dan Kontur, Apa Bedanya?

      1. Hai.. Tergantung tujuannya, mba. Dua2nya sebetulnya pilihan. Kalau ingin menyamarkan discoloration, misalnya flek, bekas jerawat, freckles, atau bekas lebam, pakainya concealer. Tapi kalau ingin mempertegas bentuk wajah atau membuat wajah lebih berdimensi atau 3D, pakainya contour. Tapi jangan lupa, kalau ada contour, berarti ada sedikit highlight disana.

        Like

  1. Seneng deh nemu blog ini…informatif bgt buat yg baru mulai brlajar dandan. Informasinya jelas dan lengkap. Kayak ensiklopedia make up.. review produknya juga berguna bgt klo mau beli produk serupa perlu nih browsing ke aini dulu.. keep writing and inspiring..

    Like

  2. Mba kalau untuk pemula itu mending pake contouring cream atau powder ya? Yg lbh gampang mengaplikasikan nya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s